Mazda CX-30 Kini Dirakit di Indonesia Harga Turun Rp86,5 Juta Jadi Rp499 Juta, Bagaimana dengan Kualitas?
- Editor

- 8 menit yang lalu
- 3 menit membaca
The New Mazda CX-30 adalah model Mazda pertama yang dirakit di Indonesia sehingga harga bisa lebih kompetitif.

OTOPLUS-ONLINE I PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) resmi membuka babak baru perjalanan Mazda di Tanah Air dengan menghadirkan The New Mazda CX-30 sebagai model Mazda pertama yang dirakit di Indonesia.
Diperkenalkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, langkah ini bukan hanya menjadi tonggak penting bagi Mazda, tetapi juga berdampak langsung pada harga jual yang kini jauh lebih kompetitif.

Berdasarkan perbandingan pricelist resmi Mazda Indonesia sebelum peluncuran model rakitan lokal dengan harga yang diumumkan di GIIAS 2026, Mazda CX-30 kini dibanderol Rp499.000.000 OTR Jakarta (Sumber: Press release Mazda Indonesia - 03 Agustus 2026) .

Sebelumnya, saat masih dipasarkan sebagai mobil Completely Built Up (CBU) dari Jepang, model ini memiliki harga Rp585.500.000 OTR Jakarta. Dengan demikian, harga The New Mazda CX-30 turun Rp86,5 juta.
Meski demikian, PT Eurokars Motor Indonesia tidak secara eksplisit menyebut penurunan harga tersebut semata-mata disebabkan oleh perubahan status dari CBU menjadi Completely Knocked Down (CKD).

Dalam siaran persnya, Mazda hanya menyatakan bahwa strategi perakitan lokal memungkinkan perusahaan menghadirkan struktur harga yang lebih kompetitif tanpa mengurangi kualitas produk.
The New Mazda CX-30 dirakit di Indonesia dengan mengadopsi Mazda Global Manufacturing Standards. Mazda menegaskan bahwa setiap unit diproduksi menggunakan standar global yang sama, mulai dari proses perakitan hingga Strict Quality Inspection pada setiap tahapan produksi.
Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia, Ricky Thio, mengatakan The New Mazda CX-30 merupakan representasi komitmen jangka panjang Mazda untuk menghadirkan kualitas global lebih dekat kepada pelanggan Indonesia.
“Setiap unit The New Mazda CX-30 dibangun berdasarkan tiga pilar utama, yaitu Same Craftsmanship, Same Engineering, dan Same Driving DNA, yang didukung dengan proses Strict Quality Inspection di setiap tahapan produksi. Dengan demikian, pelanggan akan merasakan kualitas, karakter berkendara, dan pengalaman premium yang sama seperti Mazda di seluruh dunia,” ujarnya.

Secara desain, The New Mazda CX-30 tetap mengusung filosofi KODO Design dengan karakter SUV premium yang tegas melalui proporsi bodi dinamis serta permainan lekukan khas Mazda.
Di dalam kabin, pendekatan Human-Centric Interior Design dipadukan dengan filosofi Jinba-Ittai untuk menghadirkan posisi berkendara yang ergonomis dan nyaman.




Fitur kenyamanan tetap menjadi salah satu daya tarik utama, termasuk sistem audio premium BOSE dengan 12 speaker, material kabin premium, serta bagasi berkapasitas 430 liter.
Dari sisi keselamatan, Mazda membekali CX-30 dengan 7 airbag serta paket teknologi i-Activsense Advanced Safety yang mencakup Smart Brake Support (SBS), Adaptive LED Headlights (ALH), High Beam Control (HBC), Blind Spot Monitoring (BSM), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Lane Departure Warning System (LDWS), Lane-keep Assist System (LAS), hingga Mazda Radar Cruise Control (MRCC).


Sementara itu, performanya tetap mengandalkan mesin SKYACTIV-G yang dipadukan dengan Skyactiv-Vehicle Architecture untuk menghadirkan karakter berkendara khas Mazda yang responsif, stabil, dan efisien.

Selain menawarkan harga baru yang lebih kompetitif, setiap pembelian The New Mazda CX-30 juga dilengkapi MyMazda Warranty selama tiga tahun atau 100.000 km serta Free Labor Service Package selama tiga tahun atau 60.000 km.
Selama GIIAS 2026, Mazda juga menghadirkan program penjualan khusus berupa uang muka mulai Rp77 juta, cicilan mulai Rp6,8 juta per bulan, serta penawaran bunga 0 persen sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Langkah Mazda memulai perakitan lokal melalui The New Mazda CX-30 menandai perubahan strategi perusahaan di Indonesia. Selain membuka peluang harga yang lebih kompetitif, produksi dalam negeri juga menjadi fondasi bagi Mazda untuk memperkuat daya saing di segmen SUV premium tanpa mengorbankan kualitas manufaktur yang selama ini menjadi identitas merek asal Jepang tersebut.
Teks: Indramawan
Foto: Mazda Indonesia




Komentar