top of page
  • Gambar penulisEditor

Test Ride Minerva Electron: Motor Listrik Ini Tak Perlu Ngecas

Minerva Electron mengusung konsep baterai swap yang hanya butuh waktu sekitar 9 detik untuk penggantian baterai.

Minerva Electron yang dipasarkan dengan harga OTR Rp19.900.000 ini ditawarkan dalam 5 pilihan warna: Tosca, Grey, Blue Silver, Red Silver dan Baby Blue.


OTOPLUS-ONLINE I Minerva Electron adalah motor listrik buatan Indonesia yang diproduksi di Gresik-Jawa Timur. Kendaraan listrik ini mengusung konsep baterai swap.


Artinya ketika akan kehabisan daya, pengguna tinggal melakukan penggantian baterai (swap). Tak perlu melakukan pengisian ulang baterai alias ngecas yang rata-rata makan waktu 5-7 jam (tergantung kapasitas tersisa).


Motor listrik dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40% ini didistribusikan oleh PT Bagaskoro Mega Langgeng (BML) yang merupakan group PT Indoprima Gemilang, perusahaan otomotif part terbesar di Indonesia.


BML fokus pada pengembangan produk-produk otomotif berbasis listrik. Saat ini BML juga mengembangkan bisnis kendaraan delivery dan logistik e-commerce, consumer good dan delivery serta rental company baik retail maupun fleet dan group company.


Untuk wilayah Surabaya, Minerva Electron yang dipasarkan dengan harga OTR Rp19.900.000 ini ditawarkan dalam 3 pilihan warna: Tosca, Grey dan Baby Blue seperti unit tes kami ini.


Desain & Posisi Berkendara

Buat rider berpostur tinggi 180 cm, mengendarai Minerva Electron berasa jongkok.


Minerva Electron didesain dan diproduksi di Indonesia mengacu pada trend skutik listrik Cina atau Taiwan yang umumnya terlihat gendut di atas dan kurus di bawah. Bodinya memang montok, dikawinkan dengan lampu depan-belakang berbentuk melebar. Sementara lingkar rodanya pakai ukuran 12 inci dengan ban 90/90-12.

Tail light melebar beri kesan gambot. Boks merupakan variasi.


Posisi berkendara sebenarnya cukup nyaman untuk pemakaian harian, santai, ringan dan pendek dengan tinggi jok hanya 690 mm. Penampang jok lebar dengan kontur busa empuk. Kurangnya dek lantai meski luas tapi tergolong tinggi sehingga buat OTOPLUS-ONLINE yang berpostur 180 cm duduk di atas joknya jadi berasa jongkok.

Jarak sumbu roda panjang, ciptakan ruang dek yang lega.


Jarak sumbu roda yang 1.340 mm diatas rata-rata skutik 125-150 cc yang umumnya tak lebih dari 1.300 mm. Untungnya lingkar roda kecil dan bobotnya enteng (68 kg) sehingga pengendaliannya tetap lincah di kepadatan lalu lintas dengan karakter redaman suspensi yang cenderung empuk di belakang dan sedikit kaku di depan.


Battery Swap Ecosystem

Ganti baterai tak lebih 10 detik.


Selain garansi baterai selamanya, sistem baterai swap membuat ekosistem para pengendara hanya perlu menukar baterei pada swap poin terdekat tanpa perlu melakukan charging baterai sendiri.


Proses dan waktu tukar baterai ini praktis dan singkat. OTOPLUS-ONLINE buktikan sendiri kalau proses tukar baterai hanya membutuhkan waktu 9 detik sesuai klaim BML.



Adapun swap point digunakan sebagai tempat penukaran baterei motor listrik tersebar di berbagai tempat umum, sehingga pengendara dapat dengan mudah menukar baterai motor listriknya.


Selama 4 hari kami membawa motor listrik ini, kami sama sekali tidak mengalami kesulitan mencari tempat penukaran baterai.


Namun tetap harus diantisipasi karena tidak semua swap point punya cadangan baterai seragam. Ada yang sampai 8 namun terkadang ada juga yang hanya 2 baterai.

Harga baterai mencapai Rp 7 juta.


BML bekerjasama dengan PT Swap Energy Indonesia (SEI) memang tengah gencar membangun ekosistem battery swap di Indonesia untuk menjawab kekhawatiran konsumen kehabisan baterei ditengah jalan.



