top of page

Waspada Mobil Listrik Mogok di Perlintasan Rel Kereta Api

  • Gambar penulis: Editor
    Editor
  • 7 hari yang lalu
  • 2 menit membaca
Hyundai GOWA bagikan panduan keselamatan bagi pengguna kendaraan, khususnya mobil listrik saat lintasi perlintasan kereta api.
Insiden kecelakaan di perlintasan rel dekat Stasiun Bekasi pada 27 April 2026 jadi pengingat pentingnya bagi pengendara untuk lebih waspada saat melintasi perlintasan kereta api. (Foto: Humas ITS)
Insiden kecelakaan di perlintasan rel dekat Stasiun Bekasi pada 27 April 2026 jadi pengingat pentingnya bagi pengendara untuk lebih waspada saat melintasi perlintasan kereta api. (Foto: Humas ITS)

OTOPLUS ONLINE I Insiden kecelakaan di perlintasan rel dekat Stasiun Bekasi pada 27 April 2026 memicu keprihatinan luas. Peristiwa ini melibatkan taksi listrik yang berhenti di atas rel sebelum akhirnya tertabrak KRL.


Hingga kini, penyebab pasti kendaraan tersebut mogok masih dalam penyelidikan. Sejumlah kemungkinan yang mencuat antara lain gangguan sistem elektronik akibat medan magnet, kebocoran arus listrik dari rel, hingga faktor teknis kendaraan.



Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi pengendara untuk lebih waspada saat melintasi perlintasan kereta api.


Mobil Hyundai dilengkapi dengan sistem konektivitas Bluelink yang dapat membantu pelanggan dalam situasi darurat.
Mobil Hyundai dilengkapi dengan sistem konektivitas Bluelink yang dapat membantu pelanggan dalam situasi darurat.

Sebagai langkah antisipasi, Hyundai GOWA membagikan panduan keselamatan bagi pengguna kendaraan, khususnya mobil listrik.


  • Pengemudi disarankan memperlambat laju kendaraan sebelum mendekati rel, menurunkan volume musik agar lebih peka terhadap suara sekitar, serta tidak hanya bergantung pada palang pintu.

  • Selain itu, penting untuk berhenti sejenak, memperhatikan rambu, dan memastikan kondisi aman dari kedua arah sebelum melintas.

  • Pengendara juga diingatkan untuk tidak berhenti di atas rel, tidak menggunakan ponsel, serta melintasi rel dengan posisi tegak lurus.

  • Dalam situasi darurat ketika kendaraan mogok di atas rel, pengemudi diminta tetap tenang dan tidak panik.

  • Nyalakan lampu hazard sebagai tanda bahaya, segera beri sinyal kepada petugas atau masinis, lalu tinggalkan kendaraan dan menjauh setidaknya 30 meter dari rel jika kereta sudah mendekat.

  • Upaya mendorong mobil seorang diri tidak disarankan karena keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama.


Upaya mendorong mobil seorang diri tidak disarankan karena keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama.
Upaya mendorong mobil seorang diri tidak disarankan karena keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama.

ā€œKami turut prihatin atas musibah kecelakaan yang mengakibatkan banyak korban. Harapannya hal ini tidak terjadi lagi. Sebagai pengemudi, kita perlu lebih waspada saat melintasi perlintasan kereta dan memahami prosedur evakuasi yang tepat,ā€ ujar Cahaya Fitri Tantriani, Marketing Department Head Hyundai GOWA.


Ia menambahkan, ā€œMobil Hyundai dilengkapi dengan sistem konektivitas Bluelink yang dapat membantu pelanggan dalam situasi darurat, sehingga pengguna tetap mendapatkan panduan saat menghadapi kondisi genting.ā€


Teks: Indramawan

Foto: Hyundai GOWA



Komentar


logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2025 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page