• Editor

All New Nissan Leaf Menjawab Keraguan Konsumen Terhadap Kendaraan Listrik

Jawaban atas semua keraguan terhadap kendaraan listrik ada di mobil listrik dengan harga mulai Rp649 juta ini.

OTOPLUS-ONLINE I All New Nissan Leaf secara resmi diperkenalkan secara virtual di kanal Youtube Nissan Indonesia pada hari ini, 18 Agustus 2021.


Dalam sambutannya, Evensius Go Presdir PT Nissan Motor Distributor Indonesia menyinggung hasil studi yang dilakukan Nissan bekerjasama dengan Frost & Sullivan di Asia Tenggara pada akhir 2020 lalu.

Evensius Go Presdir PT Nissan Motor Distributor Indonesia


"Hasil studi kami menunjukkan 50% para pemakai kendaraan non electric vehicle di Indonesia mengatakan akan mempertimbangkan menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan berikutnya pada 3 tahun ke depan," ungkap Evensius Go.


Namun demikian, jika mengutip dari laman resmi Nissan Indonesia terkait studi tersebut, masih ada keraguan konsumen terhadap kendaraan listrik terkait ketersediaan stasiun pengisian daya, dan adanya kesalahpahaman tentang keamanan, keandalan dan jarak tempuh mobil listrik.


Baca juga: PPKM Level 4 Dilanjut Hingga 9 Agustus 2021 Bersamaan dengan Pre Booking Nissan All New LEAF


Kiranya keraguan inilah yang ingin dijawab oleh Nissan, dengan menghadirkan All New Nissan Leaf. Melalui presentasi video selama acara virtual launch berlangsung, Nissan mengungkap beberapa hal menarik.

Diproduksi dan dipasarkan sejak 2010


Pertama, All-New Nissan Leaf adalah mobil listrik pertama di dunia yang diproduksi secara massal dan dipasarkan sejak 2010. Hingga kini telah terjual sebanyak 500 ribu unit di 59 pasar di dunia.

Keandalannya telah teruji selama 10 tahun!


Berikutnya, keandalan All New Nissan Leaf telah terbukti karena telah dikendarai sejauh puluhan miliar kilometer selama 10 tahun. "Baterai Nissan Leaf telah teruji sampai sekarang dengan pencapaian, no critical battery accident," tutur Evensius Go.

Laboratorium Nissan di ajang balap Formula E


Itu karena teknologi yang disematkan tidak main-main karena didapat dari hasil riset dan pengembangan di balap Formula E. Sebagai informasi Nissan adalah pabrikan Jepang pertama yang mengikuti ajang balap dunia untuk mobil listrik ini.


Baca juga: All-New Nissan Kicks e-Power Ini Mobil Listrik Tanpa Perlu Recharging


Soal keandalan baterai dengan daya 40 kWh Lithium-ion, Evensius Go juga menyampaikan hasil uji coba yang dilakukan New European Driving Cycle (NEDC). Setelah satu kali pengecasan penuh daya baterai, All New Nissan Leaf mampu melahap jarak sejauh 311 Km.

Tentu jarak yang ditempuh ini bisa bervariasi sesuai beberapa faktor di antaranya umur dan kondisi baterai, gaya berkendara, kondisi lalu lintas, cuaca, aksesoris yang terpasang, serta kondisi mobil terisi atau kosong tanpa barang.

Nissan Leaf menggunakan teknologi e-POWER yang menggabungkan motor listrik 100% dengan mesin bensin yang berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai motor listrik. Jadi sumber tenaga tetap memakai motor listrik, bukan dari mesin bakar sehingga ramah lingkungan


Sudah begitu, Nissan menawarkan garansi untuk mobil dan baterai yang panjang. Untuk baterai diberikan garansi sampai dengan 8 tahun atau 160.000 Km tergantung mana yang tercapai terlebih dahulu. Juga garansi mesin selama 3 tahun atau 100.000 Km tergantung mana yang tercapai terlebih dahulu.

Kemudahan dalam pengisian daya baterai bisa dilakukan di mana saja


Kemudahan untuk mengisi daya bisa dilakukan di rumah atau di mana pun, dengan menggunakan Portable Charger untuk charging time selama 12-15 jam (3.3 kw), atau Home Charger (AC) dengan charging time 5-7 jam (7.4 kw).


Baca juga: Nissan Magnite Pesaing Toyota Raize dan Daihatsu Rocky Dipasarkan Mulai Rp228,8 Juta


Soal safety, Evensius Go menyinggung bahwa All New Nissan Leaf telah mengantongi rating 5 bintang dari lembaga yang memiliki tugas menguji kelayakan produk baru suatu mobil yang dipasarkan kepada konsumen, yakni Euro NCAP (New Car Assessment Program), ANCAP Safety (Australasian New Car Assessment Program), dan JNCAP (Japan New Car Assessment Program).

Nissan Safety Shield membantu menghindari terjadinya benturan


All New Nissan Leaf didukung teknologi keselamatan canggih Nissan Safety Shield termasuk Forward Collision Warning, Forward Emergency Braking, Intelligent Around View Monitor dengan Moving Object Detection, dan Driver Alert Assist.


Juga e-Pedal, yang memungkinkan pengemudi memulai berkendara, akselerasi, deselerasi, dan berhenti menggunakan hanya satu pedal dengan menambah atau mengurangi tekanan pada pedal gas.

All-electric powertrain yang diusung oleh The All-New Nissan LEAF menyuguhkan limpahan tenaga maksimum hingga 110 kW atau setara dengan 150 PS (148 dk) dan torsi maksimum 320 Nm.


Ketika akselerator dilepaskan sepenuhnya, rem regeneratif dan friksi akan bekerja secara otomatis, membuat mobil berhenti total.


Dengan semua penjelasan terkait zero accident battery, jaminan baterai selama 8 tahun atau 160.000 Km, kemudahan charging di rumah, dan low maintenance, Nissan ingin memberikan ketenangan atau peace of mind kepada konsumen kendaraan listrik.

Kokpit digital dengan Active Info Display, dan Electronic Parking Brake (E-PKB)


Sebaliknya, dengan semua teknologi yang terus dikembangkan dan disempurnakan, Nissan ingin memberikan kesenangan berkendara melalui akselerasi instan, kokpit digital, electronic parking brake, dan mobil ideal untuk berkendara di dalam kota.

Konsumen akan merasakan pengalaman mengemudi dengan akselerasi instan seperti kendaraan listrik pada umumnya, namun tanpa perlu mengisi ulang daya dari luar.


Semuanya ini bisa didapatkan dari All New Nissan Leaf, yang dipasarkan dengan harga mulai Rp649 juta.


Teks: Indramawan

Foto: Nissan Indonesia, youtube.com/nissanID