Test Drive Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid, Mobil Hybrid Jepang Paling Terjangkau Saat ini
- Editor

- 1 hari yang lalu
- 5 menit membaca
Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid jadi mobil Jepang berteknologi strong hybrid termurah saat ini dengan harga OTR Rp305.000.000 (Surabaya).

OTOPLUS ONLINE I Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid jadi mobil jepang berteknologi strong hybrid termurah saat ini. Dipasarkan dengan harga OTR Rp305.000.000 (Surabaya), Rocky hybrid yang masih berstatus CBU Jepang ini bisa jadi pilihan yang layak dipertimbangkan ketika harga BBM non subsidi tak lagi bersahabat dengan kantong.

Selain status CBU Jepang, Rocky e-Smart Hybrid bisa dibedakan dari keberadaan logo beraksen biru, pelek dengan 5 baut, dibenamkannya fitur Electric Park Brake serta fitur keselamatan lebih komprehensif.
Daihatsu e-Smart Hybrid

Teknologi hybrid yang digunakan adalah series hybrid. Berbeda dengan parallel hybrid seperti Toyota New Veloz Hybrid EV, yang mana roda penggerak digerakkan oleh duet mesin bensin dan motor listrik, di Rocky hybrid, penggerak murni mengandalkan motor listrik.

Sementara mesin bensin 3 silinder DOHC Dual VVT-i berkode WA-VEX hanya berperan sebagai generator pengisi baterai Lithium-ion 0,74 kWh dengan arsitektur 177,6 Volt sebagai penyuplai daya untuk motor listrik AC Sychronous Motor (E1A) bertenaga 78 kW atau 104,6 DK dengan torsi 170 Nm.

Teknologi series hybrid sebenarnya pertama kali diperkenalkan Nissan di Indonesia lewat Nissan Kicks 2020 silam.
Lantaran sejatinya ini mobil listrik, akselerasinya terasa instan. Dari pengetesan kami 0-100 km/jam bisa tuntas hanya dalam 10,4 detik dengan top speed dibatasi 150 km/jam. Tujuannya menjaga keawetan sistem hybrid dan baterainya.
Sebagai perbandingan Daihatsu Rocky 1.2 X yang sama-sama bermesin 1.2 liter tapi non hybrid, 0-100 km/jam digapai pada kisaran 12,5 detik. Namun soal top speed, varian non hybrid unggul dengan top speed 160 km/jam.
Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid Challenge

Untuk membuktikan efisiensi bahan bakarnya, Astra International Daihatsu Sales Operation Waru, Sidoarjo menggelar Rocky e-Smart Hybrid Challenge pada 18 Juli 2026.
Hasilnya dari 14 peserta yang berpartisipasi semuanya berhasil mencatatkan konsumsi BBM rata-rata di atas 25 km/liter.

Berikut hasil lengkap Rocky e-Smart Hybrid Challenge:
Adi Dharma: 44,3 km/liter dalam waktu 17,6 menit
Ari Hermanto: 37,2 km/liter dalam waktu 11,3 menit
Eko Wahyu: 36,5 km/liter dalam waktu 16,6 menit
Daniel: 36 km/liter dalam waktu 14,5 menit
Bagus Satya: 34,2 km/liter dalam waktu 13,5 menit
Anggit Nugraha: 33,4 km/liter dalam waktu 15,6 menit
Hanik Mustafa: 32,8 km/liter dalam waktu 14,3 menit
Tri Rusty: 32,7 km/liter dalam waktu 15,2 menit
Moch Muhaimin: 32,2 km/liter dalam waktu 13,3 menit
Bambang Sumitarno: 32,2 km/liter dalam waktu 13,7 menit
Sasongko: 32,2 km/liter dalam waktu 16,6 menit
Handi: 30,1 km/liter dalam waktu 13,4 menit
Raditya: 29,5 km/liter dalam waktu 16,4 menit
Angger Setyo: 28 km/liter dalam waktu 15,4 menit
Dewi M.: 25,3 km/liter dalam waktu 18,3 menit
Sebagai catatan, tantangan tersebut dilakukan dengan melintasi rute sejauh 7 km sehingga tidak bisa sepenuhnya dijadikan acuan konsumsi bahan bakar rata-rata sesungguhnya karena punya standar deviasi besar.
Dari tes mandiri yang OTOPLUS ONLINE lakukan dengan pengetesan sejauh 350 km meliputi rute city driving, urban road dan intercity menggunakan gaya mengemudi normal layaknya pemakaian sehari-hari, kami mendapatkan konsumsi bahan bakar rata-rata terboros 18,5 dan teririt 24,6 km/liter.
Angka ini lebih irit dibandingkan Rocky 1.2 X CVT yang dari pengetesan kami dulu mencatatkan konsumsi bahan bakar rata-rata 14,1-19,1 km/liter.
Smart Pedal (S-PDL)

