top of page

Khofifah Dukung ALLPACK SURABAYA 2026, Ajak UMKM dan Industri Terapkan Konsep Petik, Olah, Kemas, Jual

  • Gambar penulis: Editor
    Editor
  • 1 hari yang lalu
  • 3 menit membaca
Gubernur Jawa Timur menilai pameran internasional ALLPACK SURABAYA 2026 jadi momentum memperkuat hilirisasi, meningkatkan nilai tambah produk, serta mendorong daya saing UMKM dan industri menuju pasar ekspor.

Khofifah Indar Parawansa meresmikan pembukaan ALLPACK Surabaya 2026 (EastPack Surabaya) dan East Beauty Pack Expo 2026 di Grand City Convention Hall, Surabaya, Rabu (1/7).
Khofifah Indar Parawansa meresmikan pembukaan ALLPACK Surabaya 2026 (EastPack Surabaya) dan East Beauty Pack Expo 2026 di Grand City Convention Hall, Surabaya, Rabu (1/7).

OTOPLUS-ONLINE I Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyambut positif penyelenggaraan ALLPACK Surabaya 2026 (EastPack Surabaya) dan East Beauty Pack Expo 2026.


Menurutnya, pameran internasional yang berfokus pada teknologi pengolahan (processing), pengemasan (packaging), otomasi (automation), dan sistem penanganan material (material handling) untuk industri makanan dan minuman, farmasi, kosmetik, logistik, manufaktur dan lain sebagainya ini sebagi momentum penting untuk memperkuat hilirisasi industri melalui konsep Petik, Olah, Kemas, Jual, sehingga mampu meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperkuat daya saing UMKM dan industri nasional.


Pemberian bingkisan kepada anak-anak Panti Asuhan sebagai bentuk semangat berbagi dan kepedulian sosial.
Pemberian bingkisan kepada anak-anak Panti Asuhan sebagai bentuk semangat berbagi dan kepedulian sosial.

Saat menghadiri pembukaan pameran di Grand City Convention Hall, Surabaya, Rabu (1/7), Khofifah menilai ALLPACK Surabaya 2026 bukan sekadar pameran mesin dan teknologi, melainkan ruang kolaborasi yang mempertemukan inovasi, sinergi, serta peluang bisnis lintas sektor.


"Semangat menggerakkan semua energi positif dan produktif yang kita miliki, baik di Jawa Timur maupun di luar Jawa Timur. Ada inovasi, ada sinergi, ada kolaborasi yang sangat kuat," ujar Khofifah.


Menurutnya, penyelenggaraan pameran internasional yang menghadirkan teknologi pengolahan, pengemasan (packaging), material handling, hingga industri makanan, minuman, farmasi, kosmetik dan lain sebagainya ini akan memberikan nilai tambah yang besar bagi sektor manufaktur Indonesia.


"Ketika manufaktur diperkuat, maka hilirisasi juga akan semakin kuat. Seluruh warga bangsa membutuhkan percepatan proses hilirisasi tersebut," katanya.


Dalam sambutannya, Khofifah menekankan pentingnya konsep Petik, Olah, Kemas, Jual yang sangat relevan dengan kebutuhan pasar global.
Dalam sambutannya, Khofifah menekankan pentingnya konsep Petik, Olah, Kemas, Jual yang sangat relevan dengan kebutuhan pasar global.

Khofifah kemudian kembali menegaskan konsep yang telah lama ia dorong sejak awal 1990-an, yakni Petik, Olah, Kemas, Jual.


"Kalau saya bilang petik, olah, kemas, jual. Itu yang saya inisiasi sejak tahun 1992. Nelayan kita banyak, petani kita juga banyak. Mereka membutuhkan bagaimana hasil panennya diolah dan dikemas dengan baik sebelum dipasarkan," ungkapnya.


Menurut Khofifah, konsep tersebut sangat relevan dengan kebutuhan pasar global. Produk hasil pertanian, perikanan, agro, maupun hortikultura tidak cukup hanya dipanen, tetapi harus melalui proses pengolahan dan pengemasan yang memenuhi standar internasional agar mampu menembus pasar ekspor.


"Kalau petik, olah, kemas, jual bisa kita kuatkan lagi sesuai kebutuhan pasar ekspor, termasuk memenuhi persyaratan importir, kualitas produk, hingga standar packaging-nya," jelasnya.


