• Editor

Peugeot 9X8 Ramaikan Balap Ketahanan FIA World Endurance Championship 2022

Untuk pertama kalinya, Peugeot menanggalkan sayap belakang pada hypercar gacoannya.

Peugeot 9X8 akan mengawali debutnya di ajang FIA World Endurance Championship 2022

OTOPLUS-ONLINE I Diluncurkan awal Juli lalu, Peugeot 9X8 langsung mengundang perhatian publik karena menambah warna dan juga persaingan pada ajang FIA World Endurance Championship (FIA WEC) yang akan diadakan tahun 2022 mendatang.


Desain hypercar yang digarap oleh pabrikan asal Prancis memang tidak pernah terlihat sebelumnya pada kategori mobil Hypercar.


Sosoknya futuristik terlihat bak seekor singa yang tengah mengambil kuda-kuda dan bersiap menerkam mangsanya.


Baca juga: Gandeng Total, Peugeot Bangun Le Mans Hypercar


Sesuai Bahasa desain Peugeot, lampu depan dan belakang berupa lampu garis LED yang membentuk seperti tiga buah cakar.

Aksen warna hijau terang Kryptonite Acid Green membuat kabin terlihat atraktif


Desainnya seperti pada lampu belakang pada Peugeot 3008 & 5008 SUV yang dijual di Indonesia. Penggunaan warna abu-abu ‘Selenium Grey‘ dipadukan warna hijau terang ‘Kryptonite Acid Green/Yellow‘ yang digunakan baik pada bagian eksterior maupun di kokpit.


Hal ini sejurus dengan bahasa desain yang dianut divisi Peugeot Sport Engineered, spesialis balap dari Peugeot.


“Kombinasi anatara skema warna dan Peugeot i-Cockpit© Styling pada kokpit Peugeot 9X8 memberikan gambaran yang sangat berbeda dan membuat siapapun yang melihat tampilan on-board camera akan langsung mengetahui bahwa ini Peugeot.” ucap Matthias Hossann, Peugeot Design Director.


Baca juga: Begini Rasanya Ngegas SUV 7-Seater Asal Perancis: New Peugeot 5008 SUV GT Line


Sayap belakang pada mobil Hypercar pertama kali terlihat pada ajang Le Mans 24 Hours di mobil Chaparral 2F yang berlaga di tahun 1967 dan, hingga kini tetap dipergunakan.


Namun, untuk pertama kalinya, di era sekarang ini Peugeot menanggalkan sayap belakang hypercar yang dipersiapkan untuk ajang FIA WEC ini.

Baru kali ini Peugeot menghilangkan sayap belakang


Absennya sayap belakang memberikan kebebasan kepada desainer untuk mendesain siluet hypercar yang belum pernah terlihat sebelumnya.


Baca juga: Jajal Peugeot 3008 SUV Allure Plus (5-Habis): Impresi Berkendara


“Mendesain Peugeot 9X8 selalu menjadi pengalaman yang luar biasa karena kami memiliki kebebasan dalam menciptakan, berinovasi, dan mengeksplor di luar batas untuk mengeluarkan kemampuan performa maksimal terutama aerodinamika,” ucap Ollvler Jansonnie, Peugeot WEC Sport WEC Programme Technical Director.


Teks: Nugroho Sakri Yunarto

Foto: Peugeot