Titik-titik pengisian atau penggantian baterai saat ini sudah tersebar dibanyak tempat khususnya tempat-tempat umum.


Di Jakarta titik-titiknya telah tersebar di beberapa minimarket ternama, dan SPBU serta gerai-gerai modern, seperti di Alfamart, Circle K, SPBU Shell dan BP dan jaringan Planet Ban.

Swap point di Surabaya salah satunya di mini market Circle K jalan Jemur Andayani, Surabaya Selatan.


Setidaknya sudah ada 412 titik “Swap Point” di seputaran Jabodetabek. Sementara di Surabaya, Swap Point kebanyakan berlokasi di minimarket Circle K dan outlet Lion Parcel yang berada di lokasi-lokasi strategis.


Tahun ini PT SEI merencanakan akan memiliki lebih dari 1.200 titik penukaran baterei tersebar di seluruh Jawa dan Bali.



Selain jaringan swap point di atas Minerva Electron memanfaatkan jaringan-jaringan bengkel mitra atau showroom dealer lainnya sebagai penambah jaringan swap station tadi yang mana jaringan ini tersebar sebagian besar di wilayah Jawa dan bali.


Tarif yang dikenakan dalam sistem penggunaan baterei swap ini adalah tarif hitungan jarak tempuh atau kilometer dengan sistem kuota, yaitu 100 km dengan tarif Rp 20.000 (Rp 200/km), 250 km Rp 45.000 (Rp 180/km), dan 500 km Rp 80.000 atau jika dihitung tarif per kilometernya adalah Rp 160.



Sementara untuk jaringan aftersales service motor listriknya, BML sudah menyiapkan jaringan servis di lebih dari 1000 outlet yang bekerjasama dengan outlet-outlet aftersales yang terlatih seperti jaringan Planet ban, jaringan bengkel resmi dan rekanan dari Minerva Electron.


Terkoneksi Smartphone

Lokasi SWAP Point, baterai yang tersedia berikut kapasitasnya dapat dilihat dari aplikasi SWAP di smartphone.


Untuk dapat menggunakan motor listrik ini, terlebih dulu pengguna harus menginstal aplikasi SWAP yang dapat diunduh di Playstore pasalnya metode penggunaannya berbeda dengan motor listrik kebanyakan.



Membeli Minerva Electron ibarat membeli air galon atau tabung gas isi ulang, ketika habis kita harus membeli dengan menukarkan galon atau tabung gas sebelumnya. Sehingga tergambar pola bisnisnya, keuntungan yang diperoleh PT SEI bukan dari unit yang terjual melainkan token listrik yang terjual.

Charging port disediakan sebagai opsional bila ingin melakukan pengecasan baterai.


Lewat aplikasi SWAP terlebih dulu pemilik harus mengisi token. Untuk pembelian Minerva Electron, pembeli akan mendapatkan token gratis 500km/bulan selama 6 bulan.Tata cara pengisian dan untuk mengetahui saldo token diinformasikan di aplikasi SWAP.



Salah satu menu utama yang disajikan aplikasi SWAP tentunya Map yang menunjukkan tempat-tempat penukaran baterai. Penukaran baterei tidak dibatasi bisa tak terbatas selama masih memiliki saldo token. Jadi ketika dipantau kapasitas baterai mulai menipis, bisa langsung cek lokasi penukaran terdekat dan menukar baterainya.


Dari pengalaman OTOPLUS-ONLINE, akan lebih aman ketika kapasitas baterai mendekati 30% buruan saja mulai mengincar lokasi penukaran baterai.

Tidak semua Swap Point memiliki slot baterai dan charging stack sebanyak ini.


Lokasi penukaran baterei tercantum lengkap di menu Map pada aplikasi Swap, termasuk ketersediaan baterai dan persentase kapasitasnya. Saat ini di Surabaya paling banyak didapati di outlet Lion Parcel.



Selain Map, menu lain yang disajikan yaitu My Motorcycle, yang mana diantaranya berisi info baterai yang menginformasikan suhu, kapasitas dan jarak yang masih bisa dicapai. Di sini juga terdapat menu untuk melakukan top up token.

Lampu depan LED.


Pada menu ini juga ada menu Data, isinya jarak yang telah ditempuh harian, mingguan dan bulanan, durasi penggunaan, kecepatan rata-rata sampai top speed.


