top of page
  • Editor

Test Drive Peugeot New 2008 Allure Plus Pada Pemakaian Dalam Kota

Compact SUV asal Perancis yang dipasarkan dengan harga OTR Rp 505 juta.

OTOPLUS-ONLINE I Astra Peugeot meluncurkan New 2008 di Tanah Air pada bulan April 2022 lalu. Setelah mengetesnya keluar kota yang ulasannya bisa kalian baca di link i bawah ini, kali ini compact SUV asal Perancis yang dipasarkan dengan harga OTR Rp505 juta ini OTOPLUS-ONLINE pakai beraktivitas rutin harian di dalam kota.

Astra Peugeot menyodorkan 4 pilihan warna untuk New 2008 SUV yaitu Nera Black, Pearl White, Amazonite Grey dan Passion Orange seperti unit tes kami ini


Baca juga: Test Drive New Peugeot 2008 SUV: Tak Disangka Mesin 3 Silindernya Berperforma Hebat!


Sebagai informasi, Astra Peugeot mendatangkan New 2008 secara utuh dari pabrik Naza-Peugeot di Malaysia dan hanya satu varian, Allure Plus.

Aksen garis-garis tajam di sekujur bodi, menghadirkan kesan modern dan futuristik, sementara DRL LED 3 claws merupakan signature Peugeot terbaru


Sementara sejatinya New Peugeot 2008 punya pilihan varian Active, Allure, GT Line. Allure Plus diposisikan di antara Allure dan GT Line. Apa saja kelebihan dan kekurangannya pada pemakaian sehari-hari di dalam kota?


Kelebihan

Performa Mesin 3 Silinder

Mesin 3 silinder turbo 1.199 cc berkode EB ini merupakan salah satu mesin 3 silinder terbaik di dunia


Di Indonesia, Peugeot memasukkan 2008 bermesin PureTech 3 silinder turbo berkapasitas bersih 1.199 cc dengan kode EB2ADTSM yang menghasilkan tenaga sebesar 130 DK/5.500 rpm dan torsi 230 Nm/1.750 rpm.

Perangkat turbo di 2008 memungkinkan mesin ini menghasilkan tenaga maksimum 130 DK/5.500 rpm dengan torsi maksimum 230 Nm/1.750 rpm.


Mesin ini dikawinkan dengan transmisi otomatis 6 percepatan. Peugeot masih membekalinya dengan pilihan mode berkendara Eco, Normal dan Sport. Akselerasi 0-100 km/jam tuntas dalam 9,1 detik atau setara dengan Honda CR-V bermesin 1.500 cc turbo yang bertenaga 190 PS.


Kuncinya ada pada raihan torsi maksimal sebesar 230 Nm yang dicapai pada putaran mesin relatif rendah, hanya 1.750 rpm. Hasilnya untuk bergerak maju dari kondisi diam terasa effortless, sangat menyenangkan dipakai dengan kondisi jalanan dalam kota yang padat.

Dengan performa transmisi 6 percepatannya sigap, kami bahkan nyaris tak pernah melakukan shifting secara manual


Transmisi otomatis 6 percepatannya pun cerdas lantaran dapat menjaga putaran mesin selalu rendah (pada mode Eco dan Normal). Imbasnya selain akselerasinya cepat, konsumsi BBM bisa dihemat.

Tangkinya berkapasitas 44 liter direkomendasikan menggunakan bensin beroktan 95 ke atas


Pada pemakaian di dalam kota konsumsi BBM rata-rata yang kami torehkan berkutat di 8,2 liter/100 km atau 12,19 km/liter. Angka ini setara dengan konsumsi BBM mobil bermesin 1.500 cc namun dengan kemampuan setara mesin 1.800 cc.


Putaran Kemudi Super Enteng

Varian Allure dibekali roda 17 inci dengan ban berukuran 215/60-17. Cakram depan berukuran 283 mm sementara cakram belakang 249 mm


Saat mesin berkitir stasioner atau putaran rendah dibawah 1.000 rpm, putaran kemudi di New 2008 super enteng, ini tentu akan memudahkan pengemudi khususnya kaum hawa saat harus bermanuver untuk parkir.


