top of page

Supersports: FULL SEND - Saat Bentley dan Travis Pastrana Membuat Film Aksi, Bukan Iklan Mobil!

  • Gambar penulis: Editor
    Editor
  • 13 jam yang lalu
  • 4 menit membaca

Dalam film Supersports: FULL SEND, Bentley Supersports tampil sebagai antitesis stereotip. Dengan tenaga sebesar 666 PS, dan penggerak roda belakang, mobil ini dipaksa keluar dari zona nyaman grand tourer mewah!

OTOPLUS ONLINE I Bentley Motors merilis film paling dinamis yang pernah diproduksinya, ā€œSupersports: FULL SENDā€, sebuah karya sinematik berintensitas tinggi yang menempatkan legenda motorsport dan extreme sports Travis Pastrana sebagai pemeran utama, dengan Bentley Supersports sebagai ā€œco-star.ā€


Yang tak kalah mencuri perhatian, seluruh adegan film ini direkam langsung di kampus dan Dream Factory Bentley di Crewe, Inggris, dengan dinding bata, lorong industri, hingga jalur produksi menjadi ā€œsetā€ alami memberi lapisan emosional dan historis yang jarang hadir dalam film otomotif modern.


Untuk keperluan pengambilan gambar, satu unit Supersports dimodifikasi secara khusus. Penambahan hydraulic handbrake memungkinkan penguncian instan roda belakang, sementara tim sasis dan transmisi Bentley mengintegrasikannya dengan sistem kontrol kendaraan agar tenaga kembali tersalur seketika setelah handbrake dilepas.


Modifikasi perangkat lunak juga memungkinkan power braking—gas dan rem diinjak bersamaan—demi kontrol posisi mobil di saat drift dan aksi burnout statis maupun berjalan.



Menariknya, tuas handbrake ini diberi nama ā€œMildredā€, merujuk pada nama proyek internal Supersports. Nama tersebut terinspirasi dari Mildred Mary Petre, salah satu ā€œBentley Girlā€ legendaris yang dikenal berani menembus batas di era awal Bentley. sebuah penghormatan simbolis terhadap semangat fearless yang kini diterjemahkan ke Supersports modern.


Lebih dari itu, film ini bukan sekadar demonstrasi performa, melainkan perayaan karakter baru Bentley Supersports. Lebih liar, lebih presisi, dan lebih ekspresif dibandingkan Bentley mana pun sebelumnya. Sesuatu yang nyaris tak pernah diasosiasikan dengan mobil grand tourer ultra-mewah.


Untuk menerjemahkan potensi ekstrem tersebut ke layar, Bentley memilih Travis Pastrana, nama besar yang dikenal lewat aksi gymkhana, reli, dan stunt berisiko tinggi.


Di dalam film, Pastrana membawa Supersports berkeliling area pabrik Bentley yang berdiri sejak 1938 di Pyms Lane, dalam sebuah konsep gymkhana khas yang dijuluki ā€œPymkhanaā€.


Hasilnya adalah perpaduan unik antara arsitektur industri Inggris, warisan balap Bentley, dan gaya mengemudi presisi tingkat ekstrem.


Adegan dalam Film...




Aksi dimulai di Pusat Teknik dan Teknologi Bentley, dengan sang bintang utama, Supersports dikelilingi oleh beberapa ikon balap Bentley di masa lalu.


Di antaranya terdapat kedua generasi mobil balap Continental GT3, mobil pemenang Le Mans 2003 Speed 8 (chassis 004/5), dan bahkan mobil konsep HunaudiĆØres bertenaga W16 dari tahun 1999.


Baik Pikes Peak Bentayga maupun Pikes Peak Continental GT tampil dalam adegan yang diambil di area parkir mobil panel surya Bentley. Kedua mobil spesial tersebut mengejar Pastrana melalui kompleks dan melewati SUV mewah perkotaan masa depan Bentley, yang akan diluncurkan tahun ini dan masih mengenakan kamuflase.