Menu utama lainnya yaitu My Account, berisi identitas pemilik motor berikut data pelat nomor, nomor rangka dan nomor mesin. Menu ini juga berisi info Transactional History, mengenai catatan perjalanan dan kapan isi ulang token.

  • Sepasang konsol di bawah setang, yang kiri tergolong lega dan dalam, bisa muat 2 buah botol air minum 600 ml. Di dalamnya juga ada port USB. Lalu ada pula gantungan barang di bawah setang

  • Di bawah jok ruangnya dikuasai baterai, menyisakan sedikit ruang untuk barang kecil.


Di sini dapat diketahui motor ini pernah berhenti di mana saja karena terekam secara online, makanya ada lambang sinyal di spidometer.



Ada juga menu Record of Swap, tentunya berisi rekaman di mana saja melakukan tukar baterei sampai menu My Motorcylce is Stolen yang memungkinkan motor dikunci dari jarak jauh apabila dicuri hanya dengan menekan ikon Lock Motorcycle.

Rumah kunci kontak sederhana, tanpa pengaman magnet.


Spidometer digital dengan info standar seperti penunjuk kecepatan, kapasitas baterai dalam bar dan persen, jarak tempuh, odometer dan lampu-lampu peringatan. Yang tak biasa ada lambang rem dan sinyal yang sesekali menyala saat di jalan.

  • Rem depan cakram dengan kaliper 3 piston

  • Dibekali CBS, tarik tuas rem kiri (rem belakang) maka rem depan akan ikut aktif


Motor listrik ini memiliki smart digital speedometer yang membuat informasi kapasitas baterai, jarak tempuh, serta control seluruh sistem kendaraan terintegrasi secara keseluruhan terinformasi dengan mudah dipantau di situ.


Performa & Konsumsi Daya

Motor listrik berdaya 1.500 watt.


Minerva Electron dibekali motor listrik tipe dinamo BLDC 1.500 Watt model hub yang sekaligus sebagai teromol roda belakang. Sumber dayanya mengandalkan baterei Lithium-Ion berkapasitas 64 Volt 22,5 Ah atau 1.440 kWh.


Sebagai pengaman, begitu kontak ON, motor ini masih dalam mode P (Parking). Agar siap berjalan, tekan tombol P di sisi kanan setang kanan atau dengan menarik tuas rem. Minerva Electron juga dilengkapi fitur khas motor listrik yaitu electric cut off yang akan aktif ketika tuas rem ditarik yang ditandai dari munculnya gambar rem di panel spidometer.



Praktiknya fitur ini menyulitkan saat akan putar balik dari kondisi diam atau bergerak pelan sebab jika tuas rem ditarik, daya listrik seketika terhenti.

Panel spidometer digital negative display.


Selama 4 hari dan 194 kilometer pengujian bisa kami simpulkan kalau Minerva Electron lebih ideal digunakan sebagai alat mobilitas jarak dekat di area perkotaan.



Pasalnya kecepatan maksimalnya hanya mentok 62 km/jam dan akselerasi awal maupun pertengahan terasa kalem sehingga akan menyulitkan jika dipakai di ruas antar kota yang membutuhkan manuver dengan kecepatan lebih tinggi.

Tekan tombol P atau tarik tuas rem untuk mulai jalan.


Untuk konsumsi daya lantaran mengadopsi metode isi ulang token, otomatis konsumsi daya Electron lebih dipengaruhi paket top up yang dipilih.


Saat ini PT SEI menyediakan 3 pilihan paket, yaitu kuota Rp 20.000 untuk 100 km (Rp 200/km), kuota Rp 45.000 untuk 250 km (Rp 180/km), atau kuota Rp 80.000 untuk 500 km (Rp 160/km).



Jika dikalkulasi memang memang lebih mahal dibanding motor listrik yang perlu charging dengan konsumsi daya hanya Rp 30/km.


Kalau kalian tertarik atau ingin mengetahui lebih mendetail dari Minerva Electron silakan kontak MIRAGE EV di 082228881179 atau e-mail slumanto.marketing@mirageev.com dengan alamat Ngagel Jaya Indah No.70, Surabaya.


Teks dan Foto: Nugroho Sakri Yunarto

Comments


bottom of page