• Editor

Deteksi Dini Penyebab Knalpot Berasap

Ada knalpot yang mengeluarkan asap berwarna putih dan asap berwarna hitam, masing-masing karena sebab yang berbeda.

MPM Honda Jatim - Knalpot motor yang mengeluarkan asap putih sering kali kita temui di jalan. Knalpot motor yang mengeluarkan asap tentu akan berpengaruh ke performa motor itu sendiri. Hal tersebut menjadi tidak nyaman untuk diri sendiri maupun untuk pengendara lain.


Asap tersebut bisa disebabkan oleh adanya gangguan di dalam komponen mesin, utamanya pada proses pembakaran.


Salah satu ciri mesin sepeda motor yang sehat dapat dilihat dari asap knalpot. Jika knalpot mengepul asap berlebih atau kerap disebut ngebul, artinya pembakaran bermasalah.


Tapi asap yang keluar dari ujung knalpot pun tidak sama. Ada knalpot yang mengeluarkan asap berwarna putih dan asap berwarna hitam. Kebulan asap bisa terjadi di semua jenis motor, baik bebek, skutik, maupun sport.


Knalpot mengeluarkan asap putih dapat disebabkan karena ada oli yang masuk ke dalam ruang bakar. Dan dalam proses pembakaran oli ikut terbakar mengakibatkan asap berwarna putih keluar dari knalpot.


Kalau asap yang keluar berwarna hitam, bisa dipastikan proses pembakaran di mesin kurang maksimal.

Masalah ini disebabkan oleh tidak sempurnanya pembakaran bensin di ruang mesin karena asupan udara yang kurang.


Solusinya cukup penyetelan ulang di ECU atau Electronic Control Unit. Kalau mengepul karena bahan bakar, asapnya hitam, pembakaran akan lebih boros. Tapi kalau putih yang terbakar cenderung oli.


Berikut penyebab oli masuk ke dalam ruang bakar


Oli masuk lewat bagian bawah piston

Piston bergerak bolak-balik secara lurus (translasi) di dalam silinder. Untuk mencegah kebocoran tekanan kompresi dan mencegah oli masuk ke dalam ruang bakar, maka piston dan silinder mempunyai celah yang sangat sempit dan dicegah juga dengan adanya ring piston.


Disebabkan karena keausan dari piston atau dinding slinder dapat menyebabkan celah menjadi besar dan oli ikut naik ke dalam ruang bakar. Kondisi ini juga akan lebih ekstrem bila ring piston juga mengalami keausan, maka oli yang naik menjadi lebih banyak.


Oli masuk lewat batang klep/valve

Oli dapat masuk melalui celah antara batang klep dengan dudukannya. Bila celah mengalami keausan atau seal olinya rusak, maka oli dapat merembes masuk ke dalam ruang bakar.


Dengan menggunakan kompresi tester, kita mengukur tekanan kompresi dari ruang bakar. Bila ada keausan, maka tekanan kompresi akan turun dari standarnya. Selain knalpot berasap juga tenaga akan berkurang dan lebih parah dapat menyebabkan mogok.


“Perlu diingat, masalah knalpot ngebul atau berasap pada dasarnya tidak akan terjadi jika rutin melakukan perawwatan motor secara berkala meskipun motor jarang dipakai karena adanya pandemi Virus Corona. Perawatan secara berkala di AHASS tetap harus dilakukan. Hal ini demi menjaga kondisi motor Honda kesayangan selalu dalam kondisi yang terbaik,” kata M. Bondan Priyoadi selaku Technical Service Division Head MPM Honda Jatim. ***