• Editor

Test Drive Daihatsu Rocky 1.2 X ADS CVT: Menurut Kami, Ini Varian Paling Menyenangkan!

Paling ideal dipakai di jalan-jalan kota yang padat dengan mayoritas penggunaannya di putaran rendah-menengah.
  • Setelah mencoba varian 1.0 Turbo R ASA CVT yang fun to drive dan 1.2 X ADS M/T yang efisien, kali ini kita akan mencoba varian 1.2 X ADS CVT.

OTOPLUS-ONLINE I Daihatsu Rocky dilansir dalam 3 pilihan varian dan 2 pilihan mesin. Varian R bermesin 1.000 cc turbo disodorkan dalam pilihan, R M/T, R CVT, R ADS M/T, R ADS (Astra Daihatsu Styling) CVT dan R ASA (Advance Safety Assist) CVT.


Sementara varian bermesin 1.200 cc NA (Normally Aspirated) alias non turbo yang dipasarkan dengan harga lebih terjangkau punya pilihan M M/T, M CVT, X M/T, X CVT, X ADS M/T dan X ADS CVT.


Baca juga: Test Drive Daihatsu Rocky: Tarikan Mesin 1000cc Turbo Terasa di 2.000 Rpm


Setelah mencoba varian 1.0 Turbo R ASA CVT yang fun to drive dan 1.2 X ADS M/T yang efisien, kali ini kita akan mencoba varian 1.2 X ADS CVT. Berikut impresi lengkap OTOPLUS-ONLINE.


Desain dan Fitur

  • Rocky varian 1.2 X ADS CVT dipasarkan dengan harga on the road Surabaya Rp 256.300.000

Kecuali transmisi, tampilan, detail dan fitur-fiturnya identik dengan varian 1.2 X ADS M/T. Transmisi CVT itu juga yang membuatnya dipasarkan dengan harga on the road Surabaya Rp 256.300.000 atau lebih mahal Rp 17,9 juta dari varian bertransmisi manualnya.

  • Instrument meter berupa layar LCD 7 inci

  • Audio steering switch control

  • Infotainment display berukuran 7 inci dengan konektivitas ke smartphone

Rocky 1.2 X ADS tidak dilengkapi fitur sebanyak Rocky 1.0 TC R ADS. Tapi setidaknya varian 1.2 X ini masih mendapatkan instrument meter berupa layar LCD 7 inci, phone & audio steering switch, key free entry, Push Type A/C. Infotainment display memang menyusut jadi 7 inci dibandingkan varian 1.0 TC yang 9 inci.

  • Pemasangan kamera mundur kurang ke atas, obyek yang ditampilkan di monitor terlalu rendah

  • Dilengkapi juga dengan indikator pengingat seatbelt buat penumpang belakang

  • Klaster ini hanya diisi tombol Traction Control, lebih sepi dibandingkan kepunyaan varian 1.0 TC

  • Power socket dan USB connector hanya ada di konsol depan

Namun fitur yang disodorkan dari head unit, utamanya konektivitas ke smartphone tetap dipertahankan dengan adanya Android Auto dan Apple Carplay.


Baca juga: Driving Experience Daihatsu Rocky 1.2X MT: Apa Keunggulannya Dibanding Varian 1.0 Turbo?


Fitur yang jadi kelengkapan standar di varian 1.0 Turbo R tapi absen di 1.2 X CVT di antaranya seat height adjuster, seat under tray, soft pad di arm rest juga USB connector di baris kedua.


Body Kit ADS

  • Desain sporty kekinian

Sekilas tentang ADS (Astra Daihatsu Styling), varian ini dihadirkan untuk menjawab selera konsumen yang menginginkan wujud lebih sporty dari kendaraannya.

