top of page

Viral SUV Denza Jalani Uji Coba Sebagai Kendaraan Pengawalan Kenegaraan: Indikasi Mengarah ke B5 atau B8?

Gambar penulis: Editor
Editor
2 menit yang lalu
4 menit membaca
PT BYD Motor Indonesia membenarkan bahwa memang ada produk mereka yang sedang menjalani pengujian untuk kebutuhan pengawalan kenegaraan.

Tangkapan layar SUV DENZA putih yang berada dalam rangkaian kendaraan pengawalan dan diposting oleh akun Threads @nihaqus pada 9 September 2026.
Tangkapan layar SUV DENZA putih yang berada dalam rangkaian kendaraan pengawalan dan diposting oleh akun Threads @nihaqus pada 9 September 2026.

OTOPLUS-ONLINE I Sebuah SUV DENZA berwarna putih yang terlihat dalam iring-iringan kendaraan pengawalan Presiden RI menjadi perhatian setelah videonya diunggah akun Threads @nihaqus pada 9 September 2026.


Menariknya, pemilik akun tersebut sebenarnya tidak sedang membahas mobil DENZA. Dalam caption unggahannya, ia menceritakan pengalamannya ketika menunggu petugas derek Jasa Marga karena mobilnya mengalami ban bocor.


Ia menulis bahwa saat menunggu, dirinya sempat melihat dua hal menarik. Pertama, iring-iringan Presiden melintas tanpa sterilisasi penuh. Kedua, petugas Satlantas PJR yang menanganinya tetap menunggu hingga petugas derek datang meskipun rombongan Presiden sudah selesai melintas.


Dari momen itulah terlihat sebuah SUV DENZA putih berada dalam rangkaian kendaraan pengawalan tersebut. Unggahan ini kemudian dikutip sejumlah media dengan identifikasi yang berbeda. Ada yang menyebutnya DENZA B8, sementara pemberitaan lain mengarah kepada DENZA B5.


Yang menarik, PT BYD Motor Indonesia membenarkan bahwa memang ada produk mereka yang sedang menjalani pengujian untuk kebutuhan pengawalan kenegaraan.


Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan mengonfirmasi hal tersebut. Melalui PR BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan menjawab pertanyaan OTOPLUS-ONLINE.


"Benar bahwa salah satu produk kami tengah menjalani uji coba sebagai kendaraan pengawalan Kenegaraan. Dan memang pihak terkait sedang ada rencana pengadaan atau pembelian kendaraan baru," jawab Luther.


Lebih lanjut Luther menjelaskan, produk tersebut dinilai memiliki kapabilitas yang sesuai dengan tuntutan operasional dan standar keperluan Kenegaraan yang ketat, mencakup performa, keselamatan, ketahanan, serta berbagai fitur pendukung.


"Proses ini masih berada pada tahap awal. Kami berharap pengujian dapat berjalan lancar serta memberikan hasil positif," pungkasnya tanpa menyebut model yang sedang diuji.


Mengarah ke DENZA B5 atau B8


Dua model DENZA yang paling mendekati karakter SUV dalam video viral tersebut adalah B5 dan B8.
Dua model DENZA yang paling mendekati karakter SUV dalam video viral tersebut adalah B5 dan B8.

Jika kembali pada kendaraan yang terlihat dalam unggahan @nihaqus, bentuknya menunjukkan karakter SUV berukuran besar dengan desain tegak dan proporsi yang berbeda dari DENZA D9 yang sudah dipasarkan di Indonesia. Dua model DENZA yang paling mendekati karakter tersebut adalah B5 dan B8.


B5 memiliki karakter SUV yang lebih kompak dengan kemampuan off-road. Model ini menggunakan sistem penggerak empat roda serta teknologi suspensi DiSus-P. Karakter tersebut membuat B5 secara teknis relevan dengan kebutuhan kendaraan yang dituntut memiliki kemampuan melintas di berbagai kondisi jalan.


Sementara B8 berukuran lebih besar dengan panjang lebih dari lima meter dan wheelbase 2.920 mm. Model ini juga menggunakan sistem 4WD dengan kombinasi mesin bensin turbo dan dua motor listrik.


Dari sisi kebutuhan operasional, ukuran B8 memberikan ruang lebih besar untuk membawa personel maupun perlengkapan pendukung. Sementara B5 menawarkan karakter SUV yang lebih ringkas tetapi tetap mengedepankan kemampuan 4WD dan performa tinggi.


Karena itu, B5 dan B8 sama-sama memiliki alasan untuk masuk dalam pembahasan, tetapi belum cukup bukti untuk mengunci salah satunya sebagai kendaraan yang sedang diuji.


B5 menawarkan karakter SUV yang lebih ringkas tetapi tetap mengedepankan kemampuan 4WD dan performa tinggi.
B5 menawarkan karakter SUV yang lebih ringkas tetapi tetap mengedepankan kemampuan 4WD dan performa tinggi.

