top of page
  • Gambar penulisEditor

Hasil Test Drive 3 Hari Hyundai Ioniq 5 Laku Karena Ini

Pengalaman OTOPLUS-ONLINE selama 3 hari beraktivitas rutin menggunakan Hyundai Ioniq 5 Signature Long Range.

Bobot Hyundai Ioniq 5 nyaris 2 ton tapi mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam 7,7 detik.


OTOPLUS-ONLINE I Dari data wholesales GAIKINDO, pada semester I 2023, Hyundai Ioniq 5 terjual sebanyak 3.819 unit dengan rincian 3.420 unit (Signature Long Range), 220 unit (Prime Long Range), 160 unit (Signature Standard Range) dan 19 unit (Prime Standard Range).


Hyundai Ioniq 5 yang memiliki pilihan warna silver, putih, abu-abu, hitam dan gravitiy gold matte (+Rp3.500.000) ini ditawarkan dengan harga OTR Surabaya Rp757.000.000 (Prime Standard Range), Rp798.500.000 (Prime Long Range), Rp818.500.000 (Signature Standard Range) dan Rp869.000.000 (Signature Long Range).


Varian Standard Range menggunakan motor listrik tipe permanent magnet synchronous motor, bertenaga 168 DK/170 PS dan torsi 350 Nm dengan baterai 58 kWh. Tenaga sebesar itu disalurkan ke roda belakang melalui transmisi tipe direct via reduction gear. Klaimnya bisa menempuh jarak sampai 384 km

Hatchback extra large dengan konsep desain Retro Futuristic.


Untuk varian Long Range, motor listriknya sama, tipe permanent magnet synchronous motor tapi dengan tenaga lebih besar, 214 DK/217 PS dan torsi 350 Nm. Kapastias baterai juga lebih besar, 72,6 kWh. Klaimnya bisa menempuh jarak 481 km (Prime) dan 451 km untuk varian Signature.


Klaim waktu pengisian baterai dari 0-80%, varian Standard Range butuh waktu 18 menit bila menggunakan arus pengisian DC Charging 350 kW dan 46 menit dengan DC Charging 50 kW. Sementara jika menggunakan AC Charging 7,2 kW butuh waktu 5 jam dan 19 jam apabila pakai AC Portable charging.


Sementara varian Long Range membutuhkan 18 menit dengan DC Charging 350 kW dan 57 menit dengan DC Charging 50 kW. Bila pakai AC Charging 7,2 kW waktu yang diperlukan 6 jam dan 31 jam dengan AC Portable charging.

Biaya yang dibutuhkan untuk mengisi penuh baterai varian Long Range tak lebih dari Rp180.000 dan dapat dipakai untuk menjelajah hingga 451 kilometer.


Untuk perawatannya, Ioniq 5 hanya perlu rutin servis setiap 15.000 km/tahun dengan gratis jasa 5 tahun atau 75.000 km, spare part gratis 3 tahun atau 45.000 km, untuk mobilnya akan mendapat garansi 3 tahun atau 100.000 km, baterai tegangan tinggi 8 tahun/160.000 km.


Apa kelebihan dan kekurangannya? Berikut yang kami simpulkan dari pengalaman OTOPLUS-ONLINE yang selama 3 hari beraktivitas rutin menggunakan Hyundai Ioniq 5 Signature Long Range yang kami pinjam dari dealer PT Sun Mega Motor, authorized dealer Hyundai di jalan Sulawesi 33-37 Surabaya.



Kelebihan

Fitur Berlimpah

Tuas pembuka pintu dengan desain unik.


Rasanya Hyundai menjejalkan seluruh teknologi dan fitur yang mereka miliki dan kembangkan ke mobil ini. Fiturnya tak hanya banyak tapi juga canggih sehingga bukan tak mungkin dalam keseharian penggunanya belum akan memaksimalkan dan memfungsikan semua.

