top of page

Tes Pemakaian Harian Honda New Vario 125 Sporty Sejauh 177 Km: Pas Banget!

Gambar penulis: Editor
Editor
15 Agu
5 menit membaca
Secara teknis dan dimensi, Honda New Vario 125 Sporty merupakan skutik yang pas dengan karakter dan postur orang Indonesia.

Dimensi Honda New Vario 125 Sporty paling pas buat Indonesia.
Dimensi Honda New Vario 125 Sporty paling pas buat Indonesia.

OTOPLUS-ONLINE I Kecuali setang dan fitur, Honda New Vario 125 Sporty ini tidak menyuguhkan perbedaan mendasar dengan Vario Street 125 yang telah OTOPLUS-ONLINE ulas bulan April lalu.


Seperti diutarakan Hikaru Yokomura, Vario 125 Large Project Leader dari Honda R&D Southeast Asia Co., Ltd, ā€œSecara teknis dan dimensi Vario 125 merupakan skutik yang pas dengan karakter dan postur orang Indonesia. Skutik ini juga tergolong nyaman untuk penggunaan harian.ā€


Dari pengalaman OTOPLUS ONLINE bersama generasi pertama Vario 125 yang meluncur 2013 silam, Vario 125 selalu pas memadukan aspek kenyamanan, pengendalian, kepraktisan, performa dan efisiensi dalam satu paket termasuk di generasi terbarunya ini.


Ergonomi Berkendara


Lebar setang sekitar 68 cm.
Lebar setang sekitar 68 cm.

Setelah pengetesan dengan skenario pemakaian harian sejauh 177 km, OTOPLUS-ONLINE rasakan kalau rider triangle, tiga titik utama pada motor yang bersentuhan langsung dengan tubuh pengendara terasa lebih pas jika dibandingkan dengan varian Street yang kami coba sebelumnya.



Di Vario Street 125 setangnya sedikit lebih tinggi dan lebar yang buat kami bikin bahu lekas pegal juga sedikit mengubah karakter pengendalian Vario 125 yang sudah seimbang.


Karakter Pengendalian


Kombinasi dimensi panjang 1.919 mm, jarak sumbu roda 1.280 mm dan bobot 111 kg tergolong ideal untuk sebuah skutik 125 cc.
Kombinasi dimensi panjang 1.919 mm, jarak sumbu roda 1.280 mm dan bobot 111 kg tergolong ideal untuk sebuah skutik 125 cc.

Versi non naked bar yang menjadi basis varian Street tentunya sudah diciptakan melalui riset mendalam. Sementara versi naked bar, lebih mengarah ke style, mengakomodir tim ngeyel.


Dengan lebar setang yang pas dan posisi setang lebih rendah pengendara jadi punya kontrol lebih baik. Honda mempertahankan rangka tipe underbone tubular dengan kombinasi sudut kaster, trail dan offset yang sudah pas dari lahir.


Kombinasi sudut kaster, trail dan offset yang pas sehingga mampu mengakomodir saat harus berjalan merayap di kemacetan lalu lintas tanpa harus sering-sering turun kaki atau ngebut hingga top speed.
Kombinasi sudut kaster, trail dan offset yang pas sehingga mampu mengakomodir saat harus berjalan merayap di kemacetan lalu lintas tanpa harus sering-sering turun kaki atau ngebut hingga top speed.

Merayap di kemacetan lalu lintas atau ngebut sampai top speed, semua terakomodir dengan baik. Didukung juga dengan karakter redaman suspensinya yang tergolong moderat.


Di unit tes ini OTOPLUS-ONLINE tidak menjumpai gejala jeduk di suspensi depan seperti di Vario 125 generasi pertama. Karakter redaman suspensi belakang juga terasa lebih empuk meski tidak seempuk New BeAT. Dimaklumi mengingat bobot kosong tipe CBS 111 kg sementara New BeAT hanya 88 kg.


Performa rem masih yang terbaik di kelasnya. Tuas terasa enteng dioperasikan, sensitif tapi natural. Pengendara dengan mudah bisa merasakan gesekan kampas ke teromol dan menentukan seberapa kuat tuas rem perlu diaktifkan untuk mengontrol laju kendaraan.


Top Speed 107 km/jam Lebih


Mesin eSP berkapasitas bersih 124,8 cc dengan tenaga 11,1 PS/8.500 rpm dan torsi 10,8 Nm/5.000 rpm yang masih sama dengan generasi perdananya.
Mesin eSP berkapasitas bersih 124,8 cc dengan tenaga 11,1 PS/8.500 rpm dan torsi 10,8 Nm/5.000 rpm yang masih sama dengan generasi perdananya.

Kemampuan manuvernya didukung dengan performa mesin eSP 125 cc yang sudah digunakan sejak 2013. Fleksibilitas mesin ini superior. Power delivery di putaran bawah-menengah-atas terasa rata. Angka 107 km/jam (belum top speed) masih bisa diraih dengan postur rider 180/83 kg.


Varian CBS


Panel meter ini hanya beda frame sementara kontennya masih sama dengan model 2022.
Panel meter ini hanya beda frame sementara kontennya masih sama dengan model 2022.

Kepraktisannya disumbang dari sepasang konsol, satu konsol 1,7 liter yang cukup dalam (20 cm) dan diberi penutup berisi USB port type-C dan muat untuk menyimpan ponsel atau botol air mineral 600 ml sementara satu konsol terbuka di sisi kanan hanya muat buat gelas air mineral 300 ml.


Konsol sedalam 20 cm berkapasitas 1,7 liter dilengkapi USB port type-C untuk mengisi daya ponsel.
Konsol sedalam 20 cm berkapasitas 1,7 liter dilengkapi USB port type-C untuk mengisi daya ponsel.