  • Kecuali emblem CVT, secara keseluruhan tampilannya identik dengan varian 1.2 X ADS bertransmisi manual

  • Sama dengan versi manualnya, lingkar roda berukuran 16 inci dengan desain yang tidak seatraktif varian 1.0 Turbo R

Di Rocky sisi eksterior varian ADS dibedakan dari aksen krom satin yang mengitari gril, garis merah di gril di bagian depan dan skid panel di bumper.

  • Aksen warna merah di gril dan sideskirt plus side protector jadi ciri varian ADS. Begitu juga aksen krom di gril dan garnish belakang

Di bagian samping varian ADS dilengkap dengan body moulding dan stone guard. Lalu di bagian belakang sisi bawah bumpernya juga dihiasi dengan skid panel warna silver.

  • Aksen warna merah di interior pada varian ADS

Di sisi interior, varian ADS dibedakan dengan kehadiran aksen stripe merah di dasbor, jok dan konsol tengah. Perbedaan lain, ada tambahan subwoofer 8 inci yang ditanam di bawah jok pengemudi sehingga kualitas sistem audionya lebih baik dibandingkan dengan versi non ADS bahkan dibandingkan dengan Toyota Raize.


Mesin Beda Dengan Sigra

  • Mesin 1.2 liter berkode WA-VE lebih ringan dan bertenaga ketimbang mesin 1.2 liter 3NR-VE kepunyaan Sigra/Ayla 1.2

Ketika melongok kompartemen mesin, barulah perbedaan utama terlihat. Rocky 1.2 menggunakan mesin 3 silinder DOHC Dual VVT-i tanpa turbo berkapasitas murni 1.198cc dengan kode WA-VE. Platform mesin berkode W digunakan juga di Toyota GR Yaris.


Baca juga: New Daihatsu Rocky 1.0 TC CVT Ini Kami Tes di Tanjakan, untuk Jawab Keraguan Banyak Orang


Di atas kertas mesin ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 88,4 ps atau 87,1 dk/6.000 rpm. Sementara torsinya sebesar 112,7 Nm/4.500 rpm. Istimewanya mesin ini dikembangkan Toyota khusus untuk pasar Indonesia. Pasalnya di Jepang, varian bermesin 1.2 tidak ditawarkan.

  • Ruang mesin terlihat sangat longgar, celahnya memungkinkan kucing bersembunyi di kompartemen mesin untuk mencari kehangatan

Mesin generasi terbaru ini berbeda dengan mesin Daihatsu Sigra/Ayla 1.2 yang berkode 3NR-VE. Dapur pacu Sigra berkonfigurasi 4 silinder DOHC Dual VVT-i.


Meski dibekali silinder lebih banyak, mesin 3NR-VE kalah tenaga lantaran hanya memproduksi 88 ps atau 86.7 dk dengan torsi 105,9 Nm/4.200 rpm. Selain itu mesin Rocky 1.2 juga lebih ringan hingga 10 kilogram dibandingkan mesin Sigra atau Ayla 1.2.


Impresi Berkendara

  • Rocky 1.2 terasa punya suspensi lebih empuk

Varian 1.2 X ADS CVT ini juga belum mendapatkan fitur telescopic steering dan tidak dilengkapi dengan pengatur ketinggian atau seat height adjuster.


Untungnya posisi mengemudi masih lebih baik daripada Daihatsu Xenia atau Daihatsu Terios yang letak setir terasa kejauhan kalau jok dimundurkan. Posisi mengemudi sepertinya didesain untuk mengakomodir mayoritas pengemudi berpostur di bawah 175 cm.

  • Rasa berkendara terasa identik dengan varian 1.0 R TC

Rasa berkendaara seperti karakter pengendalian, stabilitas dan redaman suspensi terasa identik dengan varian 1.0 R TC. Kalaupun ada perbedaan itu imbas dari perbedaan diameter roda.


Rocky 1.0 R TC pakai ukuran 17 inci dengan ban 215/60-17, sementara Rocky 1.2 menggunakan ukuran 16 inci dengan ban 205/65-16.