Mobil-mobil lain dari Heritage Collection (koleksi warisan) Bentley juga tampil secara khusus, berupa lima mobil Bentley pra-perang yang dipimpin oleh Bentley Team Blower #2 tahun 1929 – Bentley paling ikonik dan berharga dalam sejarah – diikuti oleh dua Blower lainnya, sebuah Speed Six, dan sebuah 3 Litre Speed Model tahun 1926.


Penonton yang jeli akan melihat sekilas konsep desain EXP 15 tahun lalu, di atas Pusat Desain yang baru dibuka di jantung kampus Bentley — menegaskan kesinambungan performa lintas generasi.



Pastrana kemudian melanjutkan aksinya ke jalur produksi SUV mewah perkotaan yang masih dalam pembangunan, dan melewati contoh model baru yang disamarkan di bawah kain sutra.


Produksi akhir Brooklands tahun 2010, yang juga merupakan bagian dari Heritage Collection, terlihat membakar sisa-sisa karet ban belakang, menciptakan latar belakang dramatis dan berasap untuk manuver powerslide besar yang dilakukan Pastrana.



Akhirnya, Pastrana berhenti di depan bengkel cat terbaru dan tercanggih Bentley, di mana ketiga generasi sebelumnya dari Supersports menunggunya. Dua contoh kontemporer dari Heritage Collection, dan sebuah 1925 3 Litre Supersports (salah satu dari 18 asli) yang dipinjam dari Vintage Bentley.


Dia akhir film, tampak Frank-Steffen Walliser, Ketua dan CEO Bentley bekerja membersihkan jejak ban yang ditinggalkan Pastrana dan Supersports di seluruh kampus Bentley.


ā€œAku tahu Supersports akan sangat bertenaga, tapi aku benar-benar terkejut dengan kelincahan dan keseruannya,ā€ ujar Pastrana.



ā€œIni pertama kalinya aku membuat film sebesar ini menggunakan mobil berbasis produksi tanpa kopling balap atau sudut setir ekstrem. Awalnya aku ragu, namun Supersports melampaui semua ekspektasiku. Inilah kombinasi sempurna antara kemewahan dan performa,ā€ ujarnya.


Sepanjang film, Pastrana sendiri tampil nyaris tanpa ego. Tidak ada monolog heroik, tidak ada selebrasi berlebihan. Ketika ia akhirnya menghentikan mobil di depan Paint Shop baru Bentley, adegan itu terasa seperti penutup bab, bukan klimaks berisik. Bahkan cameo CEO Bentley di akhir film hadir dengan nada ringan—menutup cerita dengan senyum, bukan pernyataan korporat.


Supersports: FULL SEND bukan tentang seberapa cepat Supersports melaju. Film ini terasa seperti surat cinta Bentley untuk performa, ditulis dengan bahasa film, bukan brosur!


Pada akhirnya, Supersports: FULL SEND adalah tentang keberanian Bentley untuk mendefinisikan ulang dirinya sendiri, dan melakukannya lewat medium yang tepat: sinema!



Premiere film Supersports: FULL SEND digelar di Dubai di hadapan 400 tamu undangan, sebelum dirilis secara global melalui kanal YouTube resmi Bentley.


Mobil ā€œFULL SENDā€ ini akan tampil di berbagai acara Bentley sepanjang 2026, lalu menjadi bagian permanen dari Heritage Collection Bentley di Crewe.


Bentley Supersports sendiri telah sold out, dengan 500 unit sudah dipesan sebelum produksi dimulai pada kuartal IV 2026, dengan pengiriman perdana dijadwalkan awal 2027 ke UK, Eropa (EU27 plus Swiss dan Turki), USA, Kanada, Australia, Selandia Baru, Malaysia, Jepang, Oman, Bahrain, UAE, Qatar dan Kuwait.


Teks: Indramawan

Foto: Bentley

Komentar


logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2025 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page