top of page
  • Editor

Berkendara dengan Muatan Berlebih Selain Bahaya, Juga Merugikan

Dwi Suwanto, Instruktur Service & Spare Part Yamaha STSJ menyampaikan masih banyak pengendara bawa muatan terlalu besar.

OTOPLUS-ONLINE I Membawa beban berlebih saat berkendara dapat menyulitkan pengendara saat hendak bermanuver, sehingga bisa sangat berbahaya,


Selain itu, berkendara dengan muatan berlebih juga dapat berpengaruh terhadap komponen kendaraan, yakni tidak dapat bekerja maksimal.


Baca juga: Ini Keunggulan Lain Yamaha Gear 125 Selain Seliter Bisa Tempuh 61,259 Km!


Dwi Suwanto, Instruktur Service & Spare Part PT. Surya Timur Sakti Jatim (Yamaha STSJ) menyampaikan masih banyak pengendara yang membawa muatan terlalu besar.


“Pasti akan menyulitkan pengendara yang ingin bermanuver jika membawa muatan berlebih. Maka dari itu harus memperhatikan beban yang dibawa, agar keselamatan berkendara tetap terjaga, serta komponen dapat berfungsi dengan baik,” tambah Dwi.


Baca juga: Test Ride 5 Hari Yamaha Fazzio untuk Pemakaian Dalam dan Luar Kota, Bagaimana Hasilnya?


Pada kesempatan ini, Dwi juga menyampaikan risiko membawa muatan berlebih pada kendaraan sebagai berikut:


Boros Bahan Bakar

Ketika pengendara sering membawa muatan di luar kapasitas, tentu akan berpengaruh terhadap pemakaian bahan bakar. Sebab, semakin besar tenaga yang dibutuhkan oleh mesin untuk bergerak. Hal ini akan membuat bahan bakar semakin boros.


Mesin Cepat Panas

Membawa beban terlalu berat akan mempengaruhi putaran pada mesin kendaraan. Jika dibiarkan, mesin bisa overheat dan akan mengganggu kesehatan mesin motor.


Shockbreaker belakang berpotensi rusak

Shockbreaker menjadi komponen pertama yang terlebih dahulu menahan beban motor. Apabila shockbreaker bekerja melebihi kapasitas, dapat dipastikan komponen akan cepat rusak. Sehingga motor tidak nyaman untuk dikendarai.


Ban jadi cepat habis

Kelebihan muatan dan kondisi jalan juga mempengaruhi kondisi ban depan dan belakang. Segera cek permukaan ban karena ban merupakan komponen paling vital yang berhadapan langsung dengan aspal.


Teks: Indramawan

Foto: Yamaha STSJ


bottom of page