Mercedes-AMG GLE 63 S dan GLS 63 Terbaru Meluncur, Mesin V8 Tetap Dipertahankan di Tengah Tren Elektrifikasi
- Editor

- 2 jam yang lalu
- 3 menit membaca
Mesin M177 EVO terbaru hadir dengan teknologi lebih modern untuk meningkatkan efisiensi tanpa kurangi karakter khas AMG.

OTOPLUS-ONLINE I Mercedes-AMG memperkenalkan GLE 63 S 4MATIC+ dan GLS 63 4MATIC+ terbaru yang mendapat penyegaran menyeluruh.
Namun menariknya, dua SUV performa tinggi ini tetap mengandalkan mesin V8 biturbo 4,0 liter di tengah tren elektrifikasi yang kian masif saat ini.
Pihak Mercedes mengklaim, mesin M177 EVO terbaru kini hadir dengan teknologi lebih modern untuk meningkatkan efisiensi tanpa mengurangi karakter khas AMG.

"V8 merupakan bagian penting dari DNA performa kami. Melalui mesin M177 EVO terbaru, kami memastikan mesin ikonis ini tetap relevan untuk jangka panjang dengan kombinasi performa tinggi, respons presisi, dan efisiensi yang memenuhi regulasi global yang semakin ketat," ujar Michael Schiebe, Chairman of the Management Board Mercedes-AMG GmbH.
Pembaruan terbesar terletak pada mesin AMG M177 EVO yang dikembangkan untuk memenuhi regulasi emisi global yang semakin ketat sekaligus mempertahankan performa tinggi.
Mesin tersebut menghasilkan tenaga 612 hp dan torsi 850 Nm, dengan dukungan sistem mild-hybrid 48 volt yang menyumbang tambahan tenaga 23 hp dan torsi 205 Nm.

Berkat kombinasi tersebut, GLE 63 S mampu melesat dari 0-100 km/jam dalam 3,9 detik, sedangkan GLS 63 menuntaskannya dalam 4,2 detik. Keduanya memiliki kecepatan maksimum hingga 280 km/jam.
Tak hanya sektor dapur pacu, Mercedes-AMG juga mengembangkan ulang sistem knalpot AMG Performance yang kini menawarkan karakter suara berbeda sesuai mode berkendara.
Pengemudi dapat menikmati suara yang lebih halus pada mode Comfort atau suara V8 yang lebih agresif saat memilih mode Sport+.


Dari sisi tampilan, kedua SUV mendapat desain depan baru dengan gril khas AMG, intake udara berukuran lebih besar, serta lampu LED signature terbaru. Bagian belakang diperkuat diffuser sporty dan twin tailpipe yang semakin menegaskan identitas performanya.

Untuk menunjang kenyamanan dan pengendalian, GLE 63 S dan GLS 63 dibekali suspensi AMG RIDE CONTROL+ dengan air suspension dan adaptive damping. Sistem ini mampu menyesuaikan karakter suspensi secara otomatis, termasuk meningkatkan ground clearance hingga 55 mm saat mode Trail digunakan untuk kebutuhan off-road ringan.
Kedua model juga dilengkapi AMG ACTIVE RIDE CONTROL yang membantu mengurangi gejala body roll saat bermanuver, serta sistem penggerak semua roda AMG Performance 4MATIC+ dengan distribusi torsi variabel untuk menjaga traksi dan stabilitas di berbagai kondisi jalan.


Di dalam kabin, nuansa mewah berpadu dengan karakter sporty melalui AMG Performance Steering Wheel generasi terbaru, material premium, serta sistem operasi MB.OS yang menampilkan berbagai data performa kendaraan secara real-time.


Mercedes-AMG juga menyediakan program personalisasi MANUFAKTUR yang menawarkan beragam pilihan warna eksterior dan material interior eksklusif bagi pelanggan yang menginginkan sentuhan lebih personal pada SUV performa mereka.
Mercedes-AMG belum mengungkap banderol resmi GLE 63 S 4MATIC+ dan GLS 63 4MATIC+ terbaru.
Namun, sebagai gambaran, model GLE 63 S yang saat ini dipasarkan di Amerika Serikat dibanderol mulai USD 131.800 atau sekitar Rp2,37 miliar (kurs Rp18.000 per USD), sementara GLS 63 generasi sebelumnya dijual mulai di atas USD 150.000 atau sekitar Rp2,7 miliar.
Teks: Indramawan
Foto: Mercedes-Benz Indonesia




Komentar