Ada hook yang maksimal bisa digantungi beban 1,5 kg yang sayangnya tidak dilengkapi pengunci model carabinet. Bagasinya punya kapasitas 18 liter dan muat helm open face meski tidak semua model helm open face bisa masuk ya.


Tidak semua helm model open face bisa masuk ya.
Tidak semua helm model open face bisa masuk ya.

Perbedaan fitur varian ISS dan CBS hanya pada keberadaan teknologi Idle Start Stop (ISS) Smart Key System dan pilihan warna. Menurut OTOPLUS-ONLINE, varian CBS menawarkan value lebih baik karena toh varian ISS yang dilengkapi Smart Key System pada beberapa kasus justru merepotkan, seperti yang pernah dialami teman kami yang drop baterai smart key-nya.



Selain itu teknologi on-off start system tak signifikan menyumbang efisiensi bahan bakar malah bikin repot karena membuat umur aki jadi lebih pendek. Tanpa ISS pun New Vario 125 sudah sangat irit dengan konsumsi BBM rata-rata sepanjang pengetesan kami berkutat di kisaran 47-48 km/liter.


Melalui metode full to full, pada rute kombinasi dengan bobot pengendara dan pembonceng 120 kg didapat angka 47,67 km/liter, pakai bensin Pertlite lho.


Artinya dengan tangki berkapasitas 5,5 liter, skutik Honda ini setidaknya dapat diajak jalan-jalan hingga sejauh 262 kilometer lebih.


Point for improvement


Selama pengetesan 4 hari dengan rata-rata jarak 44,25 km sehari kami mendapati beberapa area yang bisa jadi poin pengembangan berikutnya, yaitu:


Jangkauan Pencahayaan Headlamp Kurang Jauh Menyebar


Desain headlamp baru.
Desain headlamp baru.

Kalau dibandingkan model 2022, headlamp di New Vario 125 2026 punya desain yang lebih tajam dan agresif, posisi Daytime Running Light (DRL) dan mika lampu yang berbeda hingga ke samping, memberikan kesan lebih sporty mirip Honda Vario 160. New Vario 125 sudah mengadopsi sistem pencahayaan LED di semua lampunya.


Perlampuan sudah LED.
Perlampuan sudah LED.

Meski diklaim menawarkan kemampuan pencahayaan yang 10% lebih jauh dan 20% lebih lebar dibandingkan generasi sebelumnya. OTOPLUS-ONLINE menilai pancaran lampu kurang jauh dan padat, hi-beam hanya sedikit menambah jangkauan pencahayaan seakan sekadar mengisi sisi tengah dari area pancaran low beam yang lowong.


Side Stand


Kekenyalan busa dan material pelapis jok cukup baik, complain kami desain jok khususnya di area pembonceng terlalu sempit, itu membuat pembonceng tidak nyaman.
Kekenyalan busa dan material pelapis jok cukup baik, complain kami desain jok khususnya di area pembonceng terlalu sempit, itu membuat pembonceng tidak nyaman.

Atau standar samping sejak era 2013 masih setia dipakai. Artinya standar samping tetap terasa ringkih dan kurang tinggi sedikit, bikin posisi motor terlalu doyong.


Vibrasi Mesin


Entah karena pernah insiden atau apa, spion di unit tes kami ini sudah mulai letoy meski odometer baru menunjukkan 1.055 km. Ketika dipakai berjalan, sudut kaca akan berubah sedikit demi sedikit sehingga selalu dibutuhkan koreksi. Minusnya, spion ini tidak dibekali baut pengencang seperti di beberapa spion terutama model lama.
Entah karena pernah insiden atau apa, spion di unit tes kami ini sudah mulai letoy meski odometer baru menunjukkan 1.055 km. Ketika dipakai berjalan, sudut kaca akan berubah sedikit demi sedikit sehingga selalu dibutuhkan koreksi. Minusnya, spion ini tidak dibekali baut pengencang seperti di beberapa spion terutama model lama.

Getaran mesin halus tapi kontinyu merambat di setang, kelamaan bikin tangan kesemutan, jangan khawatir kalau kalian tidak sensitif, kalian tidak akan merasakan kok.


Desain ruang dek kaki tidak dijamah, luas penampangnya masih terbatas, untuk memaksimalkan fungsi, hook model terbuka sebaiknya diganti model carabinet.
Desain ruang dek kaki tidak dijamah, luas penampangnya masih terbatas, untuk memaksimalkan fungsi, hook model terbuka sebaiknya diganti model carabinet.

Grip Handle


Diameter dan lebar handle grip pas buat mayoritas rider Indonesia.
Diameter dan lebar handle grip pas buat mayoritas rider Indonesia.

Buat beberapa orang, grip handle terasa sedikit kurang lebar. Ukurannya pas banget satu genggaman tanpa menyisakan sedikit ruang di tiap sisinya. Selain itu diameternya juga sangat didesain untuk ukuran genggaman rata-rata orang Indonesia. Sementara buat tester OTOPLUS-ONLINE yang berpostur XL, diameter grip handle terasa kekecilan, jadi kurang nyaman.


Bunyi dari Mesin


Selama pengetesan, gejala mesin berbunyi kletek-kletek seperti pengalaman kru OTOPLUS-ONLINE dengan Honda Vario 125 setelah pemakaian setahun tidak atau belum muncul. Semoga begitu seterusnya.



Gejala tek..tek..tek… dari mesin itu biasanya muncul saat deselerasi, misal ketika akan melewati speed trap atau lubang. Semoga tidak terjadi di generasi terbaru ini.


Teks dan Foto: Nugroho Sakri Yunarto

Ā 
Ā 
logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2026 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page