Superchallenge Superprix 2026 Seri 4 Surabaya Bakal Jadi Perang Bintang, 30 Tim Sudah Booking Paddock GBT

Abed Nego dari Genta Auto & Sports selaku organizer Superchallenge Superprix menyebut Seri 4 Surabaya berpotensi menjadi ajang perang bintang.

OTOPLUS-ONLINE I Superchallenge Superprix 2026 memasuki seri 4 dan bersiap menghadirkan pertarungan yang diprediksi bakal semakin sengit. Setelah melewati tiga seri di Tasikmalaya, Boyolali, dan Malang, ajang balap roda dua ini kini menuju Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada 21–22 Agustus 2026.
Jika tiga seri sebelumnya sudah menyajikan persaingan ketat, Seri 4 Surabaya diprediksi menjadi salah satu putaran paling menarik musim ini. Pasalnya, persaingan poin hingga Seri 3 Malang masih sangat rapat sehingga peluang menjadi juara umum Superchallenge Superprix 2026 masih terbuka lebar.

Abed Nego dari Genta Auto & Sports selaku organizer Superchallenge Superprix menyebut Seri 4 Surabaya berpotensi menjadi ajang perang bintang.
“Pastinya akan sangat menarik karena di Seri 4 yang akan dilaksanakan di Sirkuit GBT akan menjadi perang bintang,” ujar Abed.
Ketatnya persaingan juga terlihat dari peta klasemen sementara. Setelah tiga seri, belum ada pembalap yang benar-benar mampu melepaskan diri dari kejaran rivalnya. Kondisi tersebut membuat setiap poin di Surabaya menjadi sangat penting.
“Persaingan makin sangat seru dan susah ditebak siapa yang akan menjadi juara umum di Superchallenge Superprix 2026, dikarenakan poin-poin pembalap sampai dengan Seri 3 kemarin masih sangat rapat,” lanjutnya.
GBT Jadi Arena Favorit Rider

Selain persaingan antarpembalap, karakter Sirkuit GBT menjadi daya tarik tersendiri. Lintasan sepanjang sekitar 1,2 kilometer ini memiliki enam tikungan kanan dan tiga tikungan kiri, dengan trek lurus sekitar 400 meter.
Konfigurasi tersebut membuat GBT menawarkan perpaduan antara karakter road race dan sensasi adu akselerasi ala drag race. Rider dituntut mampu memaksimalkan kecepatan di trek lurus, kemudian melakukan pengereman keras dan tetap presisi ketika memasuki tikungan.
Karakter cepat sekaligus teknikal ini diyakini bakal membuat strategi dan kemampuan rider semakin menentukan hasil balapan.
Menariknya, Seri 4 juga menjadi kesempatan bagi para rider Asia untuk menunjukkan kemampuan terbaik setelah sebelumnya menghadapi tantangan permukaan aspal di Sirkuit Kanjuruhan, Malang.
Baca juga: Bintang Balap Asia Siap Ramaikan Superchallenge Superprix 2026 Seri 3 Malang Akhir Pekan Ini
Menurut Abed, kondisi GBT justru diyakini akan membuat para rider tampil lebih agresif.
“Performa rider akan lebih all out karena sirkuit permanen GBT ini menjadi salah satu sirkuit favorit para rider Superchallenge Superprix,” jelasnya.
30 Tim Sudah Booking Paddock

Antusiasme menuju Seri 4 Surabaya juga mulai terlihat dari jumlah tim yang akan ambil bagian. Hingga Kamis (20/8), sekitar 30 tim sudah melakukan booking paddock di Sirkuit GBT.
Jumlah tersebut menjadi indikasi bahwa persaingan di Surabaya bakal berlangsung meriah, baik di lintasan maupun di area paddock.
“Update per hari ini sudah ada sekitar 30 team yang booking paddock. Pastinya nanti akan sangat seru. Jangan sampai kelewatan saksikan pertarungan sengit para rider Superchallenge Superprix di Sirkuit GBT,” tutur Abed.
Dengan persaingan klasemen yang masih terbuka, hadirnya para rider bintang, serta karakter Sirkuit GBT yang cepat dan teknikal, Seri 4 Surabaya menjadi momentum penting dalam perjalanan menuju gelar juara umum Superchallenge Superprix 2026.
Bagi para penggemar balap motor di Surabaya dan sekitarnya, akhir pekan ini menjadi waktu yang tepat untuk menyaksikan langsung bagaimana para rider terbaik Superchallenge Superprix saling beradu kecepatan, strategi, dan keberanian di lintasan GBT.
Teks: Indramawan
Foto: Dok. OTOPLUS-ONLINE



