Ganti Ban Beda Merek Tidak Masalah Asal..
- Editor

- 24 jam yang lalu
- 3 menit membaca
Penggantian ban tak sesuai spesifikasi pabrikan dapat pengaruhi kenyamanan, konsumsi bahan bakar, hingga akurasi spidometer.

OTOPLUS ONLINE I Ban merupakan satu-satunya komponen yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan oleh karena itu di kendaraan, roda dua atau empat, ban jadi fitur keselamatan paling penting karena berperan krusial menopang berat kendaraan, menyalurkan tenaga mesin, meredam guncangan, dan mengontrol arah kendaraan.
Selain itu ban sangat berpengaruh pada kenyamanan dan karakter pengendalian (handling).
Faktor-faktor ban yang mempengaruhi kenyamanan berkendara yaitu profil ban, ban dengan profil tinggi (dinding samping tebal) umumnya lebih empuk dan nyaman karena lebih baik dalam meredam guncangan dari permukaan jalan yang tidak rata.
Selanjutnya jenis ban, ada ban Highway Terrain (HT), All Terrain (AT), Mud Terrain (MT), Performance Tyre, masing-masing menawarkan karakter yang berbeda-beda. seperti comfort (nyaman dan senyap), performance (daya cengkeram tinggi), atau durability (keawetan). Pilih ban dengan karakter yang sesuai kebutuhan berkendara.
Sedangkan faktor-faktor dari ban yang memengaruhi karakter pengendalian yaitu profil ban.
Ban dengan sidewall rendah (dinding samping tipis) menawarkan stabilitas yang lebih baik dan handling yang lebih tajam. Ban tipe ini umum didigunakan pada mobil sedan atau sport.
“Pemilik kendaraan harus memastikan spesifikasi ban sesuai standar pabrikan agar kenyamanan dan keamanan tetap optimal,” ujar Roni Agung, Kepala Bengkel Astra Peugeot Cilandak, Jakarta Selatan.
Pabrikan sudah menentukan ukuran ban agar sesuai dengan desain suspensi dan system gerak kendaraan. Perubahan ukuran yang ditoleransi adalah +/-2.
Misalnya ban standar berukuran 215/60-17 maka kenaikan ukuran maksimal yang masih bisa ditoleransi adalah 235/50-19 atau 235/45-19.
Harus dipahami, penggantian ban yang tidak sesuai spesifikasi pabrikan dapat memengaruhi kenyamanan, konsumsi bahan bakar, hingga akurasi spidometer.
Hal lain yang memengaruhi karakter pengendalian adalah tekanan angin. Tekanan yang terlalu rendah menyebabkan mobil limbung dan susah dikendalikan, sedangkan jika terlalu tinggi mobil jadi kurang stabil dan tidak nyaman.

Selanjutnya ukuran dan tread pattern atau kembangan ban. Penggunaan ban dengan ukuran yang tidak sesuai spesifikasi, terlalu besar atau terlalu kecil dapat mengurangi respon kemudi dan membuat mobil sulit dikendalikan, terutama saat menikung.
Sementara kembangan ban, ban dengan pola yang baik dapat membantu mengurangi risiko aquaplaning dan meningkatkan stabilitas kendaraan terutama di jalan licin.
Hindari mengaplikasikan dua ban dengan Kembangan berbeda pada satu poros karena rawan membuat mobil tergelincir karena perbedaan kemampuan cengkramannya.

Selain ukuran, profil dan desain Kembangan, ada dua indikator yang kerap terabaikan yaitu Load index dan speed rating.
Kedua indicator ini umumnya diletakkan di belakang angka ukuran ban. Contohnya 215/60R16 95H. 95 merupakan indicator load index yang menunjukkan kemampuan membopong beban hingga 690 kilogram/ban sementara huruf H merupakan speed rating yang menunjukkan batas kecepatan maksimum hingga 210 km/jam.
Dua indikator ini tak bisa diabaikan karena dapat berpengaruh pada keselamatan berkendara.
Hal lain yang juga tak boleh diabaikan saat akan ganti ban adalah mengetahui tahun produksi ban.
Keterangan itu ditunjukkan pada angka yang menempel di dinding ban umumnya tertera dekat dengan pelek.
Formasinya mudah dipahami kok, misal tertera angka 0826 maka itu menunjukkan kalau ban tersebut diproduksi pada minggu ke-8 tahun 2026.
Idealnya ban tidak berusia lebih dari 2–3 tahun sejak diproduksi agar performanya tetap optimal.
Setelah dipilih pun masih ada yang perlu diperhatikan saat pemasangan. Kenali titik balancing.
Kalau kalian perhatikan pada dinding ban ada penanda berupa cat kuning atau merah.
Cat itu menunjukkan titik keseimbangan ban yang harus dipasang sejajar dengan pentil ban. Bengkel ban berpengalaman umumnya sudah paham soal ini.
Setelah ban terpasang ke pelek, roda masih harus dibalancing sebelum dipasang ke mobil.
Selanjutnya usai terpasang, lakukan spooring agar sudut toe, caster dan camber selaras sesuai acuan pabrikan.
Penyelarasan ini selain bertujuan menjaga kestabilan kendaraan, mencegah getaran, juga akan memastikan keausan ban merata.

Soal pilihan merek, berbagai brand bisa menjadi pilihan. Tidak selalu harus ban dari brand bawaan pabrikan. Asal sesuai dengan apa yang diuraikan di atas, silakan.
Teks dan Foto: Nugroho Sakri Yunarto




Komentar