• Editor

Musim Hujan Tiba, Perhatikan 3 Hal Pemilihan Ban yang Tepat

Apa saja fungsi kembangan, profil, hingga kompon ban?

OTOPLUS-ONLINE I Musim hujan telah tiba, sehingga ada baiknya perhatikan kondisi ban motor yang vital penggunaanya. Apalagi dalam kondisi hujan, di mana ban dituntut bekerja maksimal tak hanya untuk kenyamanan, tapi juga keamanan dan keselamatan pengendara motor.


Secara umum memilih ban ada tiga hal utama yang harus diperhatikan, apa saja?


Pattern (Kembangan Ban)

Dalam kondisi hujan dan untuk pemakaian sehari-hari, ban harus memiliki pattern groove yang dapat berfungsi baik di kondisi basah. Namun tidak selalu terkorelasi, jika semakin banyak groove akan semakin tidak licin di kondisi basah.


"Mengingat ban masih memerlukan area tapak (yaitu area non groove), dan kondisi hujan yang tingkat curahnya berbeda. Kombinasi groove horizontal dan directional serta penggunaan center groove dapat diaplikasikan ke ban kondisi basah," kata Agung Yulianto selaku GM Kingland Tire.


Baca juga: Jalan Tol Bukan Jalan Bebas Hambatan, Dimana Kita Bisa Pacu Kendaraan Tanpa Batas


Pada produk Kingland Tire contohnya ada di ban King Jaguar, Tiger CRT dan Jaguar RTX. Ban ini memiliki kombinasi horizontal dan directional. Sementara penggunaan center groove bisa ditengok di King Tiger dan King Pangolins.


"Pada groove ini juga harus diperhatikan kedalaman groove (usia pakai). Ban dengan kedalaman di atas 80% akan berbeda kemampuan tapaknya. Juga kemampuan untuk mengalirkan air pada ban dengan kedalaman yang lebih rendah. Ban dengan kedalaman rendah (batas toleransi 25% dari kedalaman awal), potensi hydroplanning akan tinggi," katanya.


Profile Ban

Di musim hujan ini, kita juga harus memperhatikan profile ban. Lebar tapak sesuai pelek akan menghasilkan area kontak yang tepat. Dengan area kontak yang tepat, maka kontrol akan lebih mudah, baik pada kondisi kering, dan khususnya kondisi basah.


"Memilih ban dengan area kontak lebih kecil dari ban bawaan atau OEM berpotensi berkurangnya kemampuan ban di kondisi basah. Karena luas kontak yang minim, meningkatkan potensi hydroplanning," ungkap GM Kingland Tire ini.


Kompon

Jenis kompon yang disematkan pada ban juga sangat berpengaruh. Pada kondisi hujan permukaan jalan bisa sangat bersih atau justru banyak foreign material (material asing) seperti kerikil dan lain lain. Kompon yang masih lembut (kenyal) akan membantu muka tapak ban untuk adaptif terhadap kondisi di atas.


Dari penjelasan ini, sudah semestinya pengendara motor memastikan, ban telah sesuai dengan ketentuan di atas. "Ukuran yang direkomendasikan, pattern yang pas di kondisi basah, kedalaman groove masih relatif aman (di atas 60%), serta usia ban disarankan kurang dari satu setengah hingga dua tahun," lanjutnya.


Baca juga: Hilangnya Konsentrasi Saat Mengemudi Bisa Sebabkan Hilangnya Kendali


Ia menuturkan, kondisi hujan pada dasarnya akan menambah variabel kondisi jalan. Genangan air, terbatasnya pandangan, psikologis antar pengendara dan lain sebagainya.


Karena itu menjaga kecepatan, menjaga fungsi kontrol rider terhadap motornya tetap tinggi adalah hal yang penting sebagaimana disarankan dalam defensive riding.


Jadi pastikan motor Anda dalam kondisi prima untuk keselamatan berkendara, pada kondisi hujan!


Teks: Indramawan

Foto: Istimewa