• Editor

Yamaha Bali Bersama Dinas Pariwisata Gelar Turing Melali Untuk Bali Bangkit


Rombongan turing Yamaha ini dilepas langsung oleh Bapak I Putu Astawa selaku kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali.


Pada hari Minggu, 4 Oktober 2020 lalu, Yamaha Bali meluncurkan program “Melali Untuk Bali Bangkit”. Melali merupakan bahasa Bali yang berarti bermain atau pergi wisata.


Tujuan dari kegiatan ini adalah mendukung program Dinas Pariwisata Bali dalam mempromosikan tujuan wisata dengan cara mengunjungi tempat-tempat wisata unggulan dan mempromosikannya melalui media sosial.

Press conference menyampaikan program “Melali Untuk Bali Bangkit”.


Dalam implementasinya, Yamaha Bali menggandeng komunitas yang tergabung dalam Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI) Provinsi Bali saat menyambangi spot-spot wisata tersebut. Tidak lupa protokol kesehatan tetap dijalankan, seperti cek suhu, cuci tangan dan selalu memakai masker selama mengunjungi tempat wisata. Selain itu jumlah peserta juga dibatasi maksimal 30 orang.


“Kami dari YRFI Bali akan tunjukkan bahwa Bali selalu siap menerima wisatawan dan tetap menjadi tujuan wisata yang diunggulkan,” terang Novena, anggota YRFI Provinsi Bali.


Rombongan turing Yamaha ini dilepas langsung oleh Bapak I Putu Astawa selaku kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali. Selanjutnya, perjalanan diawali dengan tujuan obyek wisata alam Air Terjun Kanto Lampo, dilanjutkan ke spot Kuliner Mujair Nyat Nyat P Bagong. Rute terakhir rombongan mengunjungi tempat kerajinan Uang Kepeng di daerah Kamasan. Perjelanan ini melewati 4 kabupaten yaitu Denpasar, Gianyar, Bangli dan Klungkung.

Obyek wisata alam Air Terjun Kanto Lampo sebagai salah satu destinasi yang dipromosikan.


"Menurut kami, rute turing sangat menarik. Seperti mengunjungi pembuat uang kepeng di Kamasan Klungkung, lalu ada air terjun dan wisaha kulinernya ke Bangli. Tentu akan bagus kalau ada banyak posting para peserta di tempat-tempat yang dikunjungi ini," jelas Putu Astawa.


Pada kesempatan ini juga disampaikan, menghadapi efek panjang pandemi COVID-19, Pemerintah Provinsi Bali tetap mendorong optimisme dan pergerakan perekonomian berbasis pariwisata. Salah satunya, dengan melakukan kegiatan turing ke beberapa destinasi wisata unggulan yang ada di Pulau Dewata.


Hal ini merujuk kepada surat edaran 3584 tahun 2020, yang berisi ajakan pemerintah kepada masyarakat pecinta otomotif untuk mengunjungi berbagai obyek wisata yang ada di Bali.

Peserta turing Melali Untuk Bali Bangkit tetap kedepankan protokol kesehatan.


“Tentu kami mendukung segala upaya dari pemerintah Bali untuk menggerakkan kembali roda perekonomian. Salah satunya adalah kegiatan ‘Melali Untuk Bali Bangkit’ ini. Saatnya bergerak bersama untuk mendukung pemulihan ekonomi Bali. Terima kasih kepada Dinas Pariwisata Provinsi Bali yang telah menggandeng Yamaha bersama-sama menjalankan program ini,” ungkap Andri Fistulariyanto, Divisi Promosi, Yamaha Bali.


Teks: Indramawan

Foto: Yamaha Motor Bali