top of page

SsangYong Ganti Nama Jadi KGM, Siap Action Ke Indonesia dengan Actyon?

Gambar penulis: Editor
Editor
4 menit yang lalu
2 menit membaca
Kemunculan KGM jadi menarik karena terkait sejarah dengan SsangYong di Indonesia, dan KGM kini tengah memperluas portofolio dan pasar internasionalnya.

KGM Actyon terbaru hadir dengan pendekatan modern sebagai SUV bergaya coupe yang memadukan karakter sporty dan kepraktisan.
KGM Actyon terbaru hadir dengan pendekatan modern sebagai SUV bergaya coupe yang memadukan karakter sporty dan kepraktisan.

OTOPLUS-ONLINE I Nama KGM atau KG Mobility kembali menarik perhatian setelah muncul dalam materi postingan terbaru di akun resmi Instagram. Merek asal Korea Selatan ini kini membangun identitas baru setelah sebelumnya dikenal luas dengan nama SsangYong.


Kemunculan KGM menarik jika dikaitkan dengan pasar Indonesia. Sebab, nama SsangYong bukan sesuatu yang benar-benar asing bagi konsumen Tanah Air. Setelah berada di bawah KG Group, perusahaan memasuki babak baru dan menggunakan nama KG Mobility sejak 2023.


Salah satu produk barunya adalah Actyon, SUV yang menghidupkan kembali nama model yang pertama kali digunakan pada 2005.


KGM memperkenalkan Actyon generasi kedua pada 15 Juli 2024 dengan kode proyek J120. Jika generasi pertama dikenal sebagai salah satu pionir konsep Sports Utility Coupe (SUC), Actyon terbaru hadir dengan pendekatan modern sebagai SUV bergaya coupe yang memadukan karakter sporty dan kepraktisan.


KGM juga menyiapkan Actyon untuk pasar internasional. Setelah diperkenalkan, ekspor model ini dimulai Oktober 2024.


Sekilas Spesifikasi Actyon


Actyon menggunakan mesin bensin 1.5 T-GDI, namun juga tersedia versi hybrid.
Actyon menggunakan mesin bensin 1.5 T-GDI, namun juga tersedia versi hybrid.

Actyon memiliki panjang 4.740 mm, lebar 1.910 mm, tinggi 1.670 mm, dan wheelbase 2.680 mm.


Untuk pasar Korea, Actyon menggunakan mesin 1.5 T-GDI dengan tenaga hingga 170 PS dan torsi 28,6 kgf.m. Sementara spesifikasi global KGM mencatat output 163 PS dan 280 Nm, menunjukkan adanya perbedaan spesifikasi antar pasar.


KGM juga telah menghadirkan Actyon Hybrid. Versi ini menggabungkan mesin 1.5 T-GDI dengan sistem Dual Tech Hybrid, e-DHT, dual motor dan baterai 1,83 kWh.


Apakah Actyon Masuk Indonesia?


Untuk saat ini, belum ada pengumuman resmi KGM yang mengonfirmasi Actyon akan dipasarkan di Indonesia. Karena itu, kehadirannya di Tanah Air masih sebatas potensi.


Namun, kemunculan KGM menjadi menarik jika dikaitkan dengan sejarah SsangYong di Indonesia. Apalagi KGM kini tengah memperluas portofolio dan pasar internasionalnya.


Bagi konsumen yang masih mengingat nama SsangYong, perubahan ini menjadi babak baru yang menarik untuk dicermati.


Pertanyaannya, apakah Actyon akan menjadi salah satu model yang dibawa KGM jika kembali memperkuat jejaknya di Indonesia?


Teks: Indramawan

Foto: KGM Global

Ā 
Ā 
logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2026 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page