• Editor

Porsche Cayenne Ini SUV Sultan! Harganya Ditentukan Fitur Yang Dipilih!


  • Varian basic dihargai Rp 3 - 3,3 Miliar tergantung fitur yang menyertainya

OTOPLUS-ONLINE I Karakter mesin, pengendalian ala sports car namun dengan kenyamanan, akomodasi dan fleksibilitas ala sebuah SUV sejati menjadikan Cayenne seperti Porsche 911 yang ditinggikan.

"Menurut saya, ini adalah sports car berjubah SUV!" (Nugroho Sakri Yunarto - Editor in Chief OTOPLUS-ONLINE)

Ya! Inilah salah satu pilihan SUV terbaik selain BMW X5, Mercedes-Benz GLE dan Audi Q7. Dan kami akan berbagi pengalaman bersama Anda, bagaimana rasanya mengendarai SUV Sultan seperti istilah anak sekarang...


Tampilan Desain ala 911

  • Dimensinya sekelas BMW X5 atau Mercedes Benz GLE

Sebagai informasi, Porsche Cayenne dibangun menggunakan platform MLB evo milik VW Group. Platform ini digunakan oleh VW Touareg, Audi Q7/Q8, Bentley Bentayga, sampai Lamborghini Urus.

  • Sisi depan tampak tak banyak berubah dibandingkan generasi keduanya

  • Perubahan signifikan barulah tampak pada lampu belakang

Seperti kami singgung di atas, pada sektor tampang Cayenne generasi ketiga yang memiliki kode bodi 9Y0 ini menyerupai Porsche 911, khususnya area moncong. Hal itu bisa disimpulkan dengan mengamati desain lampu, hood, bumper dan fender depan.

  • Headlamp LED Matrix yang dikawal dengan Porsche Dynamic Light System Plus

  • Garnish 3D yang menyatukan kedua sisi taillight

Dari sisi dimensi, sebagai perbandingan, Toyota Fortuner yang populer di Indonesia panjangnya mencapai 4.795 mm. Nah dimensi panjang Cayenne nyaris 5 meter persisnya 4.918 mm kebayang kan gedenya?

  • Bagasi dengan volume 770 liter

  • Ban serep digantikan tyre repair kit

Panjang Cayenne generasi ketiga ini memang sudah membengkak 138 mm dibanding generasi pertamanya, lebarnya bertambah 55 mm dan jarak sumbu roda naik 40 mm.


Efeknya jelas, ruang kabin jadi lega dengan volume bagasi mencapai 772 liter yang dapat membengkak hingga 1.708 liter saat jok belakang dilipat. Gambarannya ruang bagasi Cayenne itu sebesar kepunyaan Honda Jazz tapi dikali dua.

  • Sport Exhaust System tersedia sebagai opsional

  • Desain anak kunci jelas membedakan dengan mobil lain

Tak ada komplain saat 5 orang duduk di dalamnya, ruang kaki yang tersedia termasuk untuk penumpang di bangku belakang cukup melimpah pun dengan head roomnya. OTOPLUS-ONLINE yang berpostur 180 cm masih memiliki ruang kepala sekitar 8 cm dengan posisi sandaran jok belakang diset paling tegak.


Material Kabin Premium

  • Penempatan tombol-tombolnya ergonomis dan intuitif

  • Audio steering switch control dengan trackball yang responsif

Konsumen dapat memilih opsi yang ingin dipasang sesuai kebutuhan dan karakternya pada Car Configurator di website Porsche Indonesia. Unit tes kami sudah dilengkapi dengan beberapa opsional part.

  • Interiornya tak mengindikasikan kalau ini merupakan varian entry level

Saat masuk ke dalam kabin kita akan langsung disambut aura mahal dari lapisan kulit yang membungkus tak hanya setir dan jok tapi juga dasbor dan doortrim.

  • AC 4 zone dikontrol melalui infotainment display berukuran 9 inci ini

  • A/C vent outlet di pilar B, hembusan lebih merata mengingat kabinnya besar

Material plastik pada switch control terasa solid. Beberapa switch dan tombol kontrol dibuat dari metal seperti switch untuk mengatur kecepatan angin A/C, switch electric seat adjuster hingga frame steering switch control.

  • Kabin belakang dengan legroom yang lega

Wow factor juga disumbang oleh aksen hitam glossy dari infotainment display 12,3 inci dan konsol tengah yang nampak masif memisahkan kedua penumpang depan dimana tuas transmisi model joystick dan switch control diletakkan. Risikonya bila tidak rajin dibersihkan, panel black glossy tersebut akan dipenuhi dengan sidik jari.

