Tes Perdana Bagger World Cup Dimulai: Dimas Ekky Urutan Keempat Tercepat
- Editor

- 13 jam yang lalu
- 2 menit membaca
Kejuaraan baru FIM Harley-Davidson Bagger World Cup memulai tes perdana di Circuit of the Americas pada 21–22 Maret 2026 bersama MotoGP Amerika.

OTOPLUS ONLINE I Bagger World Cup Resmi Mengaspal! Tes Perdana di COTA Jadi Tonggak Sejarah
Kejuaraan baru FIM Harley-Davidson Bagger World Cup akhirnya resmi memulai langkah pertamanya lewat tes perdana di Circuit of the Americas pada 21–22 Maret 2026.
Momen ini menjadi tonggak sejarah, hanya beberapa hari sebelum seri pembuka digelar bersamaan dengan MotoGP Amerika.
Seluruh rangkaian dimulai dengan seremoni unik berupa undian motor, di mana setiap pembalap mendapatkan satu unit Harley-Davidson Road Glide bermesin Milwaukee-Eight V-Twin yang akan digunakan sepanjang musim.

Dalam dua hari pengujian intens, sembilan pembalap merasakan langsung karakter brutal motor bagger—mulai dari torsi besar hingga suara khas yang menggelegar.

Nama Eric Granado langsung mencuri perhatian dengan catatan waktu tercepat 2 menit 13,413 detik. Ia unggul sekitar setengah detik dari rekan setimnya, Archie McDonald, sementara Oscar Gutierrez melengkapi tiga besar.



Pembalap Indonesia, Dimas Ekky Pratama, finis di posisi keempat dan menunjukkan potensi kompetitif di grid awal musim.
Direktur Global Racing Programs Harley-Davidson, Jeffrey Schuessler, menilai tes ini sangat krusial.
Ia mengatakan, “Tes pertama ini adalah tonggak penting bagi kejuaraan. Para pembalap mencatat total 578 lap, memberikan umpan balik positif terkait keandalan dan performa motor.”
Ia juga menyoroti perbedaan gaya balap yang mulai terlihat, dari pendekatan halus hingga agresif, yang akan menjadi warna tersendiri di kejuaraan ini.
Granado sendiri mengaku terkesan dengan karakter motor yang sangat berbeda dari biasanya.
“Motor ini sangat unik. Posisi berkendara berbeda dan butuh adaptasi, tapi setelah beberapa lap, rasa percaya diri mulai terbentuk. Torsinya luar biasa—di gigi apa pun, tenaga langsung terasa mendorong keluar tikungan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa suara mesin menjadi salah satu daya tarik terbesar:
“Suara mesinnya luar biasa, mungkin salah satu yang terbaik yang pernah saya dengar.”


Menariknya, sesi terakhir juga diisi simulasi balapan dengan prosedur start khas, termasuk konsep paddock yang berada di area fan zone untuk mendekatkan aksi balap dengan penonton.
Kini, fokus beralih ke seri pembuka yang akan digelar akhir pekan ini di COTA, dengan sesi latihan dan kualifikasi pada Jumat (27 Maret), dilanjutkan Race 1 pada Sabtu dan Race 2 pada Minggu.
Dengan karakter motor yang unik, pendekatan balap berbeda, dan format yang lebih dekat ke penggemar, Bagger World Cup berpotensi menjadi warna baru yang segar di dunia balap roda dua.
Teks: Indramawan
Foto: Harley-Davidsons




Komentar