• Editor

Berakselerasi 0-100 Kpj dalam 4,8 Detik Bersama BMW X3M Competition

Simak driving experience BMW X3 M Competition ini agar tahu kenapa harga dua kali lipat dibanding basic model, BMW X3 xDrive 30i MSport.

Ini sejatinya sebuah supercar yang berbalut bodi SUV!


OTOPLUS-ONLINE I Selain model reguler BMW X3 xDrive 30i MSport yang diperkenalkan Maret 2021 lalu, BMW Indonesia juga menawarkan sport SUV high performance beremblem X3 M Competition.


Kalau X3 xDrive 30i M Sport dipasarkan dengan harga Rp 1,3 miliar, harga dasar X3 M Competition ini tembus 2,219 miliar. Itu pun angkanya bisa membengkak tergantung fitur apa yang ditambahkan.

Emblem ini jadi petunjuk kastanya


Seperti unit tes milik BMW Eurokars ini. Dengan semua fitur tambahan yang menyertai, harganya jadi Rp 2,57 miliar! Angka itu mendekati banderol BMW X7 xDrive 40i Opulence yang dijual seharga Rp 2,6 miliar.


Baca juga: BMW Indonesia Hadirkan X3 dan X7 Terbaru untuk Lengkapi Model X


Lantas apa kelebihannya? Seperti apa fiturnya, dan bagaimana impresi berkendaranya sampai membuat X3 M dihargai hingga dua kali lipat dibandingkan basic modelnya.


Berikut experience OTOPLUS-ONLINE setelah seharian bersama X3 M Competition.

Sosok Agresif

Bingkai gril double kidney warna hitam piano produk BMW Individual ini merupakan opsi yang disodorkan terpisah


Secara garis besar, komponen bodi seperti bumper, sideskirt dan beberapa bagian lain sama dengan X3 xDrive 30i. Memang, kecuali spion keduanya dibekali perangkat aerodinamis M Sport yang sama.

Side air duct dengan logo X3 M jadi pembeda dengan X3 reguler di bagian samping, sementara desain sideskirt menurut kami terlalu biasa untuk sebuah produk M


Namun beberapa detail X3 M Competition terlihat beda. Seperti aksen warna black high gloss pada gril, window line, side air duct, diffuser belakang, ornamen aero part di bumper depan, housing foglamp dan emblem.

Pelek bicolour black dari M light alloy model V-spoke style 765M yang berukuran 21 inci


Dipadukan pelek dan ban berukuran lebih besar (21 inci) X3 M Competition terlihat lebih dinamis dan agresif meski dibalut dengan warna beraura elegan seperti warna Phytonic Blue Metallic di unit tes kami ini.

Praktis dan fungsional

Tetap menyuguhkan kepraktisan dan fungsionalitas layaknya sebuah SUV


Asyiknya X3 M Competition tetaplah sebuah SUV yang praktis dan fungsional. Sport SUV ini memiliki fitur-fitur di antaranya, adaptive LED headlights and LED tail lights, front & rear Park Distance Control (PDC), kaca spion dalam yang akan meredup otomatis saat terkena sorotan cahaya dan automatic tailgate operation di sisi eksterior.

Interior beraksen Aluminum Carbon structure dan Pearl Chrome trim finisher sarat sentuhan M Competition


Sedangkan di bagian interior, X3 M Competition tentu dibekali dengan BMW Live Cockpit Professional with navigation and BMW Head-up display, automatic air conditioning with 3-zone control, sport seats berbalut kulit dengan penyetelan elektris, Harman Kardon surround-sound system dan ambient interior lighting.

Jok model sports seat berlogo M dengan headrest semi-integrated berbahan kulit Merino Leather yang kombinasi warnanya dapat dipilih sesuai selera. Ruang di baris kedua masih cukup nyaman dan lega untuk sebuah sport SUV, sementara volume bagasi besar, mencapai 550 liter atau 1.600 liter jika bangku kedua dilipat. Fleksibilitas penyetelan jok pengemudi dimudahkan dengan fitur electric adjustment seat 10 arah


Ada lagi fitur-fitur yang bersifat convenient seperti panorama sun roof, comfort access system, sunblinds di kaca belakang, seat backrest adjustment, M Seatbelt, ambient lighting dan banyak lagi.

Kehadiran menu “M Setup”pada layar infotainment display membedakan X3M Competition dengan versi regulernya


Untuk mendukung kenyamanan berkendara di rute-rute panjang, SUV dengan dimensi panjang 4.726 mm ini juga telah dilengkapi teknologi dynamic cruise control dengan fungsi pengereman.

