• Editor

Tes Konsumsi BBM All New Suzuki Ertiga Hybrid: Beneran Irit?

Hasil Media Test Drive All New Suzuki Ertiga Hybrid pada 22 Juni 2022 lalu torehkan konsumsi BBM di kisaran 20-25 km/liter, tapi di rute menurun Batu-Surabaya!

OTOPLUS-ONLINE I Untuk membuktikan keiritan All New Suzuki Ertiga Hybrid, PT Suzuki Indomobil Sales menggelar Media Test Drive All New Suzuki Ertiga Hybrid 22 Juni 2022 lalu dengan rute Batu-Malang menuju Surabaya.


Event yang hanya diperuntukkan untuk media asal Jakarta ini membuat OTOPLUS-ONLINE dengan beberapa media otomotif lokal di Surabaya yang tahu betul medannya tersenyum.


Menurut kami dengan rute pengetesan yang didominasi jalan menurun seperti pada rute Batu-Surabaya jelas akan didapatkan hasil pengujian yang fantastis. Tentu saja hal itu baik untuk publikasi karena memang itu tujuan digelarnya acara itu.

Benar saja, rata-rata peserta dengan mudah menorehkan konsumsi BBM di kisaran 20-25 km/liter bahkan ada yang menembus 34,2 km/liter untuk varian bertransmisi manual.


Baca juga: Suzuki Ertiga Hybrid Meluncur di Jawa Timur Seharga Low MPV Non-Hybrid


Raihan itu tentu saja didapat dengan perlakuan serba terkontrol seperti kecepatan yang dipatok pada kisaran 60-70 km/jam, setting AC disamakan, jumlah penumpang yang dibatasi maksimal 3 orang dan variabel-variabel lain.


OTOPLUS ONLINE pun tergelitik, bagaimana kalau All New Suzuki Ertiga Hybrid ini dipakai normal layaknya kebanyakan orang. Untuk menjawab itu OTOPLUS-ONLINE melakukan pengetesan.


Baca juga: Suzuki All New Ertiga Hybrid, Mobil Elektrifikasi Pertama Harga Terjangkau


Pertama, rute pengetesan kami balik dari Surabaya ke Malang, kami ingin mengetahui berapa konsumsinya kalau diajak melintas di jalur menanjak.


Kedua, kecepatan kami sesuaikan dengan kondisi lalu lintas. Wajarnya berkendara normal. Ketiga, penumpang 3 orang dengan barang bawaan seperti layaknya perjalanan liburan keluar kota selama dua hari.

Nah, bermodal All New Suzuki Ertiga Hybrid SS bertransmisi AT yang kami pinjam dari PT United Motors Centre, OTOPLUS-ONLINE melakukan pengetesan untuk membuktikan keiritan sesungguhnya All New Suzuki Ertiga Hybrid.


Semoga hasil pengetesan ini bermanfaat buat kalian yang sedang mengincar All New Suzuki Ertiga Hybrid.


All New Suzuki Ertiga Hybrid

Kendaraan hybrid dengan harga paling terjangkau saat ini


Suzuki Indonesia mengembangkan cara kerja mobil hybrid yang lebih terjangkau dengan melahirkan teknologi hybrid kategori mild atau ringan yang dinamai Suzuki Smart Hybrid. Teknologi inilah yang dibenamkan di All New Suzuki Ertiga Hybrid.

Mesin 4 silinder DOHC VVT 1.462 cc yang digunakan sama dengan Ertiga reguler


Menurut Yulius Purwanto, selaku Head of 4W Product Development PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), teknologi Suzuki Smart Hybrid (SSH) ini menyasar pada tiga manfaat utama, yakni mengurangi emisi CO2, meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar, serta menyesuaikan daya beli masyarakat agar lebih terjangkau.

Dibekali dua baterai, tipe lead acid dan lithium ion


Cara kerja mesin mobil hybrid Suzuki ini tambah Yulius, “Dapat meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar dan mengurangi emisi gas buang. Suzuki Smart Hybrid juga merupakan sistem elektrifikasi yang paling terjangkau dari segi harga. Ketiga manfaat inilah yang kami yakini dibutuhkan masyarakat Indonesia saat ini.”