  • Panel pintu mengkaver sampai ke rocker panel. Mencegah celana atau kaki kotor

  • Material alumunium penyumbang kesan mahal

Pendapat kami, joknya terasa lebih empuk dibandingkan kepunyaan BMW X5, kadar keempukannya menyerupai jok Mercedes GLE. Cayenne standar dibekali jok dengan setelan elektrik 8 arah namun unit tes kami sudah dibekali jok opsional dengan 14 arah penyetelan, posisi duduk terbaik di jok depan tentu mudah sekali didapatkan.

  • Sunvisor ganda, efektif ketika kita melewati jalanan di pegunungan yang berkelok-kelok

  • Panoramic roof yang besar menambah kesan lega di kabinnya

  • Berkat suspensi udara, ground clearance bisa dikurangi untuk kemudahan memasukkan barang

  • Sunshade elektris

  • Disediakan dua buah colokan USB untuk mengisi daya smartphone di kabin belakang

  • Ciri khas Porsche, menghidupkan masih menggunakan ritual ‘putar kunci’

  • Surround view dihasilkan dari tersebar di sudut tak terkecuali di bawah spion

Tentunya bermanfaat banget khususnya untuk pengemudi yang membutuhkan posisi mengemudi commanding namun tetap nyaman.


Fitur Tergantung Rupiah

Unit tes kami merupakan versi entry level dari keluarga Cayenne. Di atas varian basic Porsche melansir varian E-Hybrid, S, GTS, Turbo dan Turbo S E-Hybrid. Kebebasan memilih perangkat opsional memungkinkan pemilik melengkapi fitur-fiturnya.


Pilihan itu di antaranya, Exterior Colors (Standard Colour, Metallic Colour & Special Colour). Untuk sektor roda ada pilihan hingga 17 model dan ukuran pelek plus aksesori roda.

  • Jok ini merupakan versi opsional yang memiliki setelan elektris 14 arah

Di bagian warna Interior dan jok, disiapkan pilihan warna dan material untuk interior, pilihan jok, apakah cukup 8 arah setelan elektris atau 14 setelan elektris. Tersedia juga pilihan pola stiching and seat centres.


Untuk yang suka personalisasi tersedia opsi individual equipment untuk exterior seperti Carbon Design Package, ‘PORSCHE’ logo LED Door Courtesy lights atau Exclusive Design Fuel Filler Cap dan banyak lagi.

  • Porsche Communication Management berlayar HD 12,3 inci menghadirkan menu sangat lengkap

  • Comfort functions seperti Park Assist Plus, Emergency Assist, Active Lane Assist atau Porsche InnoDrive dapat ditambahkan sebagai opsional

Pada sektor sistem penggerak dan sasis konsumen dapat memasang opsi Porsche Ceramic Composite Brake (PCCB), Rear-Axle Steering atau Porsche Dynamic Chassis Control (PDCC) untuk meningkatkan dan memaksimalkan performa serta pengendalian Cayenne.

  • Ambient light pada area footwell, cupholder, pintu dan plafon dapat disetting secara parsial sesuai keinginan

  • Infotainment systemnya dapat terkoneksi ke smartphone hanya melalui AppleCarplay

  • Unit tes kami menggunakan audio system dari Bose

  • Sistem audio standar dibekali 10 spiker sementara sistem suara surroound dari Bose yang menggunakan 14 spiker

Opsional lain meliputi Light and Vision, Comfort and Assistance System, Interior, Interior Leather, Alcantara interior, Interior Wood, Interior Carbon, Interior Aluminium, Audio/Communication, Bose Surround Sound System atau Burmester 3D High-End Surround Sound System. Rasanya tak cukup sehari untuk memutuskan opsi apa saja yang ingin disematkan.

  • Park Assist include surround view camera beresolusi tinggi

Keleluasaan luar biasa itu memungkinkan konsumen menyulap Cayenne standar agar mendekati atau bahkan menyamai varian di atasnya. Tapi jangan kaget kalau harga yang harus dibayar nantinya akan terkerek ratusan juta dari basic price-nya.


Impresi Berkendara

  • Sanggup berakselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 5,9 detik (Sport Chrono Package)

“Cobain launch controlnya Mas,” ucap Daniel Chandra, Technical Leader Porsche Centre Surabaya yang menemani OTOPLUS-ONLINE sepanjang pengetesan.


