Kia Perkenalkan EV2: SUV Listrik Paling Imut Tapi Kuat dan Canggih
- Editor
- 21 menit yang lalu
- 3 menit membaca
Meski EV2 berukuran paling kecil dengan panjang 4.060 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.575 mm, dan wheelbase 2.565 mm, namun Kia EV2 dirancang bukan sekadar city car biasa.

OTOPLUS ONLINE I Kia EV2 resmi diperkenalkan di Brussels Motor Show 2026 yang berlangsung 9-18 Januari
sebagai SUV listrik paling kompak yang pernah ada dalam lini kendaraan listrik Kia.
Model ini menjadi pintu masuk baru Kia ke dunia elektrifikasi, khususnya untuk konsumen urban yang menginginkan mobil listrik ringkas, fungsional, namun tetap berkarakter SUV.
Hal ini sebagaimana disampaikan Ho Sung Song, Presiden dan CEO Kia. Ia mengatakan bahwa EV2 memperluas jangkauan mobilitas listrik Kia kepada pelanggan yang menginginkan mobil listrik compact namun tetap kuat dan menyenangkan.

“Ini mencerminkan komitmen Kia terhadap inovasi praktis — menggabungkan teknologi EV canggih, desain penuh pertimbangan, dan penggunaannya yang ramah untuk kehidupan sehari-hari,” ujar Ho Sung Song dalam keterangan yang dirilis resmi oleh Kia.

Meski berukuran paling kecil dengan panjang 4.060 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.575 mm, dan wheelbase 2.565 mm (bandingkan dengan Kia Sonet yang memiliki panjang 4.110 mm, lebar 1.790 mm, tinggi 1.610 mm, wxheelbase 2.500 mm), namun Kia EV2 dirancang bukan sekadar sebagai city car biasa.
Kia memposisikannya sebagai EV pertama yang mudah diakses, baik bagi pengguna baru kendaraan listrik maupun keluarga kecil yang membutuhkan mobil praktis untuk aktivitas harian. Pendekatan ini mempertegas strategi Kia dalam memperluas adopsi mobil listrik ke segmen yang lebih luas.


Dari sisi desain, EV2 mengusung filosofi “Opposites United”, memadukan dimensi kompak dengan tampilan SUV yang kokoh. Identitas visual khas Kia tetap dipertahankan melalui lampu depan Star Map LED, garis bodi tegas, dan proporsi yang memberi kesan solid meski ukurannya ringkas.


Masuk ke kabin, Kia EV2 menawarkan interior yang mengejutkan untuk kelasnya. Dengan konsep “Picnic Box”, interior EV2 dirancang sebagai ruang pribadi yang nyaman di tengah kepadatan kota.

Tata letak layar panoramic lebar, material kain yang hangat, pencahayaan ambient, serta solusi penyimpanan pintar menegaskan bahwa EV2 tetap mengutamakan kenyamanan dan kepraktisan, meski berada di segmen paling kompak

Dari sisi teknologi, EV2 dibekali pilihan baterai yang mampu memberikan jarak tempuh hingga sekitar 448 km (WLTP), pengisian cepat, serta dukungan teknologi khas EV modern seperti EV Route Planner, Plug & Charge, dan Vehicle-to-Load (V2L). Fitur keselamatan dan bantuan berkendara juga tergolong lengkap untuk kelasnya.
Melalui EV2, Kia menegaskan bahwa mobil listrik kompak tidak harus terasa “murah” atau terbatas. EV2 hadir sebagai SUV listrik kecil yang tetap menawarkan desain, teknologi, dan pengalaman berkendara khas Kia, sekaligus menjadi fondasi penting dalam strategi elektrifikasi global merek asal Korea Selatan tersebut.
Produksi EV2 dijadwalkan dimulai pada kuartal pertama 2026 untuk model standar-range, diikuti oleh varian long-range dan GT Line sepanjang tahun.
Fitur dan Teknologi

EV2 dirancang untuk mobilitas urban optimal dengan perpaduan performa listrik efisien, handling lincah, dan kemudahan penggunaan sehari-hari.
Beberapa fitur utamanya adalah:
Dua pilihan baterai: 42,2 kWh dan 61 kWh, memberikan estimasi jarak tempuh hingga 317 km hingga 448 km (WLTP).
Fast charging 10–80% dalam sekitar 29–30 menit, serta dukungan pengisian AC 11 kW / 22 kW.
Teknologi EV Route Planner, Plug & Charge, V2L/V2G untuk pengalaman EV yang lebih intuitif.
ADAS dan fitur keselamatan tingkat atas seperti Front Collision Avoidance Assist 2.0, Lane Keeping Assist 2, Remote Smart Parking Assist, dan lainnya.
Ruang kabin fleksibel dengan kursi baris kedua yang dapat disesuaikan, ruang bagasi hingga 403 liter, dan frunk (kompartemen bagasi depan) ekstra yang memaksimalkan kegunaan sehari-hari.
Teks: Indramawan
Foto: Kia Global