Secara spessifikasi DENZA B5 memiliki dimensi 4.888 x 1.990 x 1.920 mm dengan wheelbase 2.800 mm. Sistem plug-in hybrid-nya menghasilkan tenaga gabungan 425 kW dan torsi 760 Nm. Baterainya berkapasitas 31,8 kWh dengan jarak tempuh listrik hingga 100 km berdasarkan standar NEDC.


Ā DENZA B8 memiliki dimensi lebih besar.
Ā DENZA B8 memiliki dimensi lebih besar.

Sementara DENZA B8 berukuran 5.195 x 1.994 x 1.905 mm dengan wheelbase 2.920 mm. Tenaga gabungannya mencapai 450 kW dengan torsi 760 Nm. B8 menggunakan baterai 36,864 kWh dengan jarak tempuh listrik hingga 115 km NEDC dan jarak tempuh kombinasi mencapai 1.040 km NEDC.


Keduanya sama-sama menggunakan sistem 4WD, teknologi suspensi DiSus-P dan diklaim mampu berakselerasi 0-100 km/jam dalam 4,8 detik.


Jejak DENZA B5 Lebih Kuat di Indonesia


Acara BYD Tech-Culture Fest yang digelar di beberapa kota memberikan track experience kepada konsumen dengan menggunakan Denza B5 di arena Monster Track (Foto: Dok. OTOPLUS-ONLINE).
Acara BYD Tech-Culture Fest yang digelar di beberapa kota memberikan track experience kepada konsumen dengan menggunakan Denza B5 di arena Monster Track (Foto: Dok. OTOPLUS-ONLINE).

DENZA B5 sudah pernah diperkenalkan di Indonesia, tepatnya pada BCA Expoversary 2026 di ICE BSD, 5–8 Februari 2026. Saat itu DENZA memperkenalkan B5 ke Indonesia untuk pertama kalinya.


Selain itu melalui acara Tech-Culture Fest yang digelar di beberapa kota, BYD memberikan track experience kepada konsumen dengan menggunakan Denza B5 di arena Monster Track.


Yang lebih menarik: B5 memang sudah dipersiapkan untuk Indonesia. Pada Mei 2026, Luther Panjaitan bahkan menyatakan bahwa B5 sedang diproses untuk dibawa ke pasar Indonesia. Ia mengatakan B5 sudah dipajang di showroom dan didemokan, termasuk kemungkinan konsumen menjajalnya sebagai penumpang. BYD juga menyatakan proses menuju penjualan Indonesia sedang berlangsung.


Semua fakta ini menguatkan kemungkinan bahwa SUV Denza yang menjalani uji coba sebagai kendaraan pengawalan kenegaraan kuat mengarah ke B5.


DENZA B8 Lebih Mirip dengan SUV dalam Pengawalan


Secara tampilan, video SUV DENZA putih dalam rangkaian kendaraan pengawalan yang viral tersebut mengarah ke B8.
Secara tampilan, video SUV DENZA putih dalam rangkaian kendaraan pengawalan yang viral tersebut mengarah ke B8.

Namun jika melihat tangkapan layar video SUV DENZA putih dalam rangkaian kendaraan pengawalan yang viral tersebut juga kuat mengarah ke B8.


Terutama jika memperhatikan bagian depan, tepatnya grille depan tinggi dan relatif sempit, dengan pola bilah vertikal hitam, dengan logo DENZA berada di tengah.


Lampu depan berbentuk horizontal dan tipis, dengan elemen LED yang memanjang ke samping, dengan bumper memiliki bentuk kotak dengan dua elemen vertikal besar di bagian bawah.


Nah, ini sangat cocok dengan foto resmi Denza B8. Situs resmi Denza sendiri mendeskripsikan B8 menggunakan ā€œbold upright grilleā€, sementara foto resminya memperlihatkan grille vertikal hitam dan lampu depan horizontal tipis.


Denza B8 juga mempunyai karakter bodi kotak besar, kap relatif panjang, fender mengotak, serta proporsi SUV besar. Namun B5 juga sama-sama boxy, sehingga bagian ini sendiri belum cukup untuk membedakan B8 dan B5.


Namun ada yang menarik jika melihat kaca samping belakang dan bagian pilar paling belakang terlihat gelap atau menyatu dengan kaca, memberikan efek floating D-pillar.


Denza secara resmi menyebut B8 mempunyai ā€œfloating D-pillar designā€. Foto resmi side profile B8 juga memperlihatkan pilar belakang yang dibuat hitam dan menyatu dengan area kaca.


B5 memang juga mempunyai pilar belakang berwarna gelap, sehingga D-pillar bukan bukti tunggal. Tetapi ketika digabung dengan bentuk wajah depan, kecocokannya semakin mengarah ke B8.


Kita tunggu saja perkembangannya.


Teks: Indramawan

Foto: BYD Global





logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2026 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page