top of page

Persaingan Aprilia Vs Ducati Makin Panas! Duet Baru Bagnaia-Bezzecchi Siap Tantang Marquez-Acosta

  • Gambar penulis: Editor
    Editor
  • 25 Jun
  • 3 menit membaca
Ducati dan Aprilia sama-sama melakukan manuver besar di bursa transfer pembalap MotoGP 2027.

Jelang gelaran MotoGP Belanda di sirluit Assen akhir pekan ini (26-28/2026), bursa pembalap MotoGP 2027 kian memanas.
Jelang gelaran MotoGP Belanda di sirluit Assen akhir pekan ini (26-28/2026), bursa pembalap MotoGP 2027 kian memanas.

OTOPLUS-ONLINE I Jelang gelaran MotoGP Belanda di sirluit Assen akhir pekan ini (26-28/2026), bursa pembalap untuk musim kompetisi 2027 kian memanas. Ducati dan Aprilia sama-sama melakukan manuver besar di bursa transfer pembalap yang berpotensi mengubah peta persaingan kelas premier dalam beberapa tahun ke depan.



Ducati resmi mempertahankan Marc Marquez hingga akhir musim 2028 dan merekrut Pedro Acosta sebagai tandem baru sang juara dunia. Di sisi lain, Aprilia berhasil mengamankan jasa Francesco "Pecco" Bagnaia untuk bergabung dengan Marco Bezzecchi mulai musim 2027.



Jika seluruh susunan tersebut resmi mengaspal sesuai rencana, MotoGP akan menyaksikan pertarungan dua "super team" baru.


Ducati mengandalkan kombinasi pengalaman, agresivitas, dan mental juara yang dimiliki Marc Marquez serta Pedro Acosta. Sementara Aprilia menyiapkan kekuatan yang tidak kalah mengerikan melalui duet dua pembalap Italia, Pecco Bagnaia dan Marco Bezzecchi.



Dari sisi prestasi, Ducati jelas memiliki paket yang sangat menakutkan. Marc Marquez merupakan salah satu pembalap tersukses dalam sejarah MotoGP dengan delapan gelar juara dunia di semua kelas.


Sementara Pedro Acosta dianggap sebagai generasi penerus yang diprediksi mampu mendominasi MotoGP dalam beberapa tahun mendatang. Ia bukan lagi sekadar talenta muda menjanjikan. Di usia 22 tahun, juara dunia Moto3 dan Moto2 itu telah menjelma menjadi pemimpin proyek KTM MotoGP.



Keputusan Ducati menduetkan Marquez dan Acosta menunjukkan bahwa pabrikan Borgo Panigale tidak hanya ingin menang hari ini, tetapi juga sedang membangun fondasi untuk tetap dominan dalam era regulasi baru MotoGP 2027 yang akan menggunakan mesin 850cc.


Komitmen Ducati terhadap proyek jangka panjang tersebut juga tercermin dari pernyataan Marc Marquez saat mengumumkan perpanjangan kontraknya. Pembalap asal Spanyol itu mengaku sangat antusias melanjutkan kariernya bersama tim pabrikan asal Italia tersebut.


"Saya sangat senang bisa melanjutkan petualangan ini bersama Ducati Lenovo Team," ujar Marquez seperti dikutip Reuters.



Namun Aprilia bukan tanpa jawaban. Kehadiran Pecco Bagnaia berpotensi menjadi transfer paling penting dalam sejarah tim Noale. Juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 itu dikenal sebagai salah satu pembalap dengan kemampuan teknis terbaik di grid. Pengalamannya mengembangkan motor juara bersama Ducati dapat menjadi senjata berharga bagi Aprilia.


Lebih menarik lagi, Bagnaia akan bertemu kembali dengan Marco Bezzecchi. Keduanya merupakan sahabat dekat sejak lama dan sama-sama berasal dari lingkungan VR46 Riders Academy milik Valentino Rossi. Chemistry yang sudah terbangun di luar lintasan diyakini dapat membantu Aprilia mempercepat proses pengembangan motor generasi baru untuk regulasi 2027.


Aprilia sendiri tampaknya sangat yakin dengan kombinasi tersebut. CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menyebut duet Bezzecchi dan Bagnaia sebagai bagian dari babak baru proyek besar pabrikan Noale.


"Marco dan Pecco bersama untuk babak baru Aprilia Racing," kata Rivola.


Ia bahkan menegaskan bahwa kehadiran Bagnaia merupakan bukti ambisi besar Aprilia untuk menjadi kekuatan utama di MotoGP.


"Kehadiran Bagnaia merupakan konfirmasi nilai olahraga Italia. Memiliki juara dunia berkali-kali adalah tanggung jawab yang tidak sabar kami jalani," lanjut Rivola.


Di saat yang sama, Rivola juga memastikan Bezzecchi tetap menjadi bagian penting proyek masa depan Aprilia. Menurutnya, pembalap Italia tersebut memiliki kemampuan memberikan arah pengembangan teknis motor dan akan memainkan peran penting dalam pembangunan motor generasi 2027.



Secara teoritis, Ducati masih diunggulkan karena memiliki Marc Marquez dan Pedro Acosta yang dikenal sangat agresif serta cepat beradaptasi. Namun Aprilia berpotensi menghadirkan ancaman serius melalui kombinasi pengalaman Bagnaia dan kecepatan alami Bezzecchi yang dalam beberapa musim terakhir menunjukkan perkembangan signifikan.


Yang membuat persaingan ini semakin menarik adalah momentum kedatangannya. MotoGP 2027 akan menjadi awal era baru dengan regulasi teknis yang berbeda, sehingga tidak ada jaminan Ducati akan tetap dominan seperti saat ini. Semua pabrikan akan memulai dari titik yang relatif lebih seimbang.



Karena itu, pertarungan Ducati versus Aprilia bukan sekadar duel antar pembalap. Ini adalah pertarungan dua proyek besar yang dibangun untuk menguasai MotoGP pada era baru.


Ducati memilih masa depan bersama Marc Marquez dan Pedro Acosta. Aprilia menjawab dengan menggabungkan Francesco Bagnaia dan Marco Bezzecchi.


Kini pertanyaannya tinggal satu: siapa yang akan menjadi penguasa MotoGP saat era 850cc resmi dimulai pada 2027?


Teks: Indramawan

Foto: MotoGP

Komentar


logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2025 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page