top of page

Yadea E8S Pro vs Lion SKS ZII: Seberapa Mirip Spek Dua Motor Listrik yang Banyak Diburu untuk Modif dan Dragbike Ini?

  • Gambar penulis: Editor
    Editor
  • 27 Jul
  • 3 menit membaca
Yadea E8S Pro memiliki platform dasar yang menyerupai Lion SKS ZII Thailand yang tidak dipasarkan di Indonesia.

Yadea E8S Pro banyak digunakan sebagai basis modifikasi dragbike.
Yadea E8S Pro banyak digunakan sebagai basis modifikasi dragbike.

OTOPLUS-ONLINE I Yadea E8S Pro menjadi salah satu motor listrik yang paling banyak diburu komunitas modifikasi, khususnya builder EV dragbike. Penyebab utamanya bukan karena performa standar pabrik, melainkan desain bodi dan rangkanya yang dinilai mirip dengan Lion SKS ZII asal Thailand, model yang telah lama populer sebagai basis motor balap listrik.


"Terlepas kemiripan dengan Lion SKS ZII, saya pribadi menilai kualitas welding pada rangka Yadea E8S Pro cukup bagus sehingga cukup kuat digunakan untuk basis dragbike," komentar Rudi Hartono dari bengkel modifikasi spesialis EV, HART Garage Malang.



Soal bodi, Rudi enggan berkomentar karena menurutnya trend Dragster Yadea E8S Pro saat ini dipicu oleh FOMO atau ikut-ikutan.


Yadea E8S Pro banyak dipakai sebagai basis modifikasi EV (Foto: @riskiesqi).
Yadea E8S Pro banyak dipakai sebagai basis modifikasi EV (Foto: @riskiesqi).

"Tapi kalau menurut saya, bodi Yadea E8S Pro yang mungil dan pendek ini tampak bagus ketika dipasang swingarm dragster yang agak panjang. Kalau untuk modifikasi selera ya, Saya pikir mirip Mio yang dulu sempat digemari," lanjut Rudi.



Meski tidak sama persis, namun Yadea E8S Pro (atas) dan Lion SKS ZII sekilas memiliki kemiripan tampilan (Foto: Dok. OTOPLUS-ONLINE & Lion EV).
Meski tidak sama persis, namun Yadea E8S Pro (atas) dan Lion SKS ZII sekilas memiliki kemiripan tampilan (Foto: Dok. OTOPLUS-ONLINE & Lion EV).

Nah kembali ke bahasan semula. Jika kemiripan Yadea E8S Pro dan Lion SKS ZII berawal dari desain dan rangka yang sebelas-dua belas, lantas bagaimana dengan spesifikasi resminya?


Apakah Yadea E8S Pro juga memiliki konfigurasi teknis yang mendekati Lion SKS ZII, atau justru hanya sebatas tampilan?


Untuk menjawabnya, OTOPLUS ONLINE membandingkan spesifikasi resmi kedua motor listrik tersebut berdasarkan data yang dipublikasikan masing-masing pabrikan.



Dari sisi performa, kedua motor sama-sama mengandalkan motor listrik berdaya 2.000 watt. Bedanya, Yadea E8S Pro menggunakan motor TTFAR, sedangkan Lion SKS ZII dibekali QS Motor.


Kesamaan juga terlihat pada sumber tenaganya. Keduanya sama-sama menggunakan baterai Graphene 72 volt, hanya kapasitasnya yang berbeda. Yadea E8S Pro mengusung baterai 72V 38Ah, sementara Lion SKS ZII menggunakan 72V 30Ah.


Menariknya, kedua pabrikan sama-sama mengklaim jarak tempuh hingga 100 kilometer dalam sekali pengisian daya. Artinya, dari sisi konfigurasi dasar, kedua motor listrik ini memang memiliki sejumlah kesamaan.


Ā Lion SKS ZII (Foto: Lion EV)
Ā Lion SKS ZII (Foto: Lion EV)

Di sektor kaki-kaki, keduanya juga sama-sama menggunakan roda berukuran 12 inci. Perbedaannya terdapat pada profil ban. Yadea E8S Pro memakai ban 90/80-12, sedangkan Lion SKS ZII menggunakan ukuran 90/90-12.


Meski demikian, bukan berarti keduanya identik. Lion SKS ZII mencantumkan kecepatan maksimum 70 km/jam, sistem pengereman CBS (Combined Braking System), tiga mode kecepatan (Gear 1, 2, dan 3), serta kapasitas angkut hingga 200 kg.


Ā Yadea E8S Pro (Foto: Yadea Indonesia)
Ā Yadea E8S Pro (Foto: Yadea Indonesia)

Di sisi lain, Yadea E8S Pro lebih menonjolkan efisiensi motor hingga 86 persen, torsi maksimum 59 Nm, Energy Monitoring Dashboard, suspensi hidrolik, serta desain lampu depan tiga lensa LED.


Jika ditarik benang merahnya, alasan Yadea E8S Pro menjadi buruan komunitas modifikasi memang berawal dari kemiripan desain bodi dan rangkanya dengan Lion SKS ZII Thailand.


Namun setelah dibandingkan menggunakan data resmi kedua pabrikan, kemiripan tersebut ternyata juga terlihat pada sejumlah konfigurasi dasar, seperti penggunaan motor listrik 2.000 watt, baterai Graphene 72 volt, klaim jarak tempuh hingga 100 kilometer, serta roda berukuran 12 inci.


Meski begitu, keduanya tetap memiliki perbedaan pada komponen, fitur, dan konfigurasi teknis.


Dengan kata lain, Yadea E8S Pro bukanlah replika identik Lion SKS ZII, melainkan motor listrik dengan karakteristik tersendiri yang kebetulan memiliki platform dasar yang dinilai menarik oleh komunitas modifikasi dan builder EV dragbike karena menyerupai Ā Lion SKS ZII yang tidak dipasarkan di Indonesia.


Teks: Indramawan

Ā 
Ā 
Ā 

Komentar


logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2025 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page