Pintu bagasi juga dapat dibuka dengan tombol ini.


Kecanggihan bahkan dimulai sebelum masuk kabin, kita sudah dapat mengaktifkan sistem Ioniq 5 memanfaatkan fitur Remote Start dan sistem AC.

Cooled & heated seat diaktifkan lewat layar infotainment 12,3 inci ini.


Apabila mobil lama terjemur di bawah panas sinar matahari kita pun dapat membuka seluruh jendela dengan memanfaatkan fitur Remote Power Window guna membuang hawa panas yang terperangkap di dalamnya.

Fungsi memory seat juga diatur melalui layar ini.


Fitur Passive Keyless Entry akan menonaktifkan sistem pengunci secara otomatis saat kita mendekat dan sebaliknya akan otomatis mengunci ketika pembawa remote key menjauh. Apabila dirasa mengganggu fitur ini dapat dinonaktifkan melalui head unit lewat menu Approach Unlocked.

Jok belakang lega dengan arm rest panjang dan dilapis bahan empuk.


Khusus varian Signature, selain menekan tombol di pintu atau lewat head unit, pintu bagasi juga dapat dibuka menggunakan Remote Key

Jok penumpang depan juga dibekali setelan elektrik 8 arah.


Masuk ke kabin Ioniq kesan pertama yang muncul adalah lega dan lapang. Joknya tak hanya oversize namun juga ergonomis dengan headrest yang bisa diatur maju-mundur dan canggih. Jok depan dilengkapi easy seating access bisa disetel 10 arah dengan lumbar 2 arah dan khusus jok pengemudi dilengkapi juga dengan 2 set memori.

Ventilasi AC penumpang belakang berada di pilar B.


Selain seluruh bangku dilengkapi penyetelan elektris, juga dibekali penghangat yang tentu saja nirmanfaat di Indonesia. Khusus jok depan yang dilengkapi leg rest dibekali dengan pendingin jok.

Sunvisor bisa digeser yang tak banyak diaplikasikan pabrikan lain.


Untuk fungsi pendingin dan penghangat di jok depan diatur melalui layar infotainment. Pengemudi dapat menggeser jok belakang melalui tombol yang terdapat di sisi bangku jok penumpang depan.

Jok belakang dapat digerakkan melalui tombol ini.


Tak hanya itu, kedua jok depan dilengkapi pula dengan teknologi Relaxation Mode. Saat diaktifkan, posisi jok akan berubah menjadi sofa yang menengadah ke atas dengan leg rest terangkat dan membuat posisi penumpang super relaks.

Penghangat jok depan yang kontrolnya di pintu.


Fitur ini berguna untuk beristirahat sejenak. Seluruh material di kabin ramah lingkungan, jok kulitnya juga dibalut material eco friendly.

Spion tengah electrochromatic.


Fitur Ioniq 5 bertambah setelah pada 13 September 2023 lalu, PT Hyundai Motors Indonesia menambahkan fitur Bluelink di seluruh varian Ioniq 5.



Performa Ganas

Pilihan warna Gravitiy Gold Matte ini dihargai Rp 3.500.000 lebih mahal.


Figur tenaga 214 DK/217 PS dan torsi maksimum 350 Nm sebenarnya tidak terlalu istimewa. Sebagai perbandingan, raihan itu kalah dibandingkan BMW 330i M-Sport yang pernah kami coba. Tenaga BMW 330i M-Sport menyentuh 258 DK dengan torsi 400 Nm.

Perawatan berkala hanya sebatas mengecek kondisi filter AC, memantau coolant, minyak rem dan wiper fluid.


Namun kelebihan mobil listrik seperti Ioniq 5, tenaga dan torsi itu tersedia rata sejak throttle diinjak sehingga meski bobotnya nyaris 2 ton (1.910 kg), Ioniq 5 mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam 7,7 detik saja. Sementara kecepatan maksimumnya dibatas 185 km/jam.