Secara gradual seiring bertambahnya kecepatan Speed Sense Steering System akan memberi asistensi dengan meningkatkan bobot putaran kemudi sehingga membuat pengendalian terasa mantap.

Karakter Suspensi

Keberadaan Electronic Stability Program, Dynamic Stability Control, Anti-Skid Regulation dan dimensi tinggi yang hanya 1.545 mm menyumbang stabilitas lajunya di kecepatan tinggi, baik di trek lurus atau menikung


New 2008 dibekali suspensi dengan karakter peredaman yang cenderung kaku. Positifnya, pengendalian terasa tajam, body roll minim dan stabil di kecepatan tinggi.

Suspensi depan tipe McPherson Strut


Bahkan saat kami kebut sampai 170 km/jam, pengendalian compact SUV ini tetap mudah diprediksi dan dikendalikan.


Negatifnya, meski jarak sumbu rodanya termasuk panjang untuk ukuran SUV kompak (2.605 mm) New 2008 tidak akan senyaman 3008 atau 5008.

Suspensi belakang mengadopsi tipe Torsion Beam yang oleh Peugeot disebut Elastic Beam


Untuk penumpang yang duduk di jok depan tidak akan terlalu merasakan karakter kaku suspensinya tapi bisa jadi keluhan untuk penumpang sensitif yang duduk di jok belakang.


Dasbor Futuristik

Peugeot i-Cockpit dengan layout dasbor yang tampak senada dengan 3008 dan 5008


Masuk ke kabin New 2008 yang termasuk kedap, pengemudi akan disodorkan dengan desain dasbor yang mengusung konsep 3D i-Cockpit seperti di 3008 atau 5008.

Roof rail jadi fitur yang ditawarkan pada sektor eksterior


Permukaan dasbor 2008 dilapis dengan dua material berbeda, soft panel dan kain denim. Layar infotainment dan instrument cluster menyuguhkan resolusi tampilan tajam dan jernih dengan animasi 3D yang keren. Kontrol audio, sistem AC, setting kendaraan dan masih banyak hal lain dapat dikontrol melalui layar TFT 10 inci ini.

Layar TFT beresolusi tajam, informatif menampilkan berbagai fungsi dan fitur dengan animasi 3D yang keren


Seperti di 3008 dan 5008, Peugeot tetap menyematkan toggle switch berbentuk piano key button sebagai shortcut button untuk memudahkan akses ke beberapa fungsi utama guna memudahkan pengemudi melakukan setting sembari mengemudi seperti sistem audio atau navigasi.


Fitur Keselamatan dan Kenyamanan Berlimpah

Cruise control dikendalikan lewat switch yang tertanam di sisi kiri kolom kemudi


Lahir sebagai mobil Eropa yang identik dengan standar keselamatan, kenyamanan dan keamanan lebih jadi gak kaget kalau New 2008 dilengkapi berbagai fitur keselamatan aktif yang mencakup Anti-lock Braking System,

Kamera yang menunjang kerja Active Lane Keeping Assist. Logo ini akan menyala ketika Blind Spot Monitoring System aktif


Brake Assist, Electronic Brake Distribution, Hill (Up & Down) Start Assist, Dynamic Stability Control, sensor parkir dan rearview camera.


Dengan fitur keselamatan pasif di antaranya 6 airbag, jok ISOFIX tak terkecuali child safety locks. Untuk fitur keamanan New 2008 dilengkapi dengan alarm anti-theft system dan immobilizer system.

Setir berlapis kulit dengan steering switch control


Sementara fitur kenyamanan yang ditawarkan seperti jok berlapis kulit dengan setelan manual 6 arah, setir berlapis kulit dengan setelan reach (telescopic) dan rake (tilt), jok belakang yang dapat dilipat dengan komposisi 60:40, power outlet untuk mengisi ulang baterai ponsel .

Infotainment system touchscreen display 7 inci


Peugeot membenamkan infotainment system dengan layar touchscreen 7 inci yang sudah terintegrasi dengan Apple Carplay dan Mirrorlink yang sayangnya belum dengan Android Auto.

