top of page
  • Gambar penulisEditor

Kracker Supermoto Goes To Jambore Supermoto Sumatera 2023

Selain untuk menghadiri acara akbar, turing ini juga untuk memperkuat kekompakkan tim.

OTOPLUS-ONLINE I Komunitas Kracker Supermoto melakukan turing jarak jauh untuk menghadiri Jambore Supermoto Sumatera 2023 yang digelar pada akhir Juni lalu.


Kepada OTOPLUS-ONLINE, Rudi Riadi sebagai peserta Kracker Supermoto Goes To Jambore Supermoto Sumatera 2023 ini mengatakan, persiapan keberangkatan dilakukan pada Rabu sore, 21 Juni lalu di daerah Pancoran, Jakarta Selatan yang menjadi markas komunitas ini.


Mereka melakukan persiapan untuk turing menuju Muara Bungo, Jambi, tempat berlangsungnya Jambore Supermoto Sumatera.

Start dilakukan dari markas Kracker tersebut menuju tempat pemberhentian pertama di Lampung Tengah. “Sekitar jam 12 malam sudah naik kapal ferry. Lalu menuju rest pertama dan tiba hari Kamis (27/6) sekitar pukul 10 pagi,” jelas Rudi.


Setelah istirahat sejenak, rombongan yang terdiri dari 13 rider supermoto perwakilan Kracker chapter Jabotabek (Jakarta Bogor Tangerang Bekas) serta pengurus pusat plus 4 crew tambahan, melanjutkan perjalanan sekitar pukul 3 sore. Tujuannya adalah Sumatera Selatan.

Setelah 8 jam perjalanan, para rider supermoto Jabotabek tersebut tiba di Palembang. “Kami langsung disambut oleh ketua Kracket Palembang dan bermalam di sekretariat,” papar Rudi. “Selama rehat, tak lupa mendapat suguhan makanan khas pempek,” kekehnya.

Jumat (28/6), perjalanan dilanjutkan setelah tengah hari. Selepas sholat Jumat, rombongan melakukan riding menuju kota Jambi. Kali ini dibutuhkan waktu sekitar 9 jam untuk mengarah ke tempat pemberhentian ketiga. Para rider disambut oleh ketua Kracker chapter Jambi lalu bermalam di basecamp. Jamuan dari area Jambi adalah durian.


"Begitu selesai melepas lelah, Sabtu pagi (24/6), kami langsung menuju lokasi acara di Muara Bungo. Perjalanan lumayan lama karena kondisi jalanan,” bilang Rudi. Berangkat pukul 9 pagi dan tiba di tempat event kisaran pukul 4 sore.

Karena tiba di saat acara sedang ramai, lelah di perjalanan langsung terlupakan. Aksi-aksi akrobat alias freestye dengan motor genre supermoto dilakukan oleh rider-rider Jabotabek bersama dengan perwakilan komunitas lain. Kemeriahan dan kekompakan makin terasa.



"Keesokan hari, perjalanan pulang kami lakukan agak sore, kisaran pukul 2 siang. Kali ini lewat jalur tengah,” imbuhnya. Kali ini lokasi istirahat di Sorolangun dan Lubuk Linggau untuk bermalam.


Pada Senin pagi (26/6), perjalanan berlanjut ke Lampung Tengah. Sempat singgah di Baturaja, Sumatera Selatan dan rehat sejenak di secretariat bersama salah satu founder Kracker Baturaja Sumsel, Indra. Tiba di Lampung Tengah sekitar jam 2 dini hari.



Perjalanan terakhir dimulai Selasa pagi (27/6). “Setelah menikmati makanan khas Lampung, kami lanjut hingga Jakarta. Dan sampai sekitar jam 11 malam,” ungkap Rudi. Perjalanan selama 6 hari tersebut total menempuh jarak 2.400 km.


“Selain untuk menghadiri acara gede, kami juga punya visi dan misi memperkuat kekompakkan tim. Mental dan fisik diuji selama perjalanan. Apalagi ada beberapa motor terkena kendala di suspensi patah, pelek bengkok atau bearing roda jebol. Jalanan Sumatera kan masih banyak yang nggak mulus,” sahut Rudi sembari menjelaskan kalua perjalanan tersebut turut mendapat support dari Caos Custom Bike, Kawasaki Motor Indonesia, Omura Racing, Norifumi, Wurth G-Fore, Burger Bangor dan Kopi Gadjah.


Teks: Herwindo Yudhanata

Foto: Kracker for Otoplus Online

コメント


bottom of page