Imbasnya bisa dirasakan pada karakter redaman suspensi. Rocky 1.2 terasa punya suspensi lebih empuk, sementara pada sisi pengendalian dan stabilitas kami nyaris tidak merasakan perbedaan dengan varian 1.0 TC.

  • Manfaatkan mode Power yang tombolnya tersemat di setir untuk akselerasi sesaat yang lebih responsif

  • Transmisi D-CVT dengan mode Sport dan Manual terasa menyenangkan di perkotaan

Seperti ulasan kami saat mencoba Rocky 1.2 X ADS M/T karakter mesin berkode WA-VE ini agresif di putaran bawah sampai menengah.


Daihatsu mengklaim kalau antara 80-90 persen dari angka torsi maksimum sudah hadir di 2.000 rpm. Alhasil compact SUV ini terasa bertenaga sejak putaran rendah, penyaluran dayanya juga terasa linear hingga putaran menengah.

  • Saat mode Sport aktif akan muncul informasi di instrument cluster. Begitu juga saat mode manual aktif

Dipadukan dengan transmisi CVT, rasanya jadi menyenangkan. Compact SUV ini seakan selalu sigap diajak berakselerasi. Menurut kami varian ini paling ideal dipakai di jalan-jalan kota yang padat dengan mayoritas penggunaannya di putaran rendah-menengah.


Jika ingin lebih agresif, geser stick shifter ke kanan untuk pindah mode Sport yang membuat mesin bisa berkitir lebih tinggi atau bisa juga memanfaatkan mode Manual dengan menaik-turunkan selektor.

  • Terasa effortless ketika diajak melaju 120-140 km/jam

Untuk top speed-nya ternyata juga sama dengan varian 1.0 TC, mentok di 160 km/jam.


Getaran Mesin

  • Mesin 3 silinder atau bersilinder ganjil umumnya memang lebih bergetar dibandingkan mesin bersilinder genap

Untuk mengeliminir karakter alamiah mesin 3 silinder, Daihatsu menanam teknologi counter balancer di kruk as seperti jamak dipakai mesin-mesin bersilinder ganjil dan menciptakan konstruksi juga material engine mounting yang lebih advance.

  • Konstruksi engine mounting, mesin dibuat menggantung bukan bertumpu langsung di rangka

Selain itu, platform DNGA (Daihatsu New Global Architecture) juga berkontribusi pada tereduksinya getaran mesin lantaran desainnya yang memungkinkan getaran disalurkan lebih merata ke seluruh area sasis tidak fokus di titik tumpuan engine mounting semata.


Konsumsi BBM

  • Mensyaratkan bahan bakar dengan oktan minimal 91, amannya pakai Pertamax atau Shell Super

Kelebihan lain dari spesifikasi dan karakter mesin WA-VE yaitu konsumsi bahan bakar yang lebih irit. Pada pemakaian di dalam kota dengan kondisi jalan didominasi stop & go, konsumsi BBMnya berkutat di angka 14,1 km/liter. Sedangkan ketika dipakai dengan menjelajah dengan kecepatan konstan 100 km/jam, konsumsi BBMnya ada di angka 19,1 km/liter.


Kesimpulan

Varian 1.2 X ADS CVT ini paling kami rekomendasikan di antara jajaran keluarga Rocky lainnya


Menurut kami perpaduan antara tampang atraktif nan kekinian, fitur komplit, akomodasi memadai, karakter suspensi empuk, performa mesin yang agresif di putaran bawah-menengah dipadu transmisi CVT yang halus serta mampu menyuguhkan figur efisiensi BBM jempolan menjadikan varian 1.2 X ADS CVT ini paling kami rekomendasikan di antara jajaran keluarga Rocky lainnya. Apalagi dari sisi harga, lebih terjangkau bagi masyarakat.


Teks dan Foto: Nugroho Sakri Yunarto