Selektor transmisi diposisikan sebagai tuas.


Penyaluran tenaganya tidak terlalu instan, ketika throttle dibejek penuh, ada sedikit delay sebelum motor listrik memuntahkan seluruh kemampuannya. Dengan begitu, pengemudi bisa mengantisipasi responnya.



Paddle shift fungsinya untuk mengatur kekuatan regeneratif braking.


Ioniq 5 dibekali 4 driving mode. Eco, Normal dan Sport. Mode Snow akan aktif ketika tombol Drive Mode ditekan lebih lama. Mobil ini juga mempunyai fitur i-Pedal yang memungkinkan mobil ini melaju tanpa harus menginjak pedal rem, cukup melepas injakan dari throttle akselerator maka fungsi regenerative braking akan bekerja membantu menghentikan laju mobil.

Dibekali 3 Driving Mode, Eco, Normal dan Sport. Tekan lebih lama maka mode Snow akan aktif.


Fungsi regenerative braking dapat diatur melalui paddle shift di kolom kemudi. Paddle shift sisi kanan untuk mengurangi kekuatan regenerative braking sementara sisi kiri untuk menambah kekuatan regenerative braking sehingga lebih ngerem.


Head Unit Canggih

Dilengkapi tombol shortcut untuk akses instan ke menu-menu penting.


Dari head unit touch screen 12,3 inci ini terdapat 12 menu yang bisa dipilih. Untuk menu-menu krusial diberi shortcut tombol fisikal. Menunya mulai EV, Phone, Phone Projection Voice Memo, Climate, Heat/Ventilation, Memory Seat Configuration, Quiet Mode, Radio, Media, User’s manual dan Setup.

Sistem audio Bose 8 spiker.


Head unit ini juga dilengkapi dengan fitur Dynamic Sound Compensation yang akan menjaga keluaran dan staging suara tetap optimal saat kendaraan melaju.

AC Autoclimate control yang dikontrol lewat layar infotainment.


Ada juga fitur untuk menghilangkan noise dari siaran radio. Oya, sistem audionya berkolaborasi dengan Bose yang outputnya disalurkan ke 8 spiker.

Ambient light dengan 64 pilihan warna.


Head unit ini juga dapat digunakan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fungsi smart power tail gate. Pengalaman kami, akan butuh berhari-hari untuk memahami dan memaksimalkan semua fungsi yang disodorkan dari head unit ini.


Kenyamanan Sedan Premium

Jarak sumbu roda 3.000 mm, lebih panjang dari Hyundai Palisade.


Hyundai Ioniq 5 dibangun di atas platform Platform E-GMP (Electric Global Modular Platform) dengan jarak sumbu roda 3.000 mm dan dimensi bodi yang merupakan perkawinan hatchback dan SUV ini berukuran 4.635x1.890x1.647 mm yang berimbas pada kelegaan ruang kabin.

Khusus Signature Long Range peleknya 20 inci dengan ban Michelin Sport EV.


Head room, shoulder room, leg room semua berlimpah. Kekedapan kabinnya juga baik, suara dari luar yang masuk hanya dari suara ban Michelin Sport EV berdiameter 20 inci bawaan Ioniq 5 Signature Long Range ini ketika menjejak aspal.

Panoramic roof berukuran besar.


Kenyamanan di dalam kabin makin paripurna dengan jejalan beragam fitur kenyamanan dan kemewahan di dalam kabin.

Kabin hening dan melaju effortless.


Di antaranya panoramic roof berukuran raksasa ini menjadikan berada di dalam Ioniq 5 tak ubahnya seperti naik sedan premium Eropa.


Vehicle To Load (V2L)

Fitur V2L memungkinkan mobil ini digunakan sebagai genset.


