Tim AABOSS99 X JMG Racing Sukses Terapkan Strategi Pembalap Wanita di Aspira Premio Drag Series (ADS) 2026

Pembalap wanita Tim AABOSS99 X JMG Racing, Ririn Rina berhasil menempati peringkat kedua klasemen akhir Aspira Premio Drag Series (ADS) 2026.

OTOPLUS-ONLINE I Meski baru terjun ke kejuaraan drag bike pada 2026, AABOSS99 X JMG Racing langsung menunjukkan potensi lewat para pembalap wanitanya. Pada klasemen akhir poin Aspira Premio Drag Series (ADS) 2026, Ririn Rina berhasil menempati peringkat kedua dengan koleksi 207 poin, di bawah Adhe Oweh yang menjadi juara klasemen dengan 316 poin.

Hasil ini menjadi pencapaian tersendiri bagi tim asal Cikande, Serang, Banten tersebut. AABOSS99 X JMG Racing merupakan kolaborasi AABOSS99 dengan JMG Racing yang aktif mengikuti kejuaraan drag bike, mulai dari Aspira Premio Drag Series (ADS) 2026 hingga kompetisi tingkat regional dan provinsi seperti KNPI Drag Bike Kejurprov Banten 2026.

Tim ini menaungi sejumlah pembalap, termasuk lady drag biker atau pembalap drag wanita. Selain Ririn Rina, ada Ratu Sandra, Tia Bocil, dan Santi Putri yang turut memperkuat tim dalam persaingan di kelas bracket ADS 2026.
Dalam klasemen akhir ADS 2026, Tia Bocil menempati peringkat keenam dengan 93 poin, Shanty Putri berada di posisi ke-20 dengan 45 poin, sedangkan Ratu Sandra mengumpulkan 43 poin untuk menempati peringkat ke-23.
Pencapaian tersebut menarik karena AABOSS99 X JMG Racing mengandalkan komposisi pembalap yang didominasi wanita, terutama untuk kelas bracket. Di kelas ini, pembalap tidak sekadar dituntut mencatat waktu tercepat, tetapi juga menjaga ketepatan dan konsistensi waktu sesuai batas yang ditentukan.

Ahmad Mauladi, yang akrab disapa Aldi selaku owner AABOSS99 X JMG Racing, mengungkapkan bahwa keputusan mengandalkan pembalap wanita lahir dari pengalaman tim dalam mengikuti berbagai kejuaraan drag bike.
Menurut Aldi, karakter pembalap menjadi salah satu faktor penting dalam kelas bracket. Berdasarkan pengalamannya, pembalap pria terkadang cenderung terlalu agresif saat mengendarai motor, sedangkan pembalap wanita dinilai lebih mampu menyesuaikan diri dengan karakter motor.

āKalau dari pengalaman saya, ketika memakai pembalap cowok di bracket, terkadang sedikit terlalu galak. Sementara pembalap wanita biasanya ketika kita kasih masukan, mereka bisa lebih merasakan,ā ujar Aldi.
Ia menilai pembalap wanita memiliki kemampuan untuk menyeimbangkan karakter motor dengan feeling saat berkendara. Pendekatan tersebut dinilai membantu mereka menjaga konsistensi catatan waktu.
āJadi bisa menyeimbangkan antara motor dan feeling mereka,ā lanjutnya.



Strategi tersebut mulai menunjukkan hasil. Pada ADS 2026 Putaran Final di Sirkuit Gelora Bung Tomo, Surabaya (MInggu, 25 Oktober 2026), sejumlah pembalap AABOSS99 X JMG Racing berhasil menembus lima besar di beberapa kelas Bracket.
Di Bracket 9 Detik, Ratu Sandra finis di posisi kedua, disusul Ririn Rina di posisi ketiga. Tia Bocil menempati posisi kelima.
Hasil positif berlanjut di Bracket 9,5 Detik. Santi Putri berhasil meraih posisi kedua, sedangkan Ratu Sandra finis keempat dan Ririn Rina di posisi kelima.
Pada Bracket 10 Detik, Tia Bocil kembali masuk tiga besar dengan menempati posisi ketiga. Ririn Rina finis keempat dan Wildan Aja di posisi kelima.
Sementara di Bracket 10,5 Detik, Ririn Rina menempati posisi ketiga dan Santi Putri finis kelima.
Menurut Aldi, pencapaian para pembalapnya bukan hasil yang datang begitu saja. Mereka telah mengumpulkan pengalaman dan prestasi di sejumlah kejuaraan tingkat lokal, termasuk ajang yang digelar KNPI di Tangerang.
Meski begitu, para pembalap tersebut masih berstatus pemula. Karena itu, hasil klasemen ADS 2026 menjadi modal penting bagi tim untuk melanjutkan proses pengembangan pembalap sekaligus meningkatkan daya saing pada musim berikutnya.
Baca juga: Jelang Final Aspira Premio Drag Series (ADS) 2026 Sirkuit GBT Surabaya: Ajang Persiapan Porprov 2027
Apalagi menurut Haris Mulya Nugraha selaku manajer tim, para lady drag bikers ini nggak asal direkrut begitu saja. "Kita ada komitmen untuk mengukir prestasi bareng-bareng, termasuk juga riset bareng-bareng gitu," ujar Haris.
Itulah kenapa, AABOSS99 X JMG Racing konsisten mengikuti seluruh seri gelaran ADS 2026 dari mulai putaran perdana sampai final atau terakhir.
Dengan empat pembalap wanita yang masuk 23 besar klasemen akhir ADS 2026 dan Ririn Rina yang berhasil finis di posisi kedua, AABOSS99 X JMG Racing menunjukkan bahwa keberhasilan di kelas bracket tidak hanya ditentukan oleh performa motor.
Kemampuan membaca karakter kendaraan, menerima masukan, serta menjaga feeling dan konsistensi waktu juga menjadi bagian penting dari strategi meraih prestasi.




Teks dan Foto: Indramawan



