• Editor

The D R A K O N

One-Piece Body Kit Bagger by Imagineering Customs.

Bagger adalah sebutan populer di Amerika, untuk motor-motor yang khusus didesain demi keperluan turing. Karena itu, bagger identik dengan windshield, fairing dan tangki bahan bakar ukuran ekstra besar, juga ketersediaan saddle bag, dan semua ‘perabot’ yang ditujukan untuk kenyamanan pengendara dalam menempuh perjalanan jauh.


Di Indonesia, tak banyak builder yang mengambil spesialisasi pada motor custom bergaya bagger ini. Adalah Tedja Widjaja dari Imagineering Customs yang bisa dibilang sebagai one of a few builders yang getol membangun custom bagger.


“Selain ciri pada saddle bag, kita juga main di big wheels (pelek ekstra lebar) dan tongkrongan lowrider (ceper). Kira-kira gitu guidance aliran bagger. Cuma saya namakan steroids bagger untuk motor-motor bagger yang saya bangun,” buka Tedja mengawali obrolannya dengan OTOPLUS-ONLINE.


Dan bagger berbasis Harley-Davidson Road Glide tahun 2010 ini adalah karya terbaru Tedja. Secara kasat mata, salah satu kelebihan ada pada bodywork berlabur lukisan.


“Konsepnya The Art of Bagger, dengan desain lukisan campuran antara motif batik kipas dari kerajaan Mataram, dengan sentuhan motif mendung dari Cina yang dipengaruhi ajaran Taoisme,” jelas Tedja.


Lebih lanjut ditambahkan oleh Tedja, mendapatkan ide untuk body shape motor adalah bagian tersulit yang harus dilaluinya.

“Hampir 4 bulan saya buntu ide! Sebab saya mau bikin custom body kit yang orang lain belum buat. Kebetulan ketemu teman sekolah saya, dia kasih ide. Gimana kalau bikin motor seperti dragon (naga),” kisah Tedja.

Dari gambar naga terbang yang dikirim temannya itu, Tedja pun kepikiran dengan bentuk bodi motor menyerupai naga. Tak hanya itu saja, Tedja juga muncul ide bikin one piece body kit.

“Jadi menyatu mulai dari fairing sampai rear fender (sepatbor belakang) dan saddle bag. Saya rasa baru bagger ini yang pakai one piece body kit,” bangga Tedja sambil menambahkan, detailing berupa part dan aksesori high end jadi daya tarik tersendiri dari motor ini.


Rangka

Frame masih asli bawaan motor. Tedja hanya membikin ulang bagian triple tree.

“Sebab motor ini pakai air-suspension depan dan belakang. Nah, saya maunya pas parkir, frame nempel di aspal. Jadi engga perlu pakai kick stand lagi karena pelek depan juga pakai ring 30 inci. Mentok di frame waktu air-sus diamblesin,” jelas Tedja yang pakai air suspension keluaran Dirty Air.

Menurut Tedja, sebenarnya ada 2 cara untuk mewujudkan tongkrongan lowrider yang diinginkannya. “Pertama, chop frame buat high neck. Ini yang hampir semua builder bagger anut. Yang kedua, custom-made triple tree yang tingkat kesulitannya hardcore. Nah jalur hardcore ini yang saya pilih.”


Data modifikasi

Ban depan: Vee Rubber 30" Ban belakang: Vee Rubber 18" Pelek depan: Sinister Wheels 30" Pelek belakang: Sinister Wheels 18" Body: one piece body kit by Imagineering Customs Tangki: 8-gallon-tear drop by Imagineering Customs Setir: Ronin handlebar 8" by Imagineering Customs Swingarm: genuine Harley Fork depan: Arlen Ness Shockbreaker belakang: Dirty Air Jockey shifter: by Imagineering Customs Floorboard: by Imagineering Customs Control Panel: Arlen Ness Triple tree: Imagineering Customs Knalpot: fishtail by Imagineering Customs Painting: by Imagineering Customs Gastank cap: by Imagineering Customs

Builder: Tedja (Imagineering Customs) Address: kawasan Pergudangan Mutiara Kosambi 1 Blok A6 No. 3, Jalan Raya Perancis No. 188, Dadap, Tangerang – Indonesia Website: www.imagineeringcustoms.com IG: imagineering.customs


Naskah: Indramawan

Foto: Martha Suherman for OTOPLUS-ONLINE