Mengusung fitur power window auto up & down di semua jendela, Electronic Prake Brake dan Automatic Brake Hold. Height adjuster dengan rentang setelan yang lebar memudahkan pengemudi mendapatkan posisi mengemudi paling ideal


Seperti di 3008 dan 5008 Peugeot juga telah melengkapi New 2008 dengan fitur advance dan canggih yaitu Advanced Driving Assistance System (ADAS) yang meliputi Active Lane Keeping Assist, Blind Spot Monitoring System with Correction, Active Safety Brake, Drive Attention Warning.


Kekurangan

Getaran khas mesin 3-silinder

Getaran dan suara mesin akan terasa ketika diajak berakselerasi kuat


Sudah kodrat mesin dengan konfigurasi silinder ganjil akan menghasilkan getaran yang lebih kasar dibandingkan mesin bersilinder genap. Karakter itu bisa dirasakan di New Peugeot 2008 bermesin 3 silinder segaris. Lalu mengapa Peugeot memilih mesin 3 silinder?

Menurut kami setelah mengamati konstruksi engine mounting di BMW X1 atau MINI 5-Door yang juga bermesin 3 silinder, desain engine mounting di New 2008 masih bisa dikembangkan untuk mengurangi getaran yang menjalar ke sasis


Alasannya karena efisiensi karena berkurangnya komponen, dimensi kompak yang otomatis mengurangi bobot keseluruhan dan menawarkan performa lebih baik khususnya di sisi konsumsi BBM.


Akses Masuk Kabin

Tulang rangka nyaris setebal bantalan rel kereta api. Panel pintu melindungi sampai ke bawah, mencegah area tulang rangka itu kotor terkena cipratan kotoran atau lumpur


Dengan ground clearance hanya 170 mm, masuk ke kabin New Peugeot 2008 jadi mudah, tak jongkok seperti naik sedan atau menjinjit seperti naik SUV ladder frame.

  • Legroom di jok belakang cukup leluasa untuk penumpang dewasa.

  • Posisi handel untuk menutup pintu bagasi kurang lazim.

  • Volume bagasi 405 liter yang dapat ditambah menjadi 1.467 liter dengan melipat jok belakang

  • Lantaran terlahir sebagai mobil LHD (Left Hand Drived) beberapa komponen di sisi kiri dasbor tidak dapat disesuaikan akibatnya volume laci harus mengalah menyesuaikan keberadaan komponen di belakangnya

Kendalanya kalau diperhatikan tulang rangka bagian bawah pintu tebal banget sehingga saat akan masuk kita seakan harus melompati bantalan rel kereta api.


Hal ini dikarenakan 2008 dikembangkan dari 208 yang notabene mobil hatchback sehingga itulah hasilnya.


Visibilitas

Jarak pijak roda depan dan belakang identik di angka 1.540 mm tergolong lebar. Sebagai perbandingan jarak pijak roda depan VW T-Cross adalah 1.526 mm dan roda belakang 1.504 mm


Ketika berada di balik kemudi OTOPLUS-ONLINE menyadari ada beberapa catatan terkait visibilitas. Pertama, posisi kaca spion tengah kami rasa terlalu ke bawah.

Bahu bodi tinggi, visibilitas sudut belakang terbatas


Mungkin buat mereka yang posturnya 160-170 cm bukan masalah tapi buat test driver yang berpostur 180 cm, yang terlihat pertama kali ketika menoleh ke kiri adalah spion. Spion ini jadi membatasi visibilitas ke depan.

Letak kaca spion tengah posisinya terlalu ke bawah


Kedua, desain bodi yang meninggi di bagian belakang memang cakep. Masalahnya ketika dipadukan dengan bentuk pilar C yang tebal, membuat pandangan pengemudi ketika harus menengok ke sisi itu misalnya ketika berpindah jalur dari jalur cepat ke jalur lambat atau saat parkir jadi terbatas.


Baca juga: Mesin 3 Silinder Semakin Diminati Pabrikan Mobil, Kenapa?


Ketiga, bentuk setir yang futuristik ala jet tempur memang keren, problemnya desain batang setir yang horisontal di sisi atas akan menghalangi pengemudi untuk memantau instrument meter secara utuh.


Teks dan Foto: Nugroho Sakri Yunarto

bottom of page