top of page

Mazda CX-3 Pro AutoExe, Apakah Worth It Dihargai Nyaris Rp600 Juta?

  • Gambar penulis: Editor
    Editor
  • 5 jam yang lalu
  • 5 menit membaca
OTOPLUS-ONLINE coba cari jawabanya lewat test drive Mazda CX-3 Pro AutoExe sejauh 270 kilometer di rute dalam kota.

Mazda CX-3 Pro AutoExe, Eurokars Mazda Adityawarman memasarkan varian teratas ini dengan harga OTR Rp574.400.000 (Surabaya).
Mazda CX-3 Pro AutoExe, Eurokars Mazda Adityawarman memasarkan varian teratas ini dengan harga OTR Rp574.400.000 (Surabaya).

OTOPLUS ONLINE I Eurokars Mazda (PT Eurokars Motor Indonesia), agen pemegang merek Mazda di Indonesia memasarkan tiga varian Mazda CX-3 dengan dua pilihan kapasitas mesin (1.5L dan 2.0L), sebagai berikut:

  • Mazda CX-3 Touring (1.5L): Varian dasar yang efisien untuk penggunaan harian.

  • Mazda CX-3 Kuro Edition (1.5L): Varian dengan sentuhan desain lebih sporty, dilengkapi detail eksterior serba hitam dan fitur premium. Mazda

  • CX-3 Pro AutoExe (2.0L): Varian tertinggi dengan performa terkuat, yang dilengkapi dengan paket aksesori performa AutoExe.


Perbedaan utama antara ketiga varian Mazda CX-3 ini terletak pada konsep tampilannya. Varian Touring lebih menekankan desain standar yang elegan, Kuro Edition tampil lewat sentuhan gaya hidup aktif yang sporty dengan aksen gelap, sedangkan Pro AutoExe hadir dengan paket body kit performa agresif.


CX-3 Pro AutoExe dituning khusus oleh AutoExe.
CX-3 Pro AutoExe dituning khusus oleh AutoExe.

Mengesampingkan harganya, CX-3 Pro AutoExe sebenarnya sangat menarik. Varian ini memadukan gaya SUV kompak yang lincah dengan sentuhan AutoExe, tuning house khusus Mazda.



Tidak hanya tampilan estetika yang agresif, edisi ini juga menonjolkan peningkatan performa berkendara dan fitur premium kelas atas. Compact SUV ini dihadirkan untuk kalangan enthusiast yang mengincar kenyamanan dan performa.


Tampang Agresif


Dimensinya ideal untuk sebuah compact SUV urban.
Dimensinya ideal untuk sebuah compact SUV urban.

Secara dimensi, Pro AutoExe tak berbeda dengan CX-3 Touring atau Kuro. Panjangnya 4.275 mm, lebar 1.765 mm, dan tinggi 1.535 mm yang bertumpu pada sasis ber-platform Mazda DJ hasil pengembangan dari sasis Mazda 2.


Itu ditunjukkan dengan angka wheelbase yang identik 2.570 mm. Kombinasi dimensi dan wheelbase itu menjadikan CX-3 sebagai sebuah SUV urban ideal.



Kesan agresif hadir lewat penyematan paket styling AutoExe yang mencakup rear roof spoiler, rear under skirt yang dipertegas dengan grille dan bumper depan hitam, atap two-tone dan aksen merah pada emblem di grille, garnish belakang dan baut pelek.


Mazda CX-3 Pro AutoExe ditawarkan dalam 7 pilihan warna yaitu Soul Red Crystal Metallic (Premium), Machine Grey Metallic (Premium), Polymetal Grey Metallic (Premium), Aero Grey Metallic, Platinum Quartz Metallic, Snowflake White dan PearlJet Black Mica.


Kabin Premium Bernuansa Sporty


Jok elektrik berlapis kulit Nappa-suede.
Jok elektrik berlapis kulit Nappa-suede.

Aura sporty dan premium menyergap saat memasuki kabinnya. Interiornya didominasi soft panel yang terasa mahal ketika disentuh. Joknya dibalut kulit Nappa dikombinasi suede dengan setir berlapis kulit Nappa dan racing pedal yang menegaskan aura sporty.


Sistem audio premium JBL dengan 6 spiker.
Sistem audio premium JBL dengan 6 spiker.

