• Editor

Komparasi All New Nissan Magnite 1.0L Turbo CVT Varian Upper dan Premium

Varian Upper dipasarkan Rp14,5 juta lebih murah dibanding varian Premium. Apakah sepadan?

All New Nissan Magnite Upper 1.0L Turbo CVT warna Onyx Black


OTOPLUS-ONLINE I Beberapa waktu lalu kami melakukan test drive lengkap All New Nissan Magnite dengan membawanya melintas tol Trans Jawa.


Apa saja fitur yang menjadi keunggulan, bagaimana posisi mengemudi, seperti apa karakter suspensi dan performa mesin, semua kelebihan dan kekurangan bisa kalian baca pada link berikut ini:


Baca juga: Uji Performa All New Nissan Magnite, Compact SUV 1.000 cc Turbo Surabaya-Jakarta PP


Nah, kalau pada pengetesan terdahulu unit yang dites adalah varian Premium 1.0L Turbo CVT, kali ini OTOPLUS-ONLINE akan mengulas varian Upper 1.0L Turbo CVT.


Apakah worth it varian ini dipertimbangkan mengingat selisih harganya hanya Rp14,5 juta lebih murah?

Eksterior Tak Berbeda

Tidak terlihat perbedaan antara varian Upper dan Premium


Kebetulan unit tes All New Nissan Magnite Upper 1.0L Turbo CVT yang kami pinjam dari Nissan Jemursari Surabaya ini juga berwarna Onyx Black.


Secara keseluruhan baik bodi maupun roda tidak ada ciri yang membedakan antara varian Upper dan Premium.


Bedanya baru kelihatan saat dicermati, varian Upper tidak dilengkapi kamera di bawah logo depan, sisi bawah spion samping dan sisi atas plat nomor yang mendukung fitur Around View Monitor seperti kepunyaan varian Premium.

Fitur Tetap Banyak

Fitur ASR (Anti-Skid Regulation) atau Traction Control tetap ada begitu juga Vehicle Dynamic Control, ABS, EBD, Hill Start Assist, Airbag ada dua, jok ISOFIX


Urusan fitur khususnya terkait keselamatan tetap berlimpah. Nissan membekali varian Upper dengan ABS (Anti-lock Braking System), EBD (Electronic Brake Distribution), ASR (Anti-Skid Regulation), VDC (Vehicle Dynamic Control), HAS (Hill Start Assist) sepasang airbag sampai jok ISOFIX.

Varian Upper tidak dibekali center arm rest yang sekaligus menjadi rumah air vent AC belakang. Sebagai gantinya ada kompartemen tambahan untuk meletakkan uang koin misalnya


Sisi yang dipangkas ada pada fitur kenyamanan, di antaranya sandaran tangan tengah. Pada perjalanan jauh seperti ketika kami melintas Trans Jawa, kehadiran center arm rest amat berguna dan efektif menunjang kenyamanan berkendara.

Hal sepele tapi tidak kami suka, diameter cup holder terlalu besar sehingga tidak dapat menggenggam botol ukuran 600 ml dengan sempurna, dan tombol pengunci pintu model jadul


Terkait dengan absennya center arm rest, air vent untuk penumpang belakang yang ada di varian Premium tidak dimiliki varian Upper.

Tombol cruise control absen di varian Upper


Fitur kenyamanan lain yang tanggal, yakni Cruise Control, buat yang sering melakukan perjalanan via tol, fitur ini sangat berguna lantaran efektif mengurangi kelelahan saat berkendara.

Setirnya tidak dibalut kulit sintetis seperti halnya varian Premium


Rasa berbeda akan terasa saat menggenggam lingkar kemudinya lantaran setir varian Upper tidak dibungkus material kulit sintetis seperti halnya varian Premium sehingga terasa lingkar kemudi varian Upper lebih kecil.

Instrument meter TFT 7 inci dengan animasi bergambar Nissan Magnite yang menyambut tidak berbeda dengan varian Premium bedanya di varian Upper tidak tersedia informasi Tyre Pressure Monitoring System


Melirik instrument meter TFT 7 inci, sebagian besar sama. Hanya saja varian Upper tidak dapat menampilkan informasi Tyre Pressure Monitoring System (TPMS).

Dilengkapi juga Retractable outside mirror, dan defroster kaca belakang, fitur ini tidak banyak disematkan pada mobil dengan harga Rp 300 jutaan tapi ada di Magnite


Namun Upper tetap memiliki multimedia system yang dapat terkoneksi dengan smartphone melalui Apple Carplay atau Android Auto, AC Auto Climate Control dan retractable side mirror.

