Kontes Modifikasi Motorex 2026 Surabaya Sukses Digelar, Diramaikan Kelas Eksebisi Custom Lighting
- Editor

- 13 jam yang lalu
- 3 menit membaca
Peserta kelas eksebisi Custom Lighting ditantang menampilkan kreativitas dalam memodifikasi sistem pencahayaan motor.

OTOPLUS-ONLINE I Kontes modifikasi motor MotorEx Surabaya 2026 kembali digelar sebagai supporting event dari event tahunan kontes modifikasi mobil level internasional, IAM (International Automodified) dengan sejumlah penyegaran.
Memasuki penyelenggaraan tahun ketujuh, ajang ini tidak hanya menghadirkan motor-motor dengan konsep modifikasi terbaru, tetapi juga diramaikan oleh banyak modifikator baru dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Penyelenggara Motorex 2026, Adi Pro, mengatakan antusiasme peserta tahun ini cukup tinggi, meskipun pada saat yang bersamaan digelar event kontes modifikasi di beberapa kota.
Menurutnya, kehadiran builder dan modifikator baru menjadi salah satu warna tersendiri dalam gelaran kali ini.

āBanyak motor-motor baru dan banyak modifikator baru. Builder-builder baru dari sekitar Jawa Timur ikut meramaikan Motorex tahun ini,ā ujar Sofyan Hadi dari Adi Pro Indonesia selaku event organizer saat ditemui di lokasi acaraĀ Convention Hall Tunjungan Plaza Surabaya pada Minggu, 21 Juni 2026.
Ia menjelaskan, peserta datang dari berbagai daerah seperti Madura, Malang, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, hingga sejumlah kota lain di Jawa Timur. Kehadiran peserta dari berbagai wilayah tersebut menunjukkan bahwa Motorex masih menjadi salah satu ajang yang diperhitungkan oleh para pecinta modifikasi roda dua.



Apalagi Motorex 2026 juga menghadirkan kelas tambahan yang menjadi daya tarik baru. Tahun ini penyelenggara membuka special class hasil kolaborasi dengan AES.
āYang menarik tahun ini ada special class yang masih bersifat eksebisi dari AES, yaitu Custom Lighting. Ada kelas Pro dan Non-Pro,ā kata Adi.



Sebagai info, AES adalah brand mengkhususkan diri dalam pengembangan teknologi dan desain produk lampu Biled dan Bilaser mobil dan motor serta berbagai jenis lampu lainnya untuk pasar dunia.
Pada kelas tersebut, peserta ditantang menampilkan kreativitas dalam memodifikasi sistem pencahayaan motor. Penilaian dilakukan berdasarkan tingkat kesulitan pengerjaan, kerapian, kualitas finishing, hingga kemampuan peserta dalam membuat komponen custom lighting.



āPenilaiannya meliputi tingkat kesulitan, kerapian, hasil finishing, dan pembuatan custom lighting,ā jelasnya.
Meski baru pertama kali digelar, kelas Custom Lighting langsung menarik perhatian peserta. Adi menyebut sudah ada sekitar 10 peserta yang mengikuti kategori tersebut. Ia berharap kelas ini dapat kembali hadir pada penyelenggaraan Motorex berikutnya dan mendapat respons yang lebih besar dari para modifikator.


Hal ini sebagaimana disampaikan Jonathan Evan dari Minority Custom Surabaya yang didaulat menjadi salah satu juri Motorex 2026.
Menurutnya, kategori Custom Lighting menawarkan tantangan berbeda karena fokus penilaiannya tidak hanya pada estetika, tetapi juga teknologi dan kreativitas.

āKelas lighting ini dinilai dari kreativitas lampunya, mulai dari warna, kecanggihan sistem pencahayaan, hingga fitur-fitur khusus seperti lampu yang bisa bergerak sendiri atau penggunaan proyektor di dalamnya,ā jelasnya.
Ia meyakini kategori tersebut memiliki potensi berkembang dan semakin diminati pada masa mendatang. Sebab, modifikasi sistem pencahayaan kini mulai menjadi salah satu area yang banyak dieksplorasi para builder untuk memberikan karakter unik pada kendaraan.
Ia meyakini kategori tersebut memiliki potensi berkembang dan semakin diminati pada masa mendatang. Sebab, modifikasi sistem pencahayaan kini mulai menjadi salah satu area yang banyak dieksplorasi para builder untuk memberikan karakter unik pada kendaraan.
āPrediksi saya ke depan kelas ini akan semakin ramai karena menjadi tantangan baru yang membutuhkan kreativitas tinggi,ā tambah Jonathan.


Turut menambahkan adalah Susanto Gunawan atau lebih dikenal dengan sapaan Yayank, seorang professional builder asal Bandung yang juga menjadi juri Motorex 2026.
"Masuknya AES menjadi partner Motorex diharapkan akan mengairahkan industri kreatif seperti kontes modifikasi ini. Dengan kata lain Motorex tak hanya menampung para pecinta modifikasi tapi juga menciptakan ekosistem industri kreatif otomotif di Indonesia," pungkas Yayank.
Teks: Indramawan
Foto: Indramawan, Dhyaan Icha




Komentar