Integrated Starter Generator berfungsi sebagai motor dan generator yang menangkap dan menyimpan energi listrik ke Lithium-Ion Battery


Suzuki Smart Hybrid terdiri dari 3 komponen utama yang menunjang kinerja mesin pembakaran konvensional, yaitu ISG (Integrated Starter Generator), Lithium-Ion Battery dan Regenerative Braking. ISG merupakan pengembangan teknologi pertama yang dilakukan Suzuki dalam menciptakan kendaraan yang irit bahan bakar dengan harga terjangkau.

Aki khusus mendukung fitur Stop & Start, harganya berkisar Rp3,5 juta


Dengan penggunaan komponen ISG dan Lithium-Ion Battery, mobil Suzuki memiliki keuntungan seperti adanya fitur auto-stop, restart yang halus dan senyap setelah auto-stop aktif, bantuan tenaga untuk akselerasi yang lebih ringan saat stop and go, serta kemudahan regenerasi daya baterai selama pengurangan laju kendaraan.

Sementara baterai Lithium Ion 6Volt 12 Watt diposisikan di bawah jok penumpang depan


ISG berfungsi sebagai motor dan generator yang menangkap dan menyimpan energi listrik ke Lithium-Ion Battery. Energi listrik inilah yang menjaga komponen kelistrikan mobil tetap menyala saat mobil dalam posisi berhenti (engine auto start stop aktif), sehingga akan membuat konsumsi bahan bakar lebih efisien karena tidak terjadi proses pembakaran.

Sistem kerja Suzuki Smart Hybrid terpantau di MID


Teknologi Suzuki Smart Hybrid akan lebih terasa manfaatnya saat digunakan dalam kemacetan lalu lintas dengan adanya fitur auto-stop dan bantuan akselerasi dari ISG, yang akan memberikan dampak pada efisiensi konsumsi bahan bakar secara akumulatif.


Surabaya - Malang

Rutenya sengaja kami balik ke arah Malang


Mengawali pengetesan ini, pertama-tama kami memastikan tekanan angin ban sesuai anjuran buku panduan yakni 29 psi dengan beban 3 penumpang plus bagasi.

Sebelumnya BBM kami isi penuh hingga bibir tangki


Setelah itu tangki bahan bakar berkapasitas 45 liter kami isi penuh menggunakan bensin beroktan 92 (Pertamax) hingga ke bibir tangki. Disambung dengan mereset tripmeter dan average fuel consumption.

Transmisi otomatisnya masih tipe Torque Converter 4 percepatan


Pengetesan ini sengaja kami lakukan pada hari kerja untuk menghindari kemacetan parah yang biasanya terjadi di gate tol khususnya di gate tol Sidoarjo saat akhir pekan.

Fitur cruise control menjaga kecepatan stabil selama pengetesan


Lepas gate Waru, untuk menjaga kecepatan terjaga konstan, cruise control kami aktifkan pada kecepatan 94 km/jam. Kecepatan itu kami tentukan untuk menyesuaikan laju kecepatan mobil-mobil lain sehingga dapat mewakili penggunaan sesungguhnya.

Di rute Waru-Gempol, meraih konsumsi 14,4 km/liter dengan kecepatan rata-rata 94 km/jam


Pada ruas tol Waru-Gempol yang cenderung rata, average fuel consumption di MID menunjukkan angka 14,4 km/liter pada ruas Waru-Gempol suhu udara terpantau 32 derajat Celcius.

Lepas gate Gempol 1, mulai disuguhi jalan menanjak


Lepas gate Gempol, jalanan mulai menanjak dan suhu udara sedikit turun berkisar 30 derajat Celcius. Di ruas ini cruise control kami set antara 90-92 km/jam untuk menyesuaikan dengan laju kendaraan lain di ruas ini.

Di rute menanjak siklus SSH dominan membuang kapasitas baterai untuk menyuplai daya ke perangkat ISG


Adanya fitur cruise control di All New Ertiga Hybrid kami rasakan sangat efektif, jalan jauh jadi lebih santai. Apalagi karakter suspensi Ertiga sudah dikenal nyaman dengan ruang kabin yang lega dan jok yang tergolong empuk meski kalau kami bandingkan dengan jok kepunyaan Mitsubishi Xpander, masih yang terbaik.

