• Editor

Ducati Panigale 1199 S-F Jawara Bigtwin Bikeshow 2021

Teks dan Foto: Onno 'Berserk' Wieringa (Photography madnessphotography.nl)

OTOPLUS-ONLINE I Huruf tambahan 'F' pada Ducati Panigale 1199 S-F ini adalah singkatan dari 'Frans', nama tukang bangunan berusia tujuh puluh tahun, yang setelah 42 tahun bekerja di kepolisian, dan telah menikmati masa pensiunnya sejak 2016.


Membangun kembali dan memodifikasi motor telah menjadi kegemaran pria yang punya nama lengkap Frans van den Hoogen ini. Dia memulai 25 tahun yang lalu dengan Suzuki GS 750, kemudian Suzuki GSX-R600, diikuti oleh Honda Fireblade 929 2000, dan kemudian dimulailah cerita Ducati Panigale 1199 SF ini.

“Pada 2012, saya membeli puing-puing Ducati Panigale 1199 S 2012, tanpa kertas, plat nomor dan tanpa frame. Saya secara radikal mengubah motor ini menjadi lebih spesial selama lebih dari dua tahun," buka Frans.


Setelah pemeriksaan yang sulit oleh RDW (Rijks Dienst Wegverkeer) atau semacam kantor SAMSAT yang ada di Belanda, akhirnya Frans mendapatkan dokumen untuk motor ini pada tahun 2015.

"Saya telah memenangkan banyak penghargaan dengan Panigale ini. Namun sayang pada tahun 2019, saya terjatuh dengan Panigale ini gara-gara genangan minyak saat hujan, dan motor ini jadi kemudian jadi rongsokan untuk kedua kalinya," lanjut Frans.


Baca juga: Indian Chopper Ini Pantas Jawara Bigtwin Show, Detailnya Bikin Geleng Kepala


Dari sinilah Ducati Panigale 1199 SF ini menjalani proses perakitan ulang untuk yang kedua kalinya. Tapi sekarang tampilannya benar-benar beda!

Daftar komponen yang dibuat sendiri oleh Frans sangat banyak sekali, seolah tidak ada habisnya. Dan jujur ​​saja, Panigale bukanlah motor yang mudah untuk dimodifikasi, dan Frans banyak menghadapi banyak masalah karena hal itu.

“Ya,” dia menghela nafas, “Masalah nomor satu bagiku adalah pendinginan. Saya mengganti dua radiator asli dengan satu radiator dengan tangki ekspansi terintegrasi. Untuk ini saya membuat dua kipas pendingin. Pipa pendingin aluminium juga dibuat sendiri," tunjuk Frans yang dibantu Theo dari H&S untuk pengerjaannya.


Baca juga: Chopper Berjuluk Captain Larry Ini Dirakit dari Barang Dagangan Zodiac


Sementara itu, di garasi belakang rumah dan dengan sumber daya yang sangat terbatas, Frans membuat semua bagian lain dan melakukan banyak modifikasi.

“Rumah headlamp ini dibuat sendiri, seluruhnya terbuat dari aluminium, termasuk ventilasi udara untuk mesin di bagian atas, bawah dan samping, dengan aksen aluminium. Rumah dasbor dibuat sendiri, seluruhnya terbuat dari aluminium, dicat dengan strip yang dipoles di sekelilingnya.

"Saya membuat setang sendiri dari aluminium dengan kawat harness tersembunyi. Empat kap di sekitar fork depan dibuat sendiri, juga sepenuhnya terbuat dari aluminium. Termasuk penutup di kiri dan kanan di bawah tangki bensin juga dari aluminium. Sementara di sisi yang dicat ini menutupi tulisan 'Panigale' dibuat dari baja tahan karat, dengan jaring baja di bagian depan dengan tepi yang dipoles."

Baterai dan relai yang dari pabriknya dipasang di sisi kiri mesin, kini dipindahkan ke bagian bawah mesin, tepat di depan muffler. Frans dengan terampil dan indah membuat rumah aluminium di sekitarnya, sejajar dengan mesin, dengan semacam sirip pendingin dan dengan pelat dasar dengan warna yang sama.

Hampir semua pipa, kabel dan kabel tersembunyi di balik berbagai tutup aluminium dan penutup kecil. Frans juga membuat dudukan plat nomor dan penyangganya dari aluminium yang dilengkapi dengan lampu LED.