Bukan sekadar mobil listrik, Ioniq 5 juga berfungsi sebagai power supply, ibarat power bank raksasa gitu. Mobil ini dapat menyalurkan daya maksimum hingga 3.600 Watt sehingga yang memungkinkan menghidupkan peralatan kelistrikan seisi rumah yang punya daya 3.300 Watt.


Syaratnya, minimal tersisa 20 persen dari kapasitas baterai yang 72,6 kWh atau sekitar 15 kWh.


Sistem Keamanan

Fitur-fitur di dalam sistem Hyundai SmartSense tersemat lengkap.


Bukti kalau Hyundai menjejalkan seluruh teknologi yang dimilikinya tampak dari deretan fitur pada sistem keamanannya. Dimulai dari rem cakram berdiameter 325 mm depan-belakang, ABS, EBD BA, Traction Control, Stability Control, Hill Start Assist, Auto Hold dan Tyre Pressure Monitoring System (TPMS).


Untuk keamanan penumpang, Hyundai menyematkan 6 airbag, Driver Attention Warning yang akan memberi peringatan ketika pengemudi dideteksi kurang berkonsentrasi dan rear occupant alert yang mengingatkan penumpang belakag untuk mengenakan sabuk pengaman.

Fitur TPMS (Tyre Pressure Monitoring System).


Mengantisipasi insiden tabrak depan, samping dan belakang terdapat 4 sensor parkir di depan dan 4 sensor di belakang. Terdapat pula 3 kamera yang dapat menghasilkan visual 360 derajat,


Fitur Driving Assistance, Hyundai SmartSense juga lengkap. Mulai Smart Cruise Control (Adaptive Cruise Control), Forward Safety Active Assist, Lane Safety Warning, Leading Vehicle Departure Alert, Inattentive Driving Warning, Hi Beam Assist, Blind Spot Collision Avoidance Assist, Rear Cross Traffic Collision Assist, Safe Exit Assist. Dari semua fitur itu, Forward Safety Active Assist jadi favorit kami karena membantu proses deselerasi tanpa kita harus menginjak pedal rem. Proses perlambatannya juga berlangsung smooth.


Kekurangan

Bluelink Absen

Tombol SOS/Bluelink masih kosong.


Unit tes ini merupakan versi yang belum mendapatkan update fitur Bluelink. Ioniq 5 Bluelink diperkenalkan PT Hyundai Motors Indonesia per 13 September 2023.


Di mobil listrik canggih seperti Ioniq 5, Bluelink memang vital dibutuhkan karena pengguna dapat melakukan personalisasi kendaraan, kontrol jarak jauh, pengelolaan pengisian daya, hingga update fitur navigasi.


Koneksi Kabel

Masih di unit sebelum Bluelink, agar dapat terkoneksi dengan smartphone baik lewat aplikasi Apple Carplay atau Android Auto masih harus pakai kabel.


Wiper Belakang

Kaca belakang diklaim akan tetap bersih meski tanpa wiper.


Hyundai mengklaim kalau desain kisi di spoiler belakang akan menepis bintik air yang membasahi kaca belakang. Masalahnya pada mobil dengan desain hatchback seperti ini Ioniq 5, tapi turbelensi. Meski sudah dilengkapi spoiler, masih ada kemungkinan turbelensi mengangkat butiran air dari cipratan roda belakang terangkat dan menempel di kaca belakang.


Fitur Ini Harusnya Ada

Fungsi Auto Up & Auto Down hanya di sisi jendela pengemudi.


Untuk mobil seharga Rp 800 jutaan fitur auto up & down pada power window seharus tersedia di semua jendela, nyatanya di Ioniq 5 Signature Long Range ini hanya ada di jendela sisi pengemudi.

Volume bagasi 527 liter.


Selain itu, parcel shelf atau partisi penutup bagasi disayangkan absen mengingat fungsinya cukup penting menutup area bagasi yang ukurannya mencapai 527 liter.


Teks & Foto: Nugroho Sakri Yunarto

Comments


bottom of page