• Editor

AHM Akan Informasikan Strategi dan Roadmap Bisnis Sepeda Motor Listrik di Indonesia

“Paling lambat akhir tahun ini, kami akan menginformasikan strategi dan roadmap bisnis sepeda motor listrik Honda di Indonesia.” (President Director AHM, Keiichi Yasuda).

OTOPLUS-ONLINE I PT Astra Honda Motor (AHM) dalam waktu dekat akan menyampaikan rencana dan langkah strategis dalam menghadirkan sepeda motor listrik bagi konsumen di Indonesia.


Hal ini adalah sebagai tindaklanjut terhadap kebijakan pemerintah tentang kendaraan listrik, yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 55 tahun 2019 mengenai Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Tranportasi Jalan.


“Paling lambat akhir tahun ini, kami akan menginformasikan strategi dan roadmap bisnis sepeda motor listrik Honda di Indonesia,” ujar President Director AHM, Keiichi Yasuda dilansir dari situs resmi Astra Honda Motor pada Selasa, 13 September 2022 hari ini.


Baca juga: All New Honda PCX e:HEV dan Persiapan Honda Menuju Era Elektrifikasi


Keiichi Yasuda menambahkan, terkait dengan hal ini, pihaknya sudah bekerjasama dengan berbagai pihak dalam riset dan pengembangan sepeda motor listrik dan infrastruktur pendukungnya, termasuk dalam rantai bisnis baterai.


Tidak hanya itu saja. Executive Vice President Director AHM, Johannes Loman juga mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan jaringan bisnis dan ekosistemnya, agar dapat memberikan pelayanan yang paling sesuai untuk era kendaraan listrik di masa mendatang.


Baca juga: Strategi dan Target Wahana dalam Pasarkan PCX160 e:HEV


“Kami ingin dapat segera memberikan sepeda motor listrik berkualitas, aman buat konsumen,dan dukungan layanan purna jual terbaik seperti yang telah kami implementasikan selama ini dalam menemani masyarakat mewujudkan mimpi mereka melalui sepeda motor berbahan bakar,” ungkap Loman.


Untuk itu, AHM telah dan terus melakukan studi dan inovasinya agar dapat menghadirkan sepeda motor listrik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.


Setelah meluncurkan Honda PCX Electric di tahun 2019, AHM mengembangkan studi bersama berbagai pihak dalam ekosistem sepeda motor listrik, seperti kerjasama dengan HEIN (PT HPP Energy Indonesia) dalam pengadaan infrastruktur pertukaran baterai.

Selain itu, AHM juga menawarkan skema bisnis Honda PCX Electric berupa penyewaan kepada perusahaan dalam mendukung operasional bisnis di berbagai lini atau business to bussines(B2B).

Beberapa perusahaan dan institusi yang melakukan kerjasama antara lain Grab, Gojek, Kementerian Perhubungan, Kementerian Perindustrian, dan beberapa perusahaan untuk mendukung aktivitas mereka.


Sebagai informasi, Honda Motor Co., Ltd. telah menargetkan realisasi netralitas karbon sepeda motor Honda di seluruh dunia selama tahun 2040-an.


Untuk itu, secara global, Honda akan menghadirkan 10 model sepeda motor listrik pada tahun 2025, dan dalam lima tahun ke depan Honda Motor Co., Ltd. menargetkan penjualan 1 juta unit sepeda motor listrik dan mencapai 3,5 juta pada 2030.


Honda berkomitmen untuk mempercepat elektrifikasi sepeda motor sebagai fokus utama strategi yang berkontribusi pada lingkungan, dan terus melanjutkan kemajuan ICE (Internal Combuction Engines).

AHM pun memiliki komitmen terhadap elektrifikasi sepeda motor, yang telah dibuktikan sejak tahun 2019 dengan memproduksi Honda PCX Electric di pabrik AHM di Sunter, Jakarta Utara.

Honda PCX Electric dilengkapi dengan dua unit baterai portable (Honda Mobile Power Pack) yang dapat diisi ulang dengan menggunakan dua mekanisme, yaitu swap system (pertukaran baterai) dan on board charging.


Teks: Indramawan

Foto: AHM