Ia optimistis kehadiran ALLPACK Surabaya 2026 dapat menjadi jembatan bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) maupun UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha setelah mengikuti berbagai program yang tersedia selama pameran berlangsung.


"Saya rasa ini akan memberikan penguatan terutama bagi IKM. Mudah-mudahan pelaku usaha, baik skala menengah maupun besar, bisa ikut berpartisipasi dan IKM mendapatkan manfaat dari international exhibition kali ini," tuturnya.


Opening ceremony ALLPACK Surabaya 2026 (EastPack Surabaya) dan East Beauty Pack Expo 2026.
Opening ceremony ALLPACK Surabaya 2026 (EastPack Surabaya) dan East Beauty Pack Expo 2026.

Sementara itu, Krista Exhibitions Group resmi membuka ALLPACK Surabaya 2026 (EastPack Surabaya) dan East Beauty Pack Expo 2026 sebagai pameran Business-to-Business (B2B) berskala internasional yang menjadi wadah strategis bagi pelaku industri pengemasan, percetakan, pengolahan, logistik, manufaktur, hingga industri kecantikan.


Tahun ini menjadi tonggak baru karena untuk pertama kalinya ALLPACK Surabaya dan East Beauty Pack Expo diselenggarakan secara mandiri setelah sebelumnya bergabung dengan EastFood Indonesia (IIFEX) Surabaya. Pemisahan tersebut dilakukan seiring meningkatnya jumlah peserta dan tingginya antusiasme industri terhadap sektor pengemasan dan pengolahan.


Pameran diikuti lebih dari 120 peserta, termasuk 10 pelaku UMKM, yang menampilkan beragam inovasi teknologi pengemasan, mesin pemrosesan makanan dan minuman, percetakan, farmasi, logistik, hingga solusi kemasan untuk industri kosmetik dan personal care.


Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim menyampaikan keinginan Krista Exhibition dalam menghadirkan peluang kolaborasi yang lebih luas bagi UMKM dan pelaku industri.
Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim menyampaikan keinginan Krista Exhibition dalam menghadirkan peluang kolaborasi yang lebih luas bagi UMKM dan pelaku industri.

Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim, mengatakan penyelenggaraan ALLPACK Surabaya 2026 merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan platform bisnis yang mempertemukan produsen, distributor, importir, eksportir, serta pelaku industri dari berbagai sektor.


"Melalui penyelenggaraan ALLPACK Surabaya 2026 dan East Beauty Pack Expo 2026, kami ingin menghadirkan peluang kolaborasi yang lebih luas bagi UMKM dan pelaku industri. Surabaya memiliki peran strategis sebagai pusat perdagangan di kawasan Indonesia Timur, sehingga kami optimistis pameran ini akan menjadi momentum bagi dunia usaha untuk memperluas pasar, meningkatkan daya saing, serta mempercepat adopsi teknologi dan inovasi di sektor pengemasan maupun industri kecantikan," ujar Daud.


Khofifah melihat dari dekat stand para peserta ALLPACK Surabaya 2026.
Khofifah melihat dari dekat stand para peserta ALLPACK Surabaya 2026.

Selain menghadirkan pameran teknologi terbaru, ALLPACK Surabaya 2026 juga diramaikan berbagai seminar dari Kementerian Perindustrian, Indonesian Packaging Federation (IPF), pelaku industri farmasi, GIATPI, Kementerian UMKM, hingga GAPMMI yang membahas peningkatan daya saing industri, kemasan berkelanjutan, kepatuhan regulasi, serta penguatan UMKM.


Program Business Matching dan Hosted Buyer Program juga menjadi daya tarik utama karena mempertemukan peserta pameran dengan calon mitra bisnis dari dalam maupun luar negeri. Program tersebut diharapkan membuka peluang investasi, memperluas jaringan ekspor, sekaligus mempercepat transformasi industri pengolahan dan pengemasan di Indonesia Timur.


ALLPACK Surabaya (EastPack) 2026 dan East Beauty Pack Expo 2026 berlangsung pada 1–4 Juli 2026 di Grand City Convention Hall, Surabaya, mulai pukul 10.00–19.00 WIB.


Teks dan Foto: Indramawan

Komentar


logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2025 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page