• Editor

Akankah Mitsubishi Xpander Hybrid Segera Meluncur ke Indonesia?

Kabarnya, Mitsubishi berniat melakukan investasi senilai Rp11,2 triliun pada akhir 2025 yang akan digunakan menambah kapasitas pabrik, dan mengembangkan dua mobil hybrid, salah satunya Xpander.

OTOPLUS-ONLINE I Saat media gathering virtual, Selasa (6/4) lalu, Naoya Nakamura, President Director PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), distributor resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi di Indonesia sempat menyinggung, perihal kunjungan Menteri Perindustrian (Menperin) Republik Indonesia ke Mitsubishi Motors Corporation, Jepang, beberapa waktu lalu.


Baca juga: Pajero Sports Batal Dapat Relaksasi PPnBM, Mitsubishi Siapkan Program Sendiri


Di sana Menperin sempat melihat Mitsubishi Xpander hybrid. Kemudian timbul pertanyaan, apakah MMKSI juga akan memulai produksi Xpander hybrid?

Mitsubishi Xpander Cross mendapat relaksasi PPnBM


Diakuinya, merupakan hal yang sangat natural, ketika bicara memproduksi baterai kendaraan. Karena sepertinya tren ke depan semakin banyak produsen yang memproduksi kendaraan listrik dan hybrid. Tetapi sebenarnya hal paling penting, butuh diskusi lebih panjang terkait hadirnya kendaraan listrik dan hybrid di Indonesia.


“Alasan polusi lingkungan semakin meningkat, perubahan iklim, menjadi permasalahan mendasar untuk generasi selanjutnya. Tapi setidaknya kita dapat memulai dari diri kita sendiri. Yang diperlukan adalah adanya kebijakan pemerintah. Sehingga para pemain industri otomotif dapat mempersiapkan kelanjutan dari kendaraan listrik dan hybrid ini,” jawabnya diplomatis.

Sebelumnya, sejumlah media online memberitakan, Menperin Agus Gumiwang mengatakan Mitsubishi berniat melakukan investasi senilai Rp11,2 triliun pada akhir 2025. Investasi tersebut akan digunakan menambah kapasitas pabrik, dan mengembangkan dua mobil hybrid, salah satunya Xpander.

Adapun model hybrid kedua, yakni Plug in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Memang sekarang Mitsubishi sudah memasarkan Outlander PHEV, tapi statusnya masih impor.


Naskah: Setiawan AS

Foto: MMKSI/IG MMKSI Pitstop