VinFast EC Van Mobil Niaga Listrik Basis VF3 Disebut akan Masuk Indonesia
- Editor

- 30 menit yang lalu
- 2 menit membaca
VinFast EC Van dirancang khusus untuk kebutuhan logistik perkotaan, usaha UMKM, hingga armada pengiriman last mile delivery.

OTOPLUS-ONLINE I Produsen kendaraan listrik asal Vietnam, VinFast tampaknya belum selesai membuat kejutan untuk pasar Indonesia.
Selain bersiap luncurkan MPV listrik 7-seater di Central Park Jakarta, yang diduga keras adalah VF MPV7 pada 20–24 Mei 2026 nanti di Laguna Atrium Central Park, Jakarta, muncul bocoran juga VinFast EC Van akan masuk Indonesia tahun depan.


Dari materi promosi yang OTOPLUS-ONLINE terima, VinFast EC Van hadir sebagai kendaraan komersial ringan berbasis platform VF3. Model ini dirancang khusus untuk kebutuhan logistik perkotaan, usaha UMKM, hingga armada pengiriman last mile delivery.

Secara desain, tampilannya mempertahankan karakter boxy khas VF3 namun dengan bodi belakang tertutup model blind van. Dimensinya dibuat ringkas agar mudah bermanuver di jalan perkotaan sempit, sekaligus menawarkan ruang kargo lebih optimal.


Di Vietnam, VinFast EC Van sudah diperkenalkan sebagai kendaraan niaga listrik kompak dengan kapasitas angkut lebih dari 600 kg dan volume kargo sekitar 2,6 meter kubik.

Mengutip dari vinfastnamsaigon.vn, mobil niaga ini menggunakan motor listrik 30 kW atau sekitar 40 hp dengan torsi 110 Nm serta penggerak roda belakang.
Untuk baterai, EC Van dibekali kapasitas usable sekitar 17–18,3 kWh dengan jarak tempuh diklaim mencapai 150–175 km berdasarkan standar NEDC. Pengisian cepat 10–70 persen disebut dapat dilakukan dalam waktu sekitar 42 menit.

Materi bocoran juga memperlihatkan beberapa pilihan warna menarik seperti putih, merah, kuning, dan hijau.
VinFast tampaknya ingin membuat kendaraan niaga listrik ini tampil lebih modern dan dekat dengan pelaku usaha muda maupun bisnis delivery berbasis digital.

Jika benar masuk Indonesia, EC Van berpotensi menjadi salah satu kendaraan niaga listrik mungil paling menarik di pasar nasional.
Segmennya relatif masih terbuka, terutama untuk kebutuhan logistik perkotaan, pengiriman e-commerce, katering, hingga kendaraan operasional usaha kecil.
Strategi VinFast ini juga menunjukkan arah ekspansi yang cukup agresif. Tidak hanya bermain di pasar SUV dan MPV listrik keluarga, VinFast mulai masuk ke kendaraan komersial ringan yang selama ini masih minim pilihan EV.
Di Vietnam sendiri, VinFast terus memperkuat pasar domestiknya dengan penjualan EV yang meningkat tajam sepanjang 2025.
Teks: Indramawan
Foto: VinFast Saigon




Komentar