Terungkap Penyebab Mobil Terbakar Usai Masuk Parit Saat Mudik di OKU Timur
- Editor

- 2 jam yang lalu
- 2 menit membaca
Dugaan awal, pengemudi kehilangan konsentrasi akibat mengantuk.

OTOPLUS ONLINE I Kecelakaan tunggal yang berujung kebakaran terjadi di Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan pada Jumat pagi, 20 Maret 2026 saat mudik Lebaran.
Sebuah mobil keluarga yang tengah melaju dari arah Palembang menuju Cempaka tiba-tiba keluar jalur dan masuk ke parit di sisi jalan.
Dugaan awal, pengemudi kehilangan konsentrasi akibat mengantuk.
Beruntung, seluruh penumpang berhasil keluar dari kendaraan dalam kondisi selamat sebelum situasi berubah menjadi jauh lebih berbahaya.
Beberapa saat setelah benturan, mobil justru terbakar hebat hingga hangus, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.
Situs resmi Humas Polri melaporkan,
dari hasil penyelidikan awal kepolisian, insiden ini bukan sekadar kecelakaan biasa.
Saat kendaraan masuk ke parit, mobil menghantam tungku masak milik warga di sekitar lokasi.
Benturan tersebut memicu kebocoran bahan bakar, yang kemudian tersambar api dari tungku, hingga akhirnya memicu kebakaran.
Respons cepat langsung dilakukan jajaran kepolisian setempat.
Petugas dari Polsek Cempaka dan Unit Laka Satlantas Polres OKU Timur segera mendatangi lokasi, mengamankan area, serta mengatur lalu lintas agar tetap lancar.

Proses pemadaman juga dilakukan bersama petugas pemadam kebakaran dan warga sekitar.
Kapolres OKU Timur, AKBP Adik Listiyono, menegaskan bahwa kejadian ini menjadi peringatan serius bagi para pemudik.
Ia mengingatkan agar pengemudi tidak memaksakan diri saat lelah.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Muāmin Wijaya, menambahkan bahwa rasa kantuk saat berkendara memiliki risiko tinggi dan tidak boleh dianggap sepele.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi layanan darurat kepolisian di nomor 110 apabila mengalami atau menyaksikan situasi darurat selama perjalanan, agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.
Peristiwa ini menjadi gambaran nyata bagaimana kelalaian seperti menahan kantuk bisa berujung pada rangkaian kejadian fatal.
Mulai dari hilang kendali, benturan, kebocoran bahan bakar, hingga akhirnya memicu kebakaran.
Karena itu, istirahat yang cukup bukan sekadar anjuran, melainkan bagian penting dari keselamatan perjalanan, terutama di tengah padatnya arus mudik Lebaran.
Teks: Indramawan
Foto: Humas Polri




Komentar