Diduga Rem Blong! Monster Truck Tabrak Penonton di Kolombia: 2 Tewas, Puluhan Jadi Korban
- Editor

- 3 hari yang lalu
- 2 menit membaca
Salah satu korban tewas yang ditabrak monster truck di Kolombia ini adalah seorang anak berusia 10 tahun.

OTOPLUS ONLINE I Insiden mengerikan terjadi di Popayán, Kolombia, pada 3 Mei 2026, saat sebuah monster truck tiba-tiba lepas kendali dan menghantam penonton dalam sebuah atraksi. Diduga akibat rem blong, kecelakaan ini menewaskan 2 orang serta melukai puluhan lainnya.
Mengacu laporan Reuters, korban tewas termasuk seorang anak berusia 10 tahun. Secara keseluruhan, insiden ini menyebabkan 2 orang meninggal dunia dan 37 lainnya mengalami luka-luka, berdasarkan keterangan otoritas setempat.

Detik-detik kejadian disebut berlangsung sangat cepat. Kendaraan yang tengah melakukan atraksi itu diduga mengalami kegagalan teknis, sehingga keluar dari lintasan dan langsung menghantam area penonton yang berada di sekitarnya.
Pemerintah daerah bergerak cepat dengan mengerahkan tim medis serta layanan darurat ke lokasi kejadian. Korban luka segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan intensif.

Gubernur Cauca, Octavio Guzmán, menyampaikan duka mendalam atas tragedi tersebut sekaligus memastikan investigasi akan dilakukan secara menyeluruh.
“Kami sangat menyesalkan kecelakaan ini dan menyampaikan solidaritas kami kepada keluarga para korban,” ujar Octavio Guzmán, seperti dikutip Reuters.
Ia menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan maksimal, sembari menyelidiki penyebab pasti insiden ini.
Hingga saat ini, dugaan awal mengarah pada kegagalan sistem pengereman, namun otoritas menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan belum ada kesimpulan final.
Tragedi ini kembali menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan dalam setiap pertunjukan otomotif, terutama yang melibatkan kendaraan berperforma tinggi. Pemerintah setempat menyatakan hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Insiden di Popayán ini juga memicu perhatian luas di berbagai negara, terlebih setelah video kejadian beredar di media sosial. Namun demikian, laporan resmi tetap menjadi rujukan utama untuk memastikan akurasi informasi yang beredar.
Teks: Indramawan
Foto: REUTERS/Henry Laserna




Komentar