Jelang EastFood Indonesia Expo dan ALLPACK Surabaya 2026, Peserta dari Dalam dan Luar Negeri Membludak!
- Editor

- 5 jam yang lalu
- 4 menit membaca
Pameran makanan dan minuman internasional EastFood Indonesia Expo (IIFEX) 2026 akan berlangsung 18–21 Juni 2026 di Grand City Convention Hall, Surabaya dan terbuka untuk umum.

OTOPLUS-ONLINE | Di tengah tekanan ekonomi global yang masih dibayangi krisis energi dan BBM, pelemahan nilai tukar rupiah, hingga kenaikan biaya logistik dan bahan baku industri, antusiasme pelaku usaha terhadap gelaran EastFood Indonesia International Expo (IIFEX) dan ALLPACK Surabaya 2026 justru menunjukkan lonjakan signifikan.
Lonjakan antusiasme tersebut terlihat dari membludaknya jumlah peserta pameran dari dalam maupun luar negeri yang dipastikan ambil bagian dalam ajang Business-to-Business (B2B) berskala internasional tersebut.
EastFood Indonesia Expo (IIFEX) 2026 yang berlangsung pada 18-21 Juni 2026 di Grand City Convention Hall, Surabaya akan menghadirkan lebih dari 180 peserta dari dalam maupun luar negeri, sekaligus menyediakan ruang promosi dan pengembangan usaha bagi 30 pelaku UMKM.
Baca juga: Pengin Bisnis Kuliner? Kunjungi Pameran Internasional EastFood (IIFEX) dan EastPack Surabaya 2025
Sementara itu, ALLPACK Surabaya 2026 (EastPack Surabaya) yang fokus pada sektor pengemasan, pengolahan, dan plastik, untuk pertama kalinya digelar secara terpisah bersama East Beauty Pack Expo 2026 pada 1-4 Juli 2026 di lokasi yang sama.


“Tahun ini kami juga menghadirkan ALLPACK yang fokus pada industri pengemasan mulai dari bahan baku, teknologi, hingga mesin-mesin packaging. Untuk pameran dengan kategori baru ini saja sudah ada sekitar 90 peserta dan itu sangat positif,” jelas Chief Executive Officer (CEO) Krista Exhibitions, Daud D. Salim pada sesi press conference (15/6).
Paling menggembirakan menurut Daud, mayoritas peserta lama kembali mengikuti pameran tahun ini, sementara sekitar 10 persen di antaranya merupakan peserta baru. Hal tersebut dinilai menjadi indikator positif terhadap kepercayaan pelaku industri terhadap pasar Indonesia.
Menurut Daud, tingginya partisipasi peserta menjadi sinyal kuat bahwa industri makanan, minuman, pengolahan, dan pengemasan nasional masih memiliki daya tahan yang baik meski situasi global belum sepenuhnya stabil.
Hal ini turut didukung tren positif pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang menjadi tertinggi di Pulau Jawa pada Triwulan I 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur, ekonomi Jawa Timur tumbuh 5,96 persen secara tahunan (year-on-year) dan 1,25 persen secara kuartalan (q-to-q).
Tak sekadar menghadirkan pameran, Krista Exhibitions juga aktif membuka peluang bisnis bagi pelaku UMKM makanan dan minuman melalui program business matching dan hosted buyer.
Dalam program tersebut, Krista Exhibitions memfasilitasi buyer potensial dari dalam maupun luar negeri untuk datang langsung ke Surabaya dan bertemu dengan pelaku usaha nasional mulai dari UMKM hingga perusahaan menengah besar.

“Mereka datang untuk mencari produk-produk Indonesia. Kita fasilitasi agar bisa bertemu langsung dengan pengusaha kita,” ujar Daud.
Selain buyer internasional dari Malaysia, Krista Exhibitions juga mengundang pembeli potensial dari berbagai kota di Indonesia seperti Makassar, Bali, Medan, hingga Manado guna memperluas peluang kolaborasi bisnis dan membuka akses pasar baru bagi UMKM, khususnya di Jawa Timur.
Program hosted buyer ini menjadi salah satu strategi Krista Exhibitions untuk membantu pelaku UMKM memperoleh akses pasar lebih luas sekaligus membuka peluang ekspor produk makanan dan minuman Indonesia.
Menurut Daud, konsep tersebut juga akan diperluas pada ajang Krista Interfood 2026 yang berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2 Jakarta pada November mendatang dengan menghadirkan buyer dari Thailand, Singapura, Malaysia, hingga Filipina.

“Jadi kita mempromosikan Indonesia dan mempertemukan pengusaha kita dengan buyer internasional,” kata Daud.
Dimeriahkan Bakat Boga Challenge 2026

Pameran tahunan EastFood Indonesia Expo (IIFEX) 2026 yang kini telah memasuki tahun ke-16 penyelenggaraan ini akan diramaikan program baru, yakni Bakat Boga Challenge 2026 hasil kerjasama dengan Association of Culinary Professionals (ACP).
Kompetisi kuliner ini membuka berbagai kategori yang dipertandingkan antara lain Lapis Surabaya, Bolu Gulung Keju, Traditional Jajanan Pasar, Western Seafood Spaghetti, The Best Risoles, Classic Chiffon Cake, hingga Chicken Main Course, dengan penilaian yang menitikberatkan pada cita rasa, teknik pengolahan, dan penyajian yang kreatif serta profesional.
Program Bakat Boga Challenge 2026 ini melengkapi berbagai program edukatif dan kompetitif yang dirancang untuk memperkaya wawasan serta meningkatkan keterampilan para pelaku industri.
Salah satu agenda unggulan tetap adalah Cooking & Baking Demo yang menghadirkan chef profesional dan brand terkemuka seperti IndoBake, Kewpie, Rich’s, serta berbagai perusahaan makanan dan minuman lainnya.
Melalui sesi demonstrasi ini, pengunjung dapat memperoleh inspirasi mengenai tren kuliner terkini, inovasi produk, serta penerapan teknologi dalam industri makanan dan minuman.
Jadi sekali lagi jangan lewatkan rangkaian pameran EastFood Indonesia Expo (IIFEX) 2026 akan berlangsung pada 18–21 Juni 2026, kemudian dilanjutkan dengan penyelenggaraan ALLPACK Surabaya 2026 (EastPack Surabaya) bersama East Beauty Pack Expo 2026 pada 1–4 Juli 2026.
Seluruh rangkaian pameran di Jawa Timur ini terbuka bagi pelaku bisnis maupun masyarakat umum mulai pukul 10.00–19.00 WIB di Grand City Convention Hall, Surabaya.
Teks dan Foto: Indramawan




Komentar