• Editor

Uji Dengkul Komunitas Adventure dan Gowes Di Tanjakan Temanggung


"Temanggung adalah surganya tanjakan dan jalur favorit untuk kami berlatih endurance..."

Temanggung adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang sebagian besar wilayahnya adalah dataran tinggi dan pegunungan, karena merupakan bagian dari Dataran Tinggi Dieng.

  • Gowes di sepanjang kaki Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing yang dikenal sebagai negeri di atas awan.

Jalanan didominasi tanjakan dan turunan dengan latar belakang pemandangan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing yang indah dan menyejukkan mata ini kerap jadi surganya komunitas motor, terutama penggemar adventure.

  • Ketahanan nafas, dengkul, dan nyali diuji saat melintasi tanjakan yang menuntut endurance seperti ini.

Dan ternyata, tak hanya disukai komunitas motor dan adventure saja. Jalur ini juga jadi kawah candradimuka alias tempatnya para pesepeda untuk berlatih, menguji nyali dan stamina.

  • Hery Setiawan dari komunitas TEMPE Squad.

"Temanggung adalah surganya tanjakan dan jalur favorit untuk kami berlatih endurance di jalur menanjak," tutur Hery Setiawan, salah satu dedengkot komunitas gowes, Temanggung Peloton alias TEMPE Squad.

  • Anggota TEMPE Squad memang sedikit tapi solid karena telah teruji.

Ya, hampir tiap seminggu sekali komunitas TEMPE Squad ini berlatih di jalur-jalur tanjakan seputaran Temanggung. "Lumayan menyiksa dan menguji dengkul", ujar Hery. Itu juga sebabnya anggota TEMPE Squad hanya 20 orang. "Tak banyak tapi solid, hanya yang sudah teruji saja", imbuhnya.

  • Menyerupai wilayah Nepal dan Bhutan yang hampir seluruhnya di dalam jalur pegunungan Himalaya.

Sebagai gambaran, berikut jalur tanjakan favorit di Temanggung:

1. Temangung - Lamukgunung, Kecamatan Tlogomulyo: Jarak ke titik puncak sekitar 15 km, dengan 95% tanjakan, maksimum elevasi 1.200 meter, gradien tertinggi 25% di tanjakan terakhir, rata-rata gradien 7% - 14%.

2. Temanggung - Kledung: jarak sekitar 25 km, dengan 95% tanjakan, elevasi maksimal 1.400 m, rata-rata gradien 5 - 15%.

3. Temanggung - Kemitir, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang: Jarak sekitar 30 km, dengan 90% tanjakan, maksimum elevasi 1.400 m, gradien tertinggi 20%, dan rata-rata gradien 7 - 15%.

4. Alun-alun Temanggung - Jumprit, Kecamatan Ngadirejo: Jarak sekitar 35 km, 90% tanjakan, maksimum gradien 20%, maksimum elevasi 1350 m, rata-rata gradien 5 - 15%.

  • Semakin tinggi angka prosentase maksimum gradien, artinya semakin curam tanjakan tersebut.

Sebagai informasi, maksimum elevasi adalah maksimum ketinggian suatu tempat, sementara maksimum gradien adalah maksimum sudut kemiringan. Jadi semakin tinggi angka prosentase maksimum gradien, artinya semakin curam tanjakan tersebut. Sedangkan rata-rata gradien atau grade adalah rata-rata sudut kemiringan seluruh jalur.

  • Ada berbagai rute yang bisa dilewati MTB atau XC maupun road bike.

Masih banyak lagi rute tanjakan lainnya, karena relief Kabupaten Temanggung di antara Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing, sehingga banyak sekali rute miring. Ada yang mulus aspalnya sehingga semua jenis road bike (sepeda balap) bisa melewati. Ada banyak juga rute jalan gravel, berbatu yang hanya bisa dilewati sepeda MTB (mountain bike) atau XC (cross country).

  • Tanjakan favorit Desa Tlilir Temanggung, bikin dengkul gemeteran.

Dan pastinya, semua jalur tersebut memberikan bonus pemandangan alam yang indah, bak gowes di atas awan. Buat sobat pesepeda dan pehobi motor adventure lain, rasanya belum lengkap deh kalau belum menikmati surganya tanjakan di kota tembakau ini.


Baca juga:

Little Netherlands, Lokasi Favorit Komunitas Otomotif dan Goweser

Salut! Komunitas Gowes Di Semarang Ini Kampanyekan Tertib Berlalu Lintas


Teks: dJansen

Foto: TEMPE Squad for OTOPLUS-ONLINE