• Editor

Yamaha Jatim dan Universitas Muhammadiyah Surabaya Berikan Paket Bantuan Isoman

Bantuan didistribusikan kepada 100 warga dan tenaga kesehatan yang sedang jalani isolasi mandiri.

OTOPLUS-ONLINE I PT. Surya Timur Sakti Jatim atau Yamaha Jatim mendukung program paket isolasi mandiri yang dilaksanakan Universitas Muhammadiyah Surabaya pada hari Jumat, 16 Juli 2021.


Pada kesempatan ini, Yamaha Jatim berikan dukungan kepada Universitas Muhammadiyah Surabaya berupa bantuan dana.


Bantuan dana ini nantinya akan didistribusikan menjadi paket isolasi mandiri. Paket ini akan dibagikan kepada 100 warga Surabaya yang sedang menjalani isolasi mandiri.


Baca juga: Yamaha Jatim Berbagi Kasih 2021 Santuni 9.500 Anak Yatim Piatu


“Kami selaku industri juga merasa perlu memberi perhatian khusus bagi warga yang terdampak isoman ini., mengingat masyarakat juga memiliki banyak peran dalam mensupport Yamaha selama ini. Melalui kerjasama paket isoman, kami berharap juga warga dan nakes yang sedang isolasi mandiri bisa terpenuhi kebutuhannya,” ungkap William Saputra selaku manajer promosi Yamaha Jatim.


Selain paket isolasi mandiri, Universitas Muhammadiyah Surabaya juga memberikan APD kepada puskemas di Surabaya.


Mudakir selaku wakil rektor bidang kerjasama Universitas Muhammadiyah Surabaya mengatakan, “Pada kondisi yang sedang krisis ini, kami akhirnya menyepakati untuk memberikan bantuan kepada pihak puskesmas juga."


Baca juga: Yamaha Peduli Banjir Kalsel Buka Pos Service Gratis Sepeda Motor Semua Merek


"Hal ini kami lakukan sebagai bentuk dukungan kepada pihak puskesmas yang siap sedia melayani warga Surabaya selama 24 jam di masa pandemi ini,” jelas Mudakir.

Yamaha Jatim juga memberikan pinjaman lima unit sepeda motor kepada pihak UM Surabaya. Unit sepeda motor ini diharapkan bisa menyukseskan persebaran dukungan APD kepada puskemas di Surabaya lebih cepat dan muat banyak.


Ditambah lagi dengan seratus paket isolasi mandiri yang akan dibagikan kepada tenaga kesehatan. Diharapkan kerjasama ini dapat membantu sesama warga Surabaya yang terdampak oleh Covid-19.


Teks: Indramawan

Foto: STSJ