"Untuk mengoperasikannya sangat mudah. Pertama, injak penuh pedal rem sembari ditahan disusul dengan membejek habis throttle seketika fitur Launch Control pun aktif,” terang Daniel.

  • Mode berkendara dapat diatur melalui kenop putar dan tombol ini

Selanjutnya lepas pedal rem dan large SUV ini akan melesat mencapai kecepatan 100 km/jam dalam waktu tak lebih dari 6 detik! Sangar! Mengingat bobot kosongnya menyentuh 2 ton.

  • Keberadaan sport chrono mengindikasikan kalau mobil ini dibekali opsi Sport Chrono Package

Kemampuan itu didapat berkat dorongan torsi sebesar 450 Nm yang hadir flat sejak putaran 1.340-5.300 rpm, yang kemudian disambut capaian tenaga maksimum sebesar 335 dk yang juga hadir rata di putaran 5.300-6.400 rpm.

  • Pilihan mode offroadnya termasuk lengkap

Tenaga diumpan ke transmisi tiptronic S 8 percepatan untuk kemudian disalurkan ke keempat rodanya. Distribusi tenaga yang disalurkan ke setiap roda dikontrol secara elektronik menyesuaikan traksi yang dimiliki setiap roda berukuran 20 incinya. Dalam kondisi normal, tenaga akan disalurkan sebesar 20% ke roda depan dan 80% ke roda belakang.

  • Material paddle shift ini juga alumunium

Karakter penyaluran tenaga itu membuat Cayenne terasa responsif di semua rentang putaran mesin sehingga terasa fleksibel ketika diajak merambat di jalanan kota yang padat, apalagi melibas rute panjang luar kota yang memang merupakan habitatnya.

  • Kontrol-kontrol yang ada pada konsol tengah juga diaktifkan dengan sentuhan (touch button)

Soal konsumsi bahan bakarnya, Porsche mengklaim pada rute kombinasi berkisar 10,6-10,8 km/liter lalu di rute luar kota berkutat 12,2-12,3 km/liter sementara di rute dalam kota pada rentang 8,7-8,9 km/liter.

  • Mesin V6 berkapasitas bersih 2.995 cc dengan turbo dapat menghasilkan tenaga 340 ps (335 dk) dan torsi 450 Nm

Boros? Enggak juga mengingat mesinnya 6 silinder berkonfigurasi V dengan kapasitas mencapai 2.995 cc. Gak jauh berbeda dengan konsumsi BBM New BMW X5 yang pernah kami coba


Baca: Driving Impression BMW X5 xDrive40i xLine (Bagian 3-Habis): Oke Di Aspal dan Tanah


Artinya dengan kapasitas tangki 75 liter, SUV ini sanggup menjelajah hingga nyaris 1000 km (922,5 km). Kalau terasa kurang, Porsche menyediakan opsi tangki bahan bakar berkapasitas 90 liter.

  • Konstruksi suspensi yang rumit. Unit tes ini sudah menggunakan peredam kejut udara yang merupakan opsional. Cayenne basic menggunakan steel spring suspensi sebagai standar. Kedua model suspensi ini sudah dilengkapi dengan Porsche Active Suspensi Management (PASM)

Soal karakter suspensi. Unit tes ini sudah dibekali suspensi udara canggih lantaran dilengkapi dengan Porsche Active Suspension Management yang dapat menyesuaikan tak hanya kontur permukaan jalan yang dilalui, tapi juga karakter pengemudi. Karakter redamannya bisa lembut, bisa juga kaku menyesuaikan medan jalan dan gaya mengemudi.

  • Air suspension dengan PASM, memungkinkan ground clearance naik atau turun sesuai medan dan karakter berkendara

Serunya lagi suspensi ini dapat menaikkan ground clearance hingga 55 mm dari posisi normalnya (190 mm) dengan mengubah mode berkendara sehingga menghindari risiko gasruk ketika melewati medan off-road.

  • Rekayasa aerodinamika bahkan menjamah detail kecil seperti air diffuser pada swing arm suspensi ini. Fungsinya mengarahkan angin ke sistem rem untuk membantu pendinginan rem

Oh ya, walau setting suspensi ditinggikan maksimal, seandainya terpaksa menerjang genangan air atau banjir pastikan kedalaman genangan tidak melebihi 530 mm karena berpotensi merusak part-part sensitif.


Teks: Nugroho Sakri Yunarto

Foto: Hendra Sonie, Nugroho Sakri Yunarto