Varian ini juga dilengkapi fitur-fitur penunjang kenyamanan. Seperti system audio premium dari JBL, Head-Up Display, jok elektrik dengan memori (sisi driver), wireless charger, power liftgate dan auto folding mirror.


Setidaknya ada 3 filosofi yang diterapkan Mazda saat mendesain interiornya.


Pertama, driver oriented. Itu terlihat dari tata letak kabin yang dirancang sangat ergonomis. Seluruh instrumen, panel, dan Active Driving Display diposisikan agar pengemudi dapat fokus sepenuhnya ke jalan.


Kedua, Jinba-Ittai lewat sentuhan material mewah seperti balutan kulit premium yang memberikan kesan menyatu dan hidup di dalam kabin, memastikan setiap momen di balik kemudi terasa eksklusif.


Shiftknob Spherical (Ball-shaped) AutoExe ini harganya Rp3,6 juta.
Shiftknob Spherical (Ball-shaped) AutoExe ini harganya Rp3,6 juta.

Kemudian disempurnakan dengan filosofi Kansei Tuning atau koneksi emosional. Sentuhan spesifik dari tuner Jepang AutoExe lewat aplikasi setir dan pedal dan shiftknob bernuansa racing menyuguhkan sensasi berkendara yang lebih agresif dan personal.


Mesin Berbeda Dengan Touring & Kuro


Mesin 2.0L SKYACTIV-G masih bisa diajak irit.
Mesin 2.0L SKYACTIV-G masih bisa diajak irit.

Mazda CX-3 Pro AutoExe ditenagai mesin SKYACTIV-G 2.0L, 4-silinder segaris, yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 147 DK/6.000 rpm dan torsi maksimum 195 Nm/2.800 rpm. Beda dengan varian Touring dan Kuro yang pakai mesin 1.5L.


Uniknya meski punya rasio kompresi sangat tinggi, 13:1 mesin ini tidak menuntut bensin beroktan 95 atau 98. Cukup RON minimal 90 dan bebas timbal.



Secara basis, mesin ini sama dengan mesin Mazda CX-5 ketika teknologi SKYACTIV-G diperkenalkan 2012, tetapi outputnya berbeda.


Demi menyesuaikan bobotnya mesin SKYACTIVE-G di CX-5 diset untuk menghasilkan tenaga maksimum sebesar 153 DK dan torsi maksimum 210 Nm.


Berpenggerak roda depan (FWD).
Berpenggerak roda depan (FWD).

Mesin SKYACTIV-G 2.0L dikawinkan dengan transmisi otomatis SKYACTIV-DRIVE 6-percepatan yang dilengkapi mode manual untuk perpindahan gigi yang agresif dan akselerasi lebih spontan.


Selain lewat shiftknob perpindahan gigi juga dapat dikontrol melalui paddle shift di setir.


Dari pengetesan kami, akselerasi 0-100 km/jam bisa tuntas dalam 8,6 detik. Sebagai perbandingan Mazda CX-3 Touring butuh 9,9 detik untuk tugas yang sama sementara top speed-nya dibatasi secara elektronik di sekitar 175 km/jam.


Tangki bensin berkapasitas 48 liter.
Tangki bensin berkapasitas 48 liter.

Menariknya konsumsi bahan bakar Mazda CX-3 Pro AutoExe masih bersahabat. Selama pengetesan sejauh 270 kilometer di rute dalam kota dan kombinasi capaiannya berkisar 8,6-9,2 km/liter untuk pemakaian di dalam kota (city driving) dan 9,5-11,6 km/liter untuk rute kombinasi.


Dual muffler, didesain untuk menghasilkan deru knalpot sporty tanpa mengganggu kenyamanan berkendara dan pengguna jalan lain.
Dual muffler, didesain untuk menghasilkan deru knalpot sporty tanpa mengganggu kenyamanan berkendara dan pengguna jalan lain.

Secara keseluruhan, mesin 2.0L Skyactiv-G pada Mazda CX-3 Pro AutoExe memiliki karakter fun-to-drive. Ia responsif, halus, dan bertenaga di putaran bawah hingga menengah.


