• Editor

Membaca Kondisi Mesin Lewat Warna Busi


Sebagai pemantik api di ruang bakar, peran busi itu vital. Gejala motor berebet dan tersendat, atau bahkan tidak mau hidup. Itu salah satunya bisa disebabkan oleh busi. Juga motor yang menjadi boros, dan masih banyak lagi.


“Kondisi busi sangat mempengaruhi performa mesin,” ujar Satya Prahnowo, Technical Service Division Head MPM Honda Jatim. Juga sebaliknya, kondisi mesin juga dapat diketahui dari busi, dengan memperhatikan warna elektrodanya.

Warna dan kondisi elektroda busi menggambarkan seperti apa kondisi busi dan mesin.


Namun demikian banyak pemilik motor yang ogah memeriksa secara berkala kondisi busi motor kesayangan. Pertama karena posisi busi yang kadang tersembunyi, dan butuh peralatan khusus untuk membukanya. Juga karena umur busi tidak bisa diprediksi.

Di AHASS, ganti busi hanya butuh waktu 5 menit tanpa antre.


"Jika mengalami kesulitan segera hubungi AHASS terdekat. Untuk pergantian busi, hanya 5 menit tanpa antre. " pesan Satyo Prahnowo coba menawarkan solusi.


Nah paling tidak, jika Anda ingin tahu seperti apa kondisi busi dan mesin motor, pelajari 'bahasa warna' busi berikut ini:


1. Warna Abu-Abu atau Merah Bata

Busi dengan elektroda warna merah bata atau abu abu menandakan komposisi perbandingan bahan bakar dan udara telah seimbang (sesuai kebutuhan pembakaran secara kimia). Proses pembakaran yang dihasilkan optimal dan efisien. Mesin dalam kondisi sehat, bertenaga & hemat bahan bakar.

2. Warna Hitam & Kotor

Kalau warna elektroda busi hitam dan kotor maka itu menandakan ketidakseimbangan campuran udara dan bensin. Biasanya diakibatkan terlalu banyak bahan bakar (campuran kaya atau campuran basah) akibatnya terjadi penumpukan karbon sisa pembakaran di elektroda busi. Akibat yang bisa dirasakan biasanya mesin terasa kurang bertenaga & boros BBM.

3. Warna Putih

Warna putih pada elektroda busi menandakan kalau campuran udara dan bensin terlalu miskin, suplai bahan bakar minim. Mesin biasanya akan lebih cepat panas, konsumsi BBM pun boros dan akselerasinya payah. Kondisi ini mengharuskan pemeriksaan pada sistem suplai bahan bakar lewat tune up atau servis lengkap dan sebaiknya diikuti dengan penggantian busi.

4. Warna Hitam & Basah

Kondisi yang biasanya dibarengi dengan keluarnya asap putih dari knalpot ini mengindikasikan ada oli yang masuk ke ruang bakar. Itu merupakan petunjuk kalau ring piston sudah lemah atau kemungkinan liner piston yang baret dan bisa juga sekadar sil klep yang mulai bocor.


Teks: Nugroho Sakri Yunarto

Foto: MPM Honda Jatim