Ungkap Kelebihan Peugeot Django Evo 125, Skuter Premium Bergaya Prancis Seharga Mulai Rp71 Juta

Mengandalkan mesin 125 cc, Django Evo membawa sejumlah perubahan dibandingkan Django Classic dan Café Racer generasi sebelumnya.

OTOPLUS-ONLINE I Peugeot Django Evo 125 menawarkan kombinasi desain khas Prancis dan fitur modern di segmen skuter matik premium.
Mengandalkan mesin 125 cc, Django Evo membawa sejumlah perubahan dibandingkan Django Classic dan Café Racer generasi sebelumnya. Pembaruan paling menonjol terletak pada desain, panel instrumen, dan teknologi pengoperasian.
Di Indonesia, Peugeot Django Evo 125 hadir dalam dua varian, yakni Allure dengan harga Rp71 juta dan Sport Rp74 juta. Keduanya berstatus on the road (OTR) Jakarta.
Lantas, apa saja keunggulan yang ditawarkan skuter terbaru Peugeot Motocycles ini?
Mesin 125 cc dengan Tenaga 12,65 PS

Peugeot Django Evo 125 menggunakan mesin 125 cc, empat langkah, satu silinder, empat katup, dengan sistem pendingin cairan dan injeksi elektronik (EFI).
Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 9,3 kW atau setara 12,65 PS pada 8.500 rpm. Tenaga disalurkan melalui transmisi otomatis CVT.
Angka tersebut menempatkan Django Evo sebagai skuter berkapasitas mesin kecil dari line up Django yang ada di Tanah Air, yang menawarkan pendekatan premium, dengan perhatian pada desain dan kelengkapan fitur.
Panel TFT 5 Inci dan Keyless

Salah satu daya tarik Django Evo terletak pada panel instrumen Full-Colour TFT Display berukuran 5 inci. Layar digital berwarna ini memberikan tampilan informasi berkendara dengan nuansa modern dan sporty.

Pengoperasian kendaraan juga dibuat praktis melalui sistem keyless ignition. Selain itu, tersedia soket USB untuk pengisian daya perangkat, lampu hazard, serta pengaman standar samping.
Seluruh sistem pencahayaan menggunakan LED, mulai dari lampu utama, lampu sein, lampu posisi, hingga lampu belakang.
ABS dan Suspensi Monoshock

Untuk menunjang pengendalian, Django Evo menggunakan suspensi teleskopik di depan dan monoshock di belakang.
Sistem pengereman mengandalkan cakram berdiameter 200 mm di depan dan 190 mm di belakang, dengan ABS satu kanal.
Skuter ini menggunakan ban berukuran 110/70-12 di depan dan 120/70-12 di belakang.


Dari sisi dimensi, panjangnya mencapai 1.932 mm, lebar 753 mm, dan tinggi 1.110 mm. Jarak sumbu roda 1.369 mm, sementara tinggi jok 780 mm dan bobot kosong 138 kg.
Dengan tinggi jok tersebut, calon pengguna dapat menjadikan posisi duduk sebagai salah satu pertimbangan saat mencoba langsung unitnya.
Dek Rata dan Bagasi untuk Helm

Django Evo juga mempertahankan kepraktisan sebagai skuter untuk penggunaan harian. Dek kaki rata memberikan ruang untuk menempatkan kaki, sedangkan bagasi di bawah jok dirancang untuk mengakomodasi helm jet dengan visor.

Kompartemen depan dilengkapi soket pengisian daya 12V, sementara mekanisme footstep penumpang model tekan memudahkan penggunaan saat berboncengan.
Kapasitas tangki bahan bakarnya mencapai 7,9 liter.
Dua Varian, Tiga Pilihan Warna

Peugeot Django Evo ditawarkan dalam tiga pilihan warna, yaitu Sport Silver, Legacy Ink Black, dan Active Cherry Red.
Varian Allure tersedia dalam warna Ink Black dan Cherry Red, sedangkan Sport hadir dengan warna Silver.

Berikut harga Peugeot Django Evo 125 di Indonesia:
Django Evo 125 Allure: Rp71.000.000
Django Evo 125 Sport: Rp74.000.000
Kedua harga tersebut merupakan OTR Jakarta.
Dengan selisih harga Rp3 juta, konsumen dapat memilih varian sesuai preferensi tampilan dan anggaran. Sebelum membeli, calon pengguna sebaiknya mencoba posisi berkendara serta memastikan ketersediaan unit dan harga di dealer wilayah masing-masing.
Teks: Indramawan
Foto: Peugeot Motorcycles Indonesia