Baca juga: Motor Custom Gaya Bagger Ini Bikinan Mantan Drag Racer Belanda, Bas Grondhuis


Menariknya Frans sebenarnya punya rencana membuat Panigale ini sebagian besar dari kayu mahoni! Tujuannya supaya terlihat seperti perahu motor Italia dari Riva.

"Tapi ketika saya telah membuat berbagai bagian dari kayu, ternyata lem khusus yang saya pakai terlepas dari dasar aluminium, padahal saya telah membuat permukaan aluminium sangat kasar untuk daya rekat lebih baik.”

Setelah hampir dua bulan bekerja tanpa hasil, rencana memakai kayu pun dihentikan dan semua bagian dibuat dari aluminium.

Sebagai finishing, setelah Maarten, salah satu rekan Frans menambahkan sarung sadel, kini giliran Stef dari Crown Customizing memainkan kreativitasnya.

Stef mengecat Ducati Panigale ini dengan skema warna yang indah. Jika dilihat dari setiap sudut akan memunculkan warna yang berbeda, dari emas ke coklat tua, cantik sekali!

Panigale 1199 SF ini memang pantas menyabet juara pertama di kelasnya pada Bigtwin Bikeshow kemarin, dan banyak juri yang memberikan pujian untuk Ducati besutan Frans ini.

Teks dan Foto: Onno 'Berserk' Wieringa (Photography madnessphotography.nl)


Data Teknis Ducati Panigale 1199SF

(menurut pemilik atau pembuat)


Umum

Pemilik: Frans van den Hoogen Builder: Ducati / Frans van den Hoogen Merek: Ducati Model: Panigale 1199 S Superbike Waktu pengerjaan: bagian pertama dari proyek ini lebih dari 2 tahun, dan and bagian kedua mulai pertengahan 2019 sampai April 2021.


Mesin

Tahun pembuatan: 2012 Manufaktur: Ducati Kapasitas: 1198 cc, dengan tenaga195 HP Tipe: liquid-cooled L-twin Sistem injeksi: double shower injection with fuel pump in the tank. Ride-by-wire controls and Rexxer ECU tuning Filter udara: Paper Element Rumah filter udara: menjadi satu dalam box frame, langsung di belakang headset Pengapian: fully electronic Sistem exhaust: satu pipa gas buang per silinder masuk ke double mufflers di bawah mesin Girboks: 6-speed dengan quickshifter dan slipperclutch menggunakan self-servo


Sasis

Frame: rangka monokok dibuat dari aluminum die-cast Fork: Gold-anodized, fully electronically adjustable up-sidedown (50mm) dengam custom aluminum caps Swingarm: Single-sided swingarm dengan bearing pada sumbu belakang untuk kekencangan rantai Shock absorbers: Öhlins forklegs. belakang: horizontal Öhlins TTX damper, fully electronically adjustable Pelek depan: Marchesini dengan diberikan sentuhan powder-coated Ban depan: Bridgestone Battlax 120/70-17 Pelek belakang: Marchesini dengan diberikan sentuhan powder-coated Ban belakang: Bridgestone Battlax 200/55-17 Rem depan: Dual 330mm disc brakes dengan Brembo radial monoblock calipers Rem belakang: Brembo disc and caliper (2 pistons)


Lain-Lain

Sepatbor depan: modified with DIY brackets Sepatbor belakang: Aluminum DIY Hugger. sebagian dicat dan bagian pinggir dipoles Dudukan sepatbor: aluminum mounts dengan speedholes Tangki bahan bakar: Ducati dengan tulisan Ducati dari stainless steel Dashboard/Counters: original Ducati dengan rumah aluminum Setang: aluminum Risers setang: dibuat dari aluminum dan dilas ke triple clamp Spion: bar-end warna hitam

Handgrip: gold anodized sportline grips Rumah saklar serta tuas rem dan kopling: billet aluminum dari Ducabike Lampu depan: Hella LED headlamp dengan ring Lampu belakang: built-in LED track light menyatu dengan lampu sein belakang Kellermann dan lampu rem Lampu sein: bar-end chrome Kellermann LED

Sadel: Maarten Pijakan kaki: aluminum dimodifikasi dan dipoles Pedal kopling: aluminum dimodifikasi dan dipoles


Cat

Warna: Candy Copper. Beberapa komponen mesin dan valve covers warna Candy Gold Tipe cat: Candy Tukang cat: Stef dari Crown Customizing Cat khusus dan logo: dengan striping model kayu mahoni oleh Stef.

Ide dan desain: Frans van den Hoogen


Terima kasih kepada: Theo, Stef dan Maarten.