• Editor

Audi Perkenalkan Kendaraan Listrik Masa Depan, Skysphere Concept

Dibekali sistem berkendara otonom level 4 yang memungkinkan kendaraan ini berjalan sendiri tanpa intervensi pengemudi.

Konsep futuristik langsung terlihat dari puluhan elemen LED yang disematkan sehingga menciptakan kesan seolah moncong depan dibekali gril. Elemen LED ini dapat meredup, menyala berirama atau terstruktur sehingga menghasilkan kesan kendaraan masa depan


OTOPLUS-ONLINE I Audi telah meluncurkan anggota pertama dari keluarga baru kendaraan konsep, sebuah roadster yang spektakuler. Skysphere Concept memulai debut publiknya pada 13 Agustus 2021 hari ini.

Hasil karya studio desain Audi Malibu yang dikepalai Gael Buzyn (kiri)


Mobil konsep ini dibuat dan dirancang di Audi Design Studio di Malibu. Manajer studio Gael Buzyn dan timnya adalah pemikir kreatif di balik proyek ini.

Desainnya terinspirasi Horch 853, roadster sejati di era 1930-an


Modelnya terinspirasi roadster klasik legendaris dari sejarah perusahaan sendiri, Horch 853. Konvertibel mengesankan dengan panjang sekitar 5,20 meter yang tak hanya mendefinisikan kemewahan modern tahun 1930-an, tetapi juga memenangkan Concours d'Elegance di Pebble Beach pada tahun 2009.

Tingginya hanya 1,23 meter, namun gunakan ukuran roda 23 inci dengan ban 285/30 yang terlihat masif


Audi Skysphere Concept merupakan konsep mobil convertible dua pintu bertenaga listrik yang garisnya mengarah langsung ke desain Audi masa depan.


Baca juga: Olimpiade Tokyo 2020 Dimeriahkan Teknologi Terkini Toyota dan Bridgestone


Mobil konsep ini dirancang dengan tujuan yang jelas untuk menawarkan pengalaman kelas dunia yang menawan kepada penumpangnya.

Sumbu roda bisa berubah sepanjang 250 mm hanya dengan sentuhan tombol


Konsep Skysphere Audi dirancang untuk dua pengalaman berkendara yang berbeda. Berkat inovasi di bidang teknik maju yang memungkinkan sumbu roda berubah sepanjang 250 mm hanya dengan sentuhan tombol.


Baca juga: Honda Kembangkan Mobil Pintar yang Bisa Menyetir Sendiri


Pada mode GT e-roadster panjang roadster ini akan menjadi 5,19 meter atau sepanjang Audi A8L yang membuatnya nyaman karena ruang kaki menjadi lega dan stabil melaju kencang di kecepatan tinggi.

Karena dilengkapi sistem kemudi level 4, artinya dalam situasi jalan dan lalu lintas tertentu, pengemudi dapat mendelegasikan tanggung jawab penuh kepada mobil, dan tidak lagi harus campur tangan. Elemen kontrol seperti roda kemudi dan pedal dapat diputar ke posisi yang tidak terlihat, dan dihilangkan sepenuhnya dari interior.


Terlebih Audi Skysphere juga telah dibekali sistem berkendara otonom level 4 yang memungkinkan kendaraan ini berjalan tanpa intervensi pengemudi di jalan bebas hambatan dan lalu lintas yang padat.


Baca juga: Hyundai Staria Dari A Sampai Z


Jika mode dipindahkan ke Sports, otomatis sumbu roda akan menyusut membuat dimensi panjangnya jadi 4,94 meter atau seukuran Audi RS5.


Selain itu ground clearance akan naik 10 mm diikuti berubahnya karakter suspensi udaranya menjadi lebih kaku dan aktifnya sistem kemudi belakang (rear wheel steering) sehingga membuatnya gesit bermanuver

Elemen interior dibuat dari bahan ramah lingkungan, jok misalnya, menggunakan bahan microfiber sementara doortrim menggunakan bahan yang diolah dari kayu eucalyptus


Skysphere Concept ditenagai motor listrik berdaya 465 Kw atau 623 dk yang menggerakkan kedua roda belakang.

Meski tersembunyi, speaker yang ada di balik panel pintu, di dinding interior belakang dapat menghasilkan suara surround. Selain itu dilengkapi monitor sentuh melebar 1.415 mm dengan tinggi 180 mm


Klaimnya motor listrik ini memungkinkan Skysphere yang memiliki distribusi bobot 60% di bagian belakang untuk melesat 0-100 km/jam dalam 4 detik. Audi belum memastikan kapasitas baterai yang digunakan.


Harapannya akan di atas 80 kWh sehingga roadster berbobot 1.800 kilogram ini dapat menjelajah hingga jarak maksimal 500 kilometer pada mode GT ekonomis.

Teks: Nugroho Sakri Yunarto

Foto: Audi