Fitur ini memungkinkan kita menjalankan compact SUV ini hanya dengan satu pedal. Mobil akan melakukan deselerasi dan mengerem secara otomatis begitu pedal gas dilepas, saat jalanan merambat saat pulang kerja, fitur ini terasa berguna karena secara signifikan dapat mengurangi kelelahan pengemudi.


Selain S-PDL, varian hybrid mengusung kasta paket keselamatan yang lebih tinggi, seperti 6 SRS Airbag dan fitur Advanced Safety Assist (ASA) yang lebih komprehesif.
Kenyamanan & Kepraktisan

Kalau di sektor eksterior terkesan polos tanpa penambahan body kit dan pelek dual tone, sisi interiornya justru beraksen varian ADS dengan kehadiran aksen merah di pipe lining jok depan, ceruk center console, frame air vent dan frame door handle depan.

Head unitnya berukuran 10 inci dan mendukung konektivitas ke smartphone lewat aplikasi Apple Carplay dan Android Auto. Ukuran head unit ini lebih besar dari bawaan varian 1.2 X yang hanya 7 inci atau varian 1.0 Turbo yang 9 inci.

Perbedaan lain ada pada control AC yang sudah digital. Identik dengan bawaan Toyota Raize terbaru.

Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid punya dimensi sama dengan varian non hybrid. Panjangnya 3.995 mm, 1.695 mm (lebar), 1.620 mm (tinggi) dengan jarak sumbu roda 2.525 mm. Komposisi ideal untuk sebuah SUV perkotaan.
Didukung dengan radius putar minimum yang hanya 4,9 meter sehingga akan memudahkannya untuk bermanuver di ruang yang terbatas.
Mobil ini memiliki bobot kosong 1.060 kg, lebih berat 90 kg dibandingkan varian non-hybrid (bermesin bensin 1.2L) yang bobot kosongnya sekitar 970 kg. Bobot antara kedua varian ini berbeda karena hybrid menggendong komponen baterai dan motor listrik.

Perbedaan itu membuat setup suspensinya disesuaikan meski begitu kami nyaris tidak bisa membedakan karakter redaman suspensinya yang cenderung soft-medium kecuali body roll dan jarak pengereman yang harus lebih diantisipasi bila dibandingkan dengan varian non hybrid.

Analisa kami hal itu selain disebabkan penambahan bobot juga karena lebar tapak ban yang lebih kecil 10 mm dibandingkan varian non hybrid. Sementara wheel tread, tidak ada perbedaan antara varian hybrid dan non hybrid, 1.475 mm di depan dan 1.470 di belakang.
Eksterior Beda Minor

Rocky e-Smart Hybrid mengadopsi varian Rocky 1.2 X. Detail eksterior terlihat identik kecuali bentuk gril, spion dan emblem.


Pilihan warna di varian hybrid juga tidak disodorkan dalam pilihan warna non hybrid, yang hanya ada Yellow Metallic, Icy White, Ultra Black Solid, Dark Gray Metallic dan Classic Silver Metallic.
Teks dan Foto: Nugroho Sakri Yunarto




Komentar