Impresi Berkendara

Dapat berakselerasi 0-100 km/jam dalam tempo 11,3 detik atau tercepat di antara kompetitornya


Kalau sebelumnya kami hajar habis ke keluar kota, kali ini kita pakai tipis-tipis aja dengan jalanan perkotaan Surabaya dan sekitarnya (Sidoarjo dan Gresik) mewakili simulasi pemakaian sewajarnya sebuah compact SUV diandalkan sehari-hari.


Desain dasbor yang memberi sudut pandang 36,1 derajat ditopang fleksibilitas penyetelan pada jok pengemudi membuat pengemudi mudah memantau situasi di depan dan sekelilingnya. Entengnya putaran kemudi membuat manuver di kepadatan lalu lintas dalam kota Surabaya terasa mudah.


Baca juga: Test Drive Nissan Kicks e-Power, Mobil Listrik yang Katanya Nggak Perlu Dicas


Kelebihannya ketika dibawa ngebut 120-130 km/jam menuju Gresik, putaran kemudi berangsur menjadi berat sehingga menghadirkan kesan mantap. Kembali kami salut dengan sistem peredaman kabinnya.


Di varian Upper ini pun kabin terasa kedap berkat sistem insulasi khususnya karet pintu model ganda berlapis beludru yang sungguh efektif menangkis angin menyusup masuk ke celah pintu.

Ground clearance 186 mm membuat tenang ketika melewati medan off road ringan seperti ini


Karakter suspensi di All New Nissan Magnite ini unik. Saat melintas deretan speed trap di sebuah komplek perumahan misalnya. Jika kita melaju perlahan pada kecepatan 10-20 km/jam, penumpang justru akan terasa diguncang-guncang. Namun bila disikat dengan kecepatan 30-40 km/jam, guncangannya justru cenderung wajar dan dalam batas toleransi.


Untuk fitur Cruise Control yang absen, enggak ngaruh sih bila kita jarang membawanya keluar kota. Yang disayangkan fitur Around View Monitor absen padahal fitur AVM ini akan sangat berguna terutama buat mereka yang kurang pede saat bermanuver parkir lantaran dimensi kaca belakangnya yang termasuk kecil.


Baca juga: Nissan Magnite Pesaing Toyota Raize dan Daihatsu Rocky Dipasarkan Mulai Rp228,8 Juta


Selama dua hari beraktivitas di dalam kota, performa mesin 999 cc dengan tenaga 98,6 dk dan torsi 152 Nm terasa lebih dari cukup. Kami menyukai karakter transmisi CVT cerdas berteknologi XTronic khas Nissan. Cukup responsif namun halus, kekurangannya transmisi ini tidak dilengkapi dengan mode manual.


Compact SUV ini dapat berakselerasi 0-100 km/jam dalam tempo 11,3 detik atau tercepat di antara kompetitornya yaitu KIA Sonet, Toyota Raize, Daihatsu Rocky dan Renault Kiger.

Satu hal yang mengganggu adalah getaran mesin ketika berhenti sejenak dengan posisi transmisi di D. Misalnya ketika menunggu penyeberang jalan melintas zebra cross atau menanti mobil depan yang sedang bermanuver parkir. Mau enggak mau harus segera menggeser tuas ke N agar getaran mengganggu itu tidak muncul.

Rata-rata konsumsi bahan bakar berkisar 12,2 km/liter


Sementara untuk konsumsi bahan bakarnya dari pengetesan sejauh 186 kilometer di dalam kota membutuhkan asupan Pertamax sebanyak 15,4 liter. Sehingga didapat rata-rata konsumsi bahan bakar berkisar 12,2 km/liter.

Kesimpulan

Bumper belakang seolah didominasi panel ala-ala skid plate, dan lingkar roda 16 inci terlihat masih bisa dibesarkan agar lebih proporsional


Dengan selisih harga hanya Rp 14,5 juta menurut OTOPLUS-ONLINE lebih baik memilih varian Premium. Pasalnya fitur-fitur seperti Cruise Control, Around View Monitor, Tyre Pressure Monitoring System, Center Arm Rest+rear air vent, dan setir berlapis kulit jika ditotal akan bernilai lebih dari Rp 14,5 juta. Bagaimana menurut Kalian?


Berikut harga terbaru All New Nissan Magnite (OTR Surabaya) periode Oktober 2021

Upper M/T: Rp 237.900.000 Upper CVT: Rp 253.400.000 Premium M/T one tone: Rp 255.400.000 Premium CVT one tone: Rp 267.900.000 Premium M/T two tone: Rp 257.400.000 Premium CVT two tone: Rp 269.900.000

Teks dan Foto: Nugroho Sakri Yunarto