Jalan yang lengang memungkinkan kecepatan dikembangkan konstan


Oh ya, di rute menanjak seperti ruas Gempol-Singosari bukan berarti ISG lantas totally non aktif. ISG akan tetap sigap bekerja mengisi baterai ketika terjadi proses deselerasi, misal saat harus mengurangi kecepatan ketika ada kendaraan di depan yang tiba-tiba memotong jalur atau mengerem.

MID menunjukkan konsumsi rata-rata 13,8 km/liter


ISG juga akan aktif mendukung kerja mesin ketika berakselerasi selama daya pada baterai Lithium-Ion masih tersedia. Siklus kerja sistem Suzuki Smart Hybrid bisa dipantau dari layar MID.

Dengan mengisi ulang menggunakan metode full to full raihannya, 13,4 km/liter


Setelah 44 kilometer, sampailah kami di exit gate Singosari. Dari informasi yang tertera di MID didapatkan konsumsi BBM rata-rata 13,8 km/liter.

Tentunya sesuai metode full to full kami juga melakukan pengisian ulang BBM ke SPBU. Hasilnya setelah menempuh jarak 102,3 kilometer, Pertamax yang ditambahkan hingga kembali ke bibir tangki sebanyak 7,63 liter sehingga didapatkan konsumsi BBM rata-rata untuk rute Surabaya-Malang 13,4 km/liter.


Konsumsi BBM di Dalam Kota

Di Malang kami menginap di Ijen Suites, hotel bintang 4 yang berlokasi di Ijen Nirwana Raya


Dengan adanya teknologi SSH, All New Ertiga Hybrid terasa menyenangkan dipakai didalam kota dengan kondisi lalu lintas yang padat. Akselerasi di putaran bawah terbantu dengan support ISG.

Berburu kuliner khas Malang


Kehadiran fitur Idle Stop-Start juga membantu membuatnya lebih efisien dalam mengonsumsi BBM. Berapa lama dan berapa volume BBM yang kita hemat juga akan terpantau di MID.


LMPV ini juga kami bawa menuju Batu. Tak terasa seharian berburu kuliner dan berwisata kota Malang-Batu, odometer bertambah 107 kilometer.

Untuk pemakaian dalam kota dengan kecepatan rata-rata 20 km/jam konsumsi BBMnya 11,9 km/liter


Di rute dalam kota yang cenderung stop and go, konsumsi BBMnya terpantau 11,9 km/liter. Masih cukup hemat kan?


Malang-Surabaya

Di jalur menurun siklus SSH dominan melakukan pengisian baterai


Rute ini dominan menurun terutama di ruas Singosari-Gempol. Alhasil kerja mesin super enteng. Pada perjalanan balik ini kami bereksperimen dengan setting cruise control.

Pada kecepatan konstan 90 km/jam, konsumsi BBMnya 21,8 km/liter


Pertama cruise control kami patok di kecepatan 90 km/jam, hasilnya konsumsi BBM menyentuh 21,8 km/liter. Kalian tak perlu melakukan trik khusus untuk mendapatkan konsumsi BBM di atas 20 km/liter.

Sementara di 85 km/jam, lebih irit lagi menjadi 22,4 km/liter


Kedua, cruise control kami panteng di 85 km/jam, hasilnya konsumsi BBM makin irit, di 22,4 km/liter!

Total kami berkelana sejauh 324,3 kilometer bersama All New Suzuki Ertiga Hybrid


Kalau kalian mau lebih irit lagi lajukan di 60-70 km/jam seperti yang dilakukan di Media Test Drive All New Suzuki Ertiga Hybrid, kami yakin catatan 25 km/liter sudah bisa diraih.


Kesimpulan

All New Suzuki Ertiga Hybrid, merupakan langkah Suzuki memperkenalkan kendaraan elektrifikasi mereka. Selama pemakaian pengguna akan terbiasa dengan proses recharging baterai, bagaimana memperlakukannya agar seefisien mungkin juga mesin yang otomatis mati saat tidak digunakan lewat aktifnya fitur Idle Stop-Start. Infonya ke depan Suzuki akan lebih fokus menggarap mobil-mobil terelektrifikasi.


Jadi buat kalian yang ingin mobil hybrid, All New Ertiga Hybrid layak jadi pilihan. Selain harganya paling terjangkau, mobil ini juga irit, easy maintenance, nyaman, lega, praktis dan fungsional.


Teks dan Foto: Nugroho Sakri Yunarto