Pedro Acosta Menangkan Sprint MotoGP Thailand 2026 Usai Penalti Marc Marquez: Saya Tidak Setuju...
- Editor

- 1 Mar
- 2 menit membaca
Duel panas Pedro Acosta dan Marc Marquez di Sprint MotoGP Thailand berakhir kontroversial usai penalti tikungan terakhir yang memicu protes keras dari Ducati.

OTOPLUS ONLINE I Sprint MotoGP Thailand (28/2) menghadirkan drama hingga tikungan terakhir setelah Pedro Acosta dinyatakan sebagai pemenang menyusul penalti yang dijatuhkan kepada Marc Marquez.
Keputusan tersebut langsung memicu perdebatan, terutama dari pihak Ducati yang menilai hukuman itu tidak adil.

Pertarungan sengit selama 13 lap dimulai dengan dramatis ketika peraih pole position Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) terjatuh di awal balapan, setelah sempat bertarung sengit dengan Marc Marquez (Ducati Lenovo).
Duel berikutnya pun terjadi antara Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) melawan rekan senegaranya, Marc Marquez.
Marquez dan Acosta berulang kali bertukar posisi sepanjang Sprint hingga menjelang lap terakhir, ketika juara MotoGP tujuh kali itu menyenggol pembalap KTM keluar dari jalur balap dalam gerakan agresif yang menarik perhatian petugas balap.
Para steward kemudian memerintahkan Marquez untuk menyerahkan posisinya, memungkinkan Acosta untuk melewati garis finis terlebih dahulu - meskipun pembalap muda itu tampak bingung setelah melewati bendera kotak-kotak.


Keputusan ini membuat Acosta otomatis naik ke posisi pertama dan meraih kemenangan Sprint pertamanya di kelas utama MotoGP.
Meski keluar sebagai pemenang, Acosta mengaku perasaannya tidak sepenuhnya sempurna.

āSeru sekali bisa menjalani sprint seperti ini melawan Marc. Memang benar mungkin saya tidak benar-benar merasa seperti seorang pemenang karena dia membiarkan saya lewat,ā ujar Acosta dikutip dari Reuters.

Reaksi keras datang dari kubu Ducati. Manajemen tim menilai penalti terhadap Marquez terlalu berlebihan untuk duel lap terakhir dan tidak mencerminkan esensi balapan MotoGP.
āMenurut kami ini penalti yang tidak adil. Tidak ada kontak dan Marc tidak keluar lintasan. Ini adalah balapan,ā tegas pimpinan Ducati Davide Tardozzi dikutip dari Crash.net.
Ducati juga menilai manuver tersebut masih dalam batas wajar, terutama mengingat situasi perebutan kemenangan di momen krusial Sprint. Mereka menekankan bahwa duel keras adalah bagian dari karakter MotoGP.
Sementara itu, Marquez memilih menerima keputusan steward meski harus kehilangan kemenangan.

āSaya tidak setuju, tapi saya harus menerimanya. Ini bagian dari balapan,ā kata Marquez.
Ia menambahkan fokusnya kini tertuju pada balapan utama dengan keyakinan performanya tetap kompetitif.
Kontroversi penalti ini membuat Sprint MotoGP Thailand menjadi topik yang paling banyak dibicarakan di putaran pembuka MotoGP musim 2026 ini, sekaligus meningkatkan tensi jelang balapan utama pada Minggu, 1 Maret 2026.
Hasil Sprint MotoGP Thailand 2026 (13 lap)
Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) ā 19:39.15
Marc Marquez (Ducati Lenovo) ā +0.108
Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP) ā +0.540
Ai Ogura (Trackhouse MotoGP) ā +2.100
Jorge Martin (Aprilia Racing) ā +3.851
Brad Binder (Red Bull KTM) ā +4.612
Joan Mir (Honda HRC Castrol) ā +4.924
Fabio Di Giannantonio (VR46 Racing) ā +5.748
Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) ā +6.910
Luca Marini (Honda HRC Castrol) ā +7.796
Alex Marquez (Gresini Racing) ā +8.504
Johann Zarco (LCR Honda) ā +8.577
Diogo Moreira (LCR Honda) ā +11.970
Franco Morbidelli (VR46 Racing) ā +12.395
Jack Miller (Pramac Yamaha) ā +13.467
Fabio Quartararo (Yamaha Factory) ā +15.079
Enea Bastianini (KTM Tech3) ā +15.452
Alex Rins (Yamaha Factory) ā +15.876
Maverick ViƱales (KTM Tech3) ā +21.445
Toprak Razgatlioglu (Pramac Yamaha) ā +25.860
Michele Pirro (Gresini Ducati) ā +27.892
DNF: Marco Bezzecchi (crash)
Teks: Indramawan
Foto: MotoGP









Komentar