Siapa Paling Siap Hadapi Putaran Pertama MotoGP 2026 di Thailand?
- Editor

- 16 jam yang lalu
- 2 menit membaca
Hasil tes pramusim terakhir di Buriram memberi gambaran cukup jelas siapa paling siap hadapi putaran pertama MotoGO 2026 di Thailand.

OTOPLUS ONLINE I Putaran pembuka MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram, Thailand, tinggal menghitung hari.
Tes pramusim terakhir di trek yang sama memberi gambaran cukup jelas: ada yang sudah matang, ada yang masih mencari arah.
Berdasarkan rangkuman analisis dari Autosport, dua pabrikan terlihat paling siap sejak awal.
Ducati: Paket Paling Komplet

Ducati kembali menunjukkan standar tinggi. Keunggulan mereka bukan hanya pada time attack, tetapi juga dalam simulasi balapan.
Stabilitas saat pengereman, traksi keluar tikungan, serta konsistensi pace membuat motor Desmosedici tampak sebagai paket paling seimbang.
Meski demikian, bukan berarti tanpa PR. Francesco Bagnaia disebut masih mengutak-atik detail feeling pada bagian depan motor untuk menemukan titik nyaman maksimal.
Sementara Marc Marquez, meski kecepatannya tetap mengintimidasi, tetapi proses adaptasi terhadap karakter motor barunya belum sepenuhnya rampung. Ia sudah kompetitif, namun belum sepenuhnya berada di zona nyaman absolut.
Jika Marquez mampu menyatukan insting agresifnya dengan stabilitas paket motor, ancamannya akan sangat nyata sejak seri pertama.
Aprilia: Penantang Serius Sejak Lap Pertama

Jika ada tim yang benar-benar terlihat siap mengganggu dominasi Ducati, itu adalah Aprilia.
Motor RS-GP generasi terbaru menunjukkan peningkatan besar, terutama pada stabilitas saat masuk tikungan cepat.
Kedalaman line-up juga menjadi kekuatan. Jorge Martin terlihat semakin fit dan agresif, sementara performa konsisten dari pembalap lain memperlihatkan bahwa Aprilia bukan lagi sekadar kuda hitamāmereka kandidat pemenang.
KTM dan Honda: Progres yang Belum Cukup

KTM menunjukkan peningkatan, terutama dalam manajemen ban dan aerodinamika. Namun jarak terhadap dua pabrikan terdepan masih terasa.

Hal serupa juga dialami Honda. Tenaga mesin disebut membaik, tetapi problem grip yang menghantui musim sebelumnya belum sepenuhnya terselesaikan.
Di Buriram, masalah ini bisa menjadi krusial karena karakter sirkuit sangat menuntut traksi saat keluar tikungan lambat.
Yamaha: Proyek Besar yang Masih Butuh Waktu

Perubahan besar yang dilakukan Yamaha dengan konsep mesin V4 belum memberikan hasil instan.
Catatan satu lap cukup menjanjikan, tetapi dalam simulasi panjang performanya belum stabil.
Untuk putaran pertama di Thailand, Yamaha tampaknya masih berada dalam fase pembelajaran, bukan posisi menyerang.
Kesimpulan
Jika melihat data tes, konsistensi long run, dan kepercayaan diri pembalap, Ducati dan Aprilia adalah dua kandidat paling siap menghadapi seri pembuka di Thailand.
Namun MotoGP jarang berjalan sesuai prediksi. Faktor cuaca, strategi ban, dan insiden awal musim bisa mengubah peta kekuatan dalam satu akhir pekan.
Teks: Indramawan
Foto: Instagram @motogp




Komentar