Dengan filosofi Kansei Tuning dari AutoExe, performanya terasa agresif dan menyatu dengan pengemudi (Jinba-Ittai) membuat kalian akan betah berlama-lama mengemudikannya.


Karakter Suspensi dan Pengendalian


Ā CX-3 Pro AutoExe terasa lincah di perkotaan.
Ā CX-3 Pro AutoExe terasa lincah di perkotaan.

Suspensi di CX-3 Pro AutoExe bukanlah tipe yang eksotis. Malah tergolong basic dengan McPherson Strut di depan dan torsion beam di belakang.


Jarak pijak roda di CX-3 Pro AutoExe adalah 1.525 mm (depan) dan 1.520 mm (belakang).


Angka ini lebih sempit jika dibandingkan Hyundai Creta yang 1.557 mm (depan) dan 1.570 mm (belakang) atau Honda HRV e:HEV yang 1.545 (mm) dan 1.550 mm (belakang).


Pelek 18 x 7 inci dengan baut ProExe yang dibalut ban Toyo Proxes R52A ukuran 215/50-18.
Pelek 18 x 7 inci dengan baut ProExe yang dibalut ban Toyo Proxes R52A ukuran 215/50-18.

Untuk jarak sumbu rodanya, Mazda CX-3 Pro AutoExe 2.570 mm, sementara Hyundai Creta dan Honda HRV e:HEV sama-sama di 2.610 mm.


Meski di sisi pengendalian seperti stabilitas, traksi dan bodyroll saat bermanuver di tikungan kalah baik, wheel tread dan wheelbase yang lebih kecil punya keunggulan utama seperti radius putar lebih kecil, kemampuan manuver di ruang sempit lebih baik serta aerodinamika yang lebih baik karena hambatan angin depan yang lebih minim.


Teorinya CX-3 menawarkan keunggulan aerodinamika lebih baik karena ground clearance-nya yang 155 mm. Bandingkan dengan Hyundai Creta yang 190 mm dan Honda HRV e:HEV 195 mm.


Strut tower bar yang berperan meningkatkan kekakuan sasis.
Strut tower bar yang berperan meningkatkan kekakuan sasis.

Untuk mengatasi kekurangan pada aspek stabilitas, traksi dan bodyroll, Mazda melengkapi varian Pro dengan performance part AutoExe meliputi strut tower bar, floor crossbar dan lower arm bar.


Komponen-komponen tambahan ini secara signifikan meningkatkan kekakuan bodi sehingga menghasilkan karakter pengendalian yang lebih stabil, presisi dan tajam.


Aksesori AutoExe ini tersedia di dealer Mazda sebagai aksesori resmi. Jadi seandainya kalian pemilik CX-3 Touring atau Kuro ingin mengadopsinya, bisa dipasang langsung di dealer resmi tanpa menggugurkan garansi kendaraan.


Catatan Kami


Harganya kelewat mahal untuk sebuah compact SUV.
Harganya kelewat mahal untuk sebuah compact SUV.

Pertama, mobil ini kurang ideal dijadikan sebagai mobil keluarga sebab ruang baris kedua terbatas. Volume bagasinya juga tidak istimewa di 350 liter. Apabila butuh space lebih kapasitas bagasi dapat ditingkatkan jadi 1.260 liter dengan melipat sandaran jok belakang.


Ruang kabin belakang terbatas.
Ruang kabin belakang terbatas.

Sebagai perbandingan, kapasitas bagasi Hyundai Creta menyentuh 433 liter yang dapat ditingkatkan jadi 1.401 liter dengan melipat jok belakang.

Kedua, harganya mahal.


Selisih harga dengan varian di bawahnya (Kuro) mencapai Rp144.500.000! Otomatis konsumen akan lebih melirik Mazda CX-30 (Rp593.300.000) yang menawarkan ruang kabin lebih lega dengan platform dari Mazda 3 generasi keempat, serta kenyamanan premium.


Ketiga, aplikasi performance parts efektif meningkatkan aspek stabilitas dan pengendalian, konsekuensinya karakter sasis dengan tingkat kekerasan suspensi yang lebih kaku akan mengurangi kenyamanan pada pemakaian harian khususnya buat konsumen compact SUV reguler.


Teks dan Foto: Nugroho Sakri Yunarto

Komentar


logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2025 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page