Impresi Berkendara

Setir BMW M berbalut kulit dengan sepasang tombol untuk setup berkendara, M1 & M2


Adrenalin langsung melonjak usai menekan tombol Start/Stop. Pasalny saat berkitir stasioner saja suara dari mesin 6 silinder berkapasitas 2.993cc ini begitu menggunggah.


Baca juga: BMW i3s Tak Hanya Praktis dan Efisien Khas Mobil Listrik, Tapi Juga Mewah


Sebagai informasi, mesin X3 M berkode S58. Basic-nya sih mesin B58 seperti yang terbenam di BMW X5. Oleh BMW M mesin ini di-blue print ulang sehingga hanya 10% komponennya yang sama dengan mesin B58 yang menjadi basisnya.

Mesin ini sanggup menghasilkan tenaga hingga 510 dk dan torsi sangar sebesar 650 Nm


Nyaris seluruh komponennya dibuat baru. Di antaranya intake air ducting, sistem intercooling, piston, komponen turbo, injector sampai layout di sisi dalam karter oli yang berbeda. Untuk memaksimalkan performa, boost turbo diset di angka 2,3 bar.


Baca juga: The All New BMW 320i Sport Memang Fun Banget Naikannya!


Hasilnya mesin ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 510 dk/6.250 dan torsi 600 Nm flat pada putaran 2.600-5.950 rpm. Keluaran tenaga dan torsi sebesar ini setara dengan mesin V8 non turbo berkapasitas 6.3 liter milik Mercedes-Benz.

Mainkan paddle shift untuk upshift atau downshift lebih instan


Tenaga sebesar itu lantas ditransfer ke sistem penggerak 4 roda M xDrive oleh transmisi 8 percepatan M Steptronic berteknologi Drivelogic.

BMW M Gear Selector Switch


Tekan kuat pedal rem diikuti injakan penuh pada throttle secara otomatis akan mengaktifkan sistem launch control, segera lepaskan injakan pada pedal rem dan mesin akan menghempaskan SUV berbobot kosong 2.045 kg dari 0-100 kpj dalam waktu 4,8 detik! Lalu percepatan 100-200 kpj hanya butuh waktu 10,2 detik dan 200 kpj bisa diraih 15,1 detik.


Baca juga: Berburu Jalur Bersepeda Bersama The New BMW X1 sDrive 18i xLine


BMW mengklaim top speed-nya mencapai 285 kpj. Kemampuan itu dapat disetarakan dengan sports car dengan Toyota Supra, Audi TT, Jaguar F-Type, BMW Z4 dan Porsche Cayman 718.

Berakselerasi 0-100 kpj dalam 4,8 detik!


Untuk mengawal performa beringasnya X3 M Competition dibekalinya dengan sistem rem M Compound brake. Cakramnya berukuran, 395 mm di depan dan 370 mm di belakang. Keduanya dikawal kaliper rem berkemampuan tinggi dari BMW M.


Untuk mengimbangi performa mesinnya, karakter suspensi diset kaku. Jujur, meski mengadopsi teknologi adaptive suspension SUV ini tetap saja kurang nyaman dipakai harian. Saat melibas jalan bergelombang, tubuh serasa diguncang-guncang.


Baca juga: Impresi Berkendara BMW X7 xDrive40i Opulence Versi CKD


Tapi positifnya gejala limbung ketika bermanuver atau menikung apalagi di kecepatan tinggi terasa minim. Pada kecepatan tinggi pun stabilitasnya luar biasa untuk kendaraan dengan dimensi tinggi menyentuh 1.669 mm.


Soal menciptakan mobil dengan kemampuan manuver hebat, BMW salah satu jagonya. Seperti X3 M Competition, BMW membenamkan teknologi variable sport steering yang dinamai M Servotronic Steering.


Baca juga: BMW i8 Roadster: Komparasi Mobil Listrik Hibrida dan Mobil Listrik Murni


Teknologi itu memungkinkan bobot kemudi akan menyesuaikan dengan kecepatan dan medan yang dilalui. Hasilnya, meski dengan dimensi sebesar Toyota Kijang Innova dan bobot 2 ton lebih, pengendalian X3 M Competition tetap lincah dan presisi layaknya sebuah compact hatchback.


Teks dan Foto